Beranda > Uncategorized > Note dari akun Awi Sirep 31

Note dari akun Awi Sirep 31

Seperti biasa.. jjihad membuat soalan yg mana lagi sumbernya klo bkn forum faithfreedom

by Awi Sirep on Friday, June 18, 2010 at 12:48am ·

“Dihalalkan bagimu binatang ternak, kecuali yang akan dibacakan kepadamu.” (Al-Maa’idah : 1)

 

Ayat diatas menjelaskan… bahwa Allah menghalalkan semua binatang ternak, semuanya kecuali yg diterangkan keharamannya..

 

Lalu binatang apa saja yg diharamkan oleh Allah dalam al-Quran.. maka jawabannya adlh adalah ayat 3 surat al maidah…

 

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah , daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya , dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” (Al-Maa’idah : 3)

 

Ini hanya pembuka saja sekedar wawasan.. klo beragama hrs menggunakan akal seperti yg selalu disodorkan orang2 syiah..

 

=________________=

 

Intinya si jjihad ali mempertanyakan.. knp bisa Nabi SAW tdk menerima warisan padahal di al-Quran dijelaskan kalau warisan diterima keturunannya dengan dipotong oleh hadits Nabi SAW…

 

Distatusnya ane balik koment… si jjihad ali makan lele kan.. krn di al-Quran gak ada pengharaman lele.. eh dia balik sewot klo ane makan babi.. jgn2 si jihad ali gak tau babi itu HARAM…

 

Kalau memang hadits Nabi yg jelas2 dari Nabi SAW TIDAK BISA mendetilkan, mengubah atau mengatur hukum yg ada dalam al-Quran seperti keyakinan si jjihad ali… lalu kenapa orang2 SYIAH mengHARAMkan LELE yg jelas2 tidak ada dalam a-Quran..

 

Jadi secara tidak langsung si jihad ali tdk percaya hadist kalo gitu.. wah aliran baru donk.. krn dari kmarin dia polanya selalu sama.. memcoba membuat keraguan tentang hadits Nabi SAW…

 

=________________=

 

SEBAGAI BUKTI.. dia juga mempertanyakan atau memang hendak mengolok2 peristiwa ISRA MIKRAJ NABI SAW.. dimana Nabi merima wahyu berupa perintah SHOLAT 5 WAKTU.. (ingat SHOLAT 5 WAKTU bkn SHOLAT 3 WAKTU)

 

Dia jadikan peristiwa Nabi SAW meminta keringanan mengenai sholat atas saran Nabi Musa sbagai candaan.. lihat aja distatusnya…

 

Padahal ayat al-Quran mencontohkan dimana ada peristiwa Nabi SAW yang meminta keringanan pada suatu perintah yg sudah ditetapkan Allah SWT..

 

“Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.” (Al-Baqarah : 143)

 

“Sungguh Kami (sering) melihat wajahmu menengadah ke langit , maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya.” (Al-Baqarah : 144)

 

Dan ayat2 ini menjelaskan.. dan memberitahu hikmah dari peristiwa..

 

=________________=

 

Sedikit analisa…

 

Bahwa pastinya ALLAH sudah tahu bahwa kiblat yang sebenarnya adalah ke Masjidil Haram.. bkn ke Masjidil Aqsa..

 

ini buktinya,

 

“Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.” (Al-Baqarah : 144)

 

Tapi mengapa ALLAH tetap memerintahkan kiblat ke al-Aqsa.. pastinya itu adalah rahasia Allah.. hanya Allah yg tahu.. dan lebih pastinya hikmah baru diketahui.. seperti dijelaskan dalam ayat 143 itu..

 

Dan lagi ayat ini memperlihatkan bahwa Nabi SAW sangat sayang umatnya.. dia tahu ini sangat berat..

 

“Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu” (Al-Baqarah : 143)

 

Makanya Nabi SAW selalu menengadah ke langit meminta keringanan..

 

“Sungguh Kami (sering) melihat wajahmu menengadah ke langit , maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai” (Al-Baqarah : 144)

 

Yang mana akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT..

 

“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Yusuf : 111)

 

Dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang BERIMAN.. ya.. benar2.. petunjuk bagi yang beriman kepada hadits Nabi SAW…

 

=______________=

 

Begitu juga.. coba klo si jjihad baca lagi haditsnya tanpa dengki… di akhir hadist riwayat Bukhari itu dijelaskan.. bahwa permintaan Nabi SAW yg lima waktu udah final… dimana satu sholat diganjar 10 sholat…

 

ALLAH SWT berfirman: “Wahai Muhammad! Sesungguhnya aku fardukan hanyalah lima waktu sehari semalam. Setiap shalat fardu mendapat sepuluh kelipatan pahala, maka lima waktu shalat sama dengan lima puluh shalat. Barangsipa berniat untuk melakukan kebaikan tetapi tidak melakukannya, niscaya akan dicatat baginya satu kebaikan. Jika dia melaksanakannya, maka dicatat sepuluh kebaikan baginya. Sebaliknya Barangsiapa yang berniat ingin melakukan kejahatan, tetapi tidak melakukannya, niscaya tidak sesuatu pun dicatat baginya. Seandainya dia mengerjakannya, maka dicatat sebagai satu kejahatan baginya.” (HR. Bukhari)

 

Disini jadi jelas.. hikmah dari pengurangan sholat dari lima puluh waktu menjadi lima waktu..

 

Jadi pada dasarnya Allah SWT sudah menetapkan bahwa sholat itu pasti lima waktu.. maka jika Allah menghendaki.. Allah SWT bisa saja menolak ketika Nabi SAW meminta keringanan diawal.. artinya ALLAH MAHA MENGETAHUI kalau Nabi Musa akan meminta Nabi SAW untuk meminta keringanan dan Nabi SAW pasti akan mendengar sarannya Nabi Musa…

 

Karena semua itu adalah.. agar Allah menjadikan peristiwa untuk memberitahu hikmahnya padahal Allah MAHA TAHU akan hal itu.. yang bisa diterima manusia dengan cara manusiawi…

 

=____________________=

 

Seperti hadits dari Nabi SAW… dimana malaikat diperintah Allah SWT menyelidiki MAJLIS ZIKIR.. ditanya.. malaikat itu apa yang diucapkan disana?? lalu dijawab… kalimat dzikrullah.. dan meminta jauh dari api neraka.. dan dimasukkan ke surga..

 

Padahal ALLAH SWT MAHA MENGETAHUI dibandingkan malaikat apa yang diucapkan hambanya ketika dalam majlis dzikir..

 

Jadi pada dasarnya.. hanya orang dengki yang berniat mengolok2 hadits Nabi SAW apalagi yang sudah jelas2 shohih yaitu hadits yang tercantum dalam kitab Shahih BUKHARI…

 

=____________________=

 

Makanya JJIHAD.. ente jangan berguru sama faithfreedom.. jadi beginilah jadinya… jadi JJIHAD.. soalan apalagi yang mau kamu pasang distatusmu yang kamu ambil dari forum faithfreedom

 

“Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui.” (Al-Baqarah : 102)

Kategori:Uncategorized Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: