Beranda > Bodoh > Note dari akun Aditya Riko 1

Note dari akun Aditya Riko 1

Menulis Hadits (dari alur Ahlus Sunnah) melanggar Sabda Rasulullah SAW sendiri (kata Kitab mereka) ….. Benarkah ??

by Aditya Riko on Monday, June 28, 2010 at 12:21am ·

Ada seseorang menulis note dengan menggunakan hadits, tetapi sayangnya hadits-hadits lain yang “terlihat” kontradiksi tidak digunakan juga, sehingga kesimpulannya pun serampangan, menjadi hampir tidak ada bedanya dengan tuduhan-tuduhan yang dilancarkan para orientalis dari negeri kufar.

Pengambilan kesimpulan yang serampangan

Inti pembicaraan adalah adanya hadits pelarangan penulisan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id al Khudri, yang menurut penulis note spt screenshot diatas adalah sebagai berikut :

Seperti perkataan Rasulullah saw, “Janganlah kamu menulis sesuatu dariku. barangsiapa yang menulis sesuatu dariku selain Al-Qur’an maka hendaknya dia menghapusnya.” Sebagaimana yang terdapat di dalam Sunan ad-Darimi[1] dan Musnad Ahmad.

Dengan menggunakan satu buah hadits nabi SAW tersebut, keluarlah kesimpulan sebagaimana tertulis dalam judul note-nya :

Menulis Hadits (dari alur Ahlus Sunnah) melanggar Sabda Rasulullah SAW sendiri (kata Kitab mereka) …..

Seandainya saja mau sabar, mencari lagi hadits-hadits nabi SAW terkait dengan penulisan hadits, tentu akan menemukan bahwa nabi SAW pun pernah memperbolehkan penulisan hadits, sebagaimana diriwayatkan imam Bukhari di dalam jami’us shahih-nya, dari Abi Hurairah ra yang menceritakan khotbah nabi SAW pada waktu fath Makkah. Pada saat khotbah tsb ada seorang dari Yaman yang meminta untuk dituliskan pidato nabi SAW tsb.

فَقَامَ أَبُو شَاهٍ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْيَمَنِ فَقَالَ اكْتُبُوا لِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اكْتُبُوا لِأَبِي شَاهٍ

“berdirilah Abu Syahin (ra) seorang dari Yaman kemudian berkata :”Tuliskan untukku yaa Rasulallah”. Kemudian Rasulullah SAW berkata,” Tuliskanlah untuk Abi Syahin”

Riwayat shahih yang memperbolehkan penulisan hadits tersebut sudah cukup menyanggah kesimpulan bahwa Ahlussunnah melanggar sabda Nabi SWA berdasarkan kitab Ahlussunnah sendiri. Mengenai adanya riwayat yang terlihat kontradiksi tersebut, memerlukan pembahasan lain, yang para ‘Ulama juga tidak pernah melewatkan masalah ini untuk dibahas di dalam kitab-kitab mereka, yang cukup bisa menjelaskan kepada siapa saja yang mau menuntut ilmu.

Kategori:Bodoh Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: