Beranda > Fitnah > Note dari akun Awi Sirep 35

Note dari akun Awi Sirep 35

penipuan ala jidad oli alias JJIHAD ALI – 2 – Hadits tentang mansukh diselewengkan jadi tahrif

by Awi Sirep on Wednesday, July 14, 2010 at 10:19pm ·

“Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?” (Al-Baqarah : 106)

Ayat ini penjelasan tentang hukum mansukh suatu ayat… dalam Ahlu Sunnah Wal Jamaah tidak lah meyakini adanya TAHRIF sampai HARI KIAMAT…

TAHRIF sendiri berarti PENYIMPANGAN alias PERUBAHAN pada AYAT al-Quran…

DAN lagi apakah kepentingan bagi ahlu sunnah meyakini adanya TAHRIF.. KARENA BAGI ALHU SUNNAH… AL-QURAN YANG SEKARANG ADALAH SEMPURNA

coba aja siapakah yg bekepentingan… JIKA al-Quran dikumpulkan oleh Khalifah Abu Bakar ra.. dimana Amirul Mukminin Umar bin Khatab ra yg menjadi KETUA panitianya.. dan DISERAGAMKAN oleh Usman bin Affan ra.. sehingga dinamakan mushaf Usmani.. yg mana ttp tdk berubah baik di zaman Imam Ali ra, Imam Hasan ra maupun Muawiyah ra.. ttp mushaf Usmani…

padahal yg jelas berKEPENTINGAN terjadinya perubahan (penyelewengan) pada “AYAT” al-Quran hanyalah KAUM SYIAH… mereka MEMBENCI KETIGA SAHABAT yg berjasa dalam proses KODIFIKASI AL-QURAN..

=__________________________=

lalu datang si jidad oli alias Jjihad Ali … dia bikin note ibarat “MALING TERIAK MALING” Menuduh Sunni meyakini adanya Tahrif..

http://www.facebook.com/note.php?note_id=140414625969156

YG DIA KUTIP di notenya sputar hadist yg pada umumnya.. berhubungan dengan ayat RAJAM dan ayat YG para sahabat sudah melupakannya…

kita kutip langsung dari notenya si JJIHAD ALI

HADIST KE SATU….

Sebagai contoh, Imam Ahmad bin Hanbal mengeluarkan di dalam Musnadnya, dari Ubay bin Ka’ab yang berkata, “Berapa ayat Anda membaca surat al-Ahzab?” Dijawab, “Sekitar tujuh puluh tiga sampai tujuh puluh sembilan ayat.” Ubay bin Ka’ab berkata, “Sungguh, saya telah membacanya bersama Rasulullah saw panjangnya seperti surat al-Baqarah, dan di dalamnya terdapat ayat rajam.”[1]

[1] Musnad Ahmad, jld. 5, hal. 131.

HADIST INI ADALAH PENJELASAN… dimana orang2 berbeda pendapat apakah hukum rajam itu ada atau tidak.. lalu para sahabat menceritakan pengalaman mereka.. bahwa AYAT RAJAM adalah pernah ada lalu DIHAPUSKAN pada ZAMAN NABI SAW.. tapi HUKUMNYA SENDIRI MASIH BERLAKU…

DIMANA DIHADITS2 ITU DISEBUTKAN BAHWA AYAT RAJAM PERNAH TERDAPAT DALAM SURAT AL-AHZAB…

=__________________________=

HADIST KE DUA….

Imam Bukhari meriwayatkan di dalam kitab sahihnya, dengan bersanad dari Ibnu Abbas yang berkata bahwa Umar bin Khattab telah berkata, “Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad saw dengan kebenaran dan telah menurunkan Al-Qur’an kepadanya. Di antara ayat-ayat yang diturunkan oleh Allah itu ialah ayat rajam, yang kami telah membacanya, menghapalnya dan memahaminya. Oleh karena itu, Rasulullah saw melaksanakan hukum rajam, dan begitu juga kami sepeninggalnya. Sungguh aku khawatir jika jaman berlangsung lama atas manusia akan ada orang yang mengatakan, ‘Demi Allah, kami tidak menemukan ayat rajam di dalam Kitab Allah’, maka mereka pun menjadi sesat karena meninggalkan kewajiban yang telah diturunkan Allah…” Hingga Umar bin khattab mengatakan, “Begitu juga kami pernah membaca sebuah ayat di dalam Kitab Allah yang berbunyi, ‘Janganlah kamu membenci bapak-bapakmu, karena yang demikian itu adalah kekufuran bagimu, dan sesungguhnya kekufuran bagimu ialah kamu membenci bapak-bapakmu.”[2]

Sahih Bukhari, jld. 8, hal. 26

HADITS INI PUN SAMA BERKAITAN DENGAN AYAT RAJAM.. PLUS TENTANG DI HAPUSKANNYA AYAT YANG BERBUNYI

“Janganlah kamu membenci bapak-bapakmu, karena yang demikian itu adalah kekufuran bagimu, dan sesungguhnya kekufuran bagimu ialah kamu membenci bapak-bapakmu”

YANG MANA UMAR RA PERNAH MENGHAFALNYA..

coba difikirkan deh.. UMAR RA itu ketua panitia pengumpulan al-Quran.. jika memang AYAT ITU BELUM DI NASKH atau dihapuskan.. apa susahnya mencantumkan dlam KITAB ALLAH.. tapi UMAR RA adlh orang yg TAKUT KPD ALLAH.. dia ORANG yg SANGAT AMANAT… dan BERILMU…

=__________________________=

HADITS TIGA…

Muslim meriwayatkan di dalam kitab sahihnya, “Perawi berkata, ‘Abu Musa al-Asy’ari diutus menemui para pembaca Al-Qur’an dari penduduk Basrah, maka dia pun menemui tiga ratus orang yang baru selesai membaca Al-Qur’an. Abu Musa al Asy’ari berkata kepada mereka, ‘Anda adalah sebaik-baiknya penduduk Basrah dan para pembaca Al-Qur’an (qori) mereka, maka bacalah, dan janganlah Anda semua menunda-nunda sehingga hati Anda menjadi keras sebagaimana orang-orang sebelum Anda. Sungguh kami pernah membaca sebuah surat yang dari segi panjang dan kekerasannya serupa dengan surat al-Bara’ah, namun saya telah lupa dan hanya satu ayat saja yang masih saya hapal, yaitu ‘Sekiranya seorang anak Adam mempunyai dua lembah harta niscaya dia akan mencari lembah yang ketiga, dan tidak ada yang memenuhi perut anak Adam kecuali tanah.’ Begitu pula kami pernah membaca sebuah surat yang hampir sama dengan salah satu surat yang diawali dengan tasbih, namun kami telah lupa kecuali satu ayat darinya, ‘Wahai orang-orang yang beriman, kenapa Anda mengatakan apa yang Anda tidak lakukan. Maka akan ditulis kesaksian pada leher-leher Anda, dan kelak Anda akan ditanya tentangnya pada hari kiamat. ‘”[3]

Sahih Muslim, jld. 3, hal. 155

INI PUN SAMA.. Abu Musa al Asy’ari hanya menceritakan pengalamannya bahwa dia pernah membaca ayat Al-Quran.. yg sudah ALLAH SWT jadikan lupa pada ingatannya kecuali satu ayat.. yg mana jelas.. bahwa Nabi SAW tdk2 lagi mngulang2 dan menanyakan hafalannya kepada sahabatnya.. krn ayat itu sudah dihapuskan…

=__________________________=
=__________________________=

DAN MANSUKH TERJADI PADA MASA NABI SAW… setelah meninggalnya Nabi SAW maka itulah jumlah ayat al-Quran.. telah sempurna sesuai yg tercantum dlm MUSHAF USMANI.. tdk ada perubahan lagi sampai AKHIR ZAMAN…

INILAH PENJELASAN SINGKATNYA… SILAHKAH BACA DISINI SOAL HUKUM MANSUKH..

http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/hukum-rajam-dan-penghapusan-ayat-alquran.htm

=__________________________=
=__________________________=

“Sesungguhhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka tidak ada dalam dada mereka melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Al-Mu’min : 56)

TAHRIF DALAM AQIDAH SYIAH…

SYIAH sangat2lah berkepentingan akan adanya aqidah telah tejadi TAHRIF pada beberapa ayat al-Quran.. (ingat.. ayat itu bukan lupa atau hilang… tapi ayat itu SUDAH BERUBAH.. )

JADI yg DIMAKSUD TAHRIF ADALAH… pada ayat yang sama.. disurat yang sama.. tapi memiliki ARTI DAN MAKSUDNYA YANG MENYIMPANG… DAN JUGA PENAMBAHAN ATAU PENGURANGAN DARI MUSHAF YG SEKARANG YAITU MUSHAF USMANI..

Berkata Al Karmani dari Ulama Syi’ah.”Qur’an yg asli dipegang oleh Imam Mahdi. Membaca Qur’an yg ada ini, hanyalah terpaksa.” (lihat Ar Raddu a’laa Hasyim Asy Syami, oleh Al Karmani Hal 13) fatwa hal 31.
Tidak mengaku seseorang ia mengumpulkan Al Qur’an seluruhnya sebagaimana diturunkan kecuali pembohong. Tidak mengumpulkan dan menjaganya(menghapalnya) sesuai yg diturunkan , kecuali Ali bin Abi Thalib dan para Imam berikutnya( lihat , AlKafi juz 1, hal 228, cet Teheran, atau AlKafi juz 1 hal 284, cet Beirut dan kitab Syi’ah Fashlul Khithab… hal 4)

sudah banyak screenshoot “Quran” Syiah yg disembunyikan…

SILAHKAN LIHAT DI ALBUM INI… http://www.facebook.com/album.php?aid=7748&id=100000900214177

ATAU LIHAT SCAN KITAB DIBAWAH :

Di sebutkan disini dalam sebuah kitab syiah ( masyaariqu asy-syumusy ad-durriyah fii ahqiyati madzhabi al-akhbariyah)…

hadist-hadist dari jalur ahlu bayt itu juga banyak kendati tidak menduduki pada tingkat mutawatir bahwasanya : al-qur’an yang ada di tangan kami sekarang adalah bukan al-qur’an yang sempurna,sebagaimana yang telah di turunkan kepada muhamad saw. akan tetapi telah di putar balikkan dan di ubah2 ,

Dan sesungguhnya banyak ayat-ayat yang telah di buang di antara-nya adalah NAMA ALI DIBEBERAPA TEMPAT DIBAGIAN AYATNYA.

Di antaranya lagi adalah adalah LAFADZ ALU MUHAMMAD

Dan juga nama-nama orang munafik ( – perlu d ketahui termasuk dari nama-nama orang munafik menurut kaum pendusta ini (syiah) adalah abu bakar, umar dan ustman – ).

Dan lain sebagainya. dan sesungguhnya al-qu’an yang ada sekarang bukan atas urutan yang di ridhoi oleh ALLAH dan rasul-nya saw. sebagaimana dalam tafsir ali bin ibrahim.

ITU YG DICETAK KUNING..

JADI… SI JIDAD OLI melakukan penipuan lagi…

Kategori:Fitnah Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: