Beranda > Bodoh, Kawin Mut'ah > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 13

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 13

SATU LAGI KELAKUAN JAHIL ORANG SYIAH ….

INSYALLAH BISA DI AMBIL PELAJARANNYA :

berikut cuplikan kitab2 syiah mengenai ajaran mut’ah nya yg cukup menggelikan :

“Sesungguhnya nikah mut’ah dengan anak kecil itu hukumnya boleh tetapi hanya dengan cumbuan, ciuman, dan himpitan paha. Adapun bersenggama,sesungguhnya ia belum kuat untuk melakukannya.”
{Tahrir Al-Wasilah 2/241, nomor. 12 yang membolehkan mut’ah dengan anak yang masih disusui}

Ash-Shaduq meriwayatkan dari Ash-Shadiq, dia berkata, “Sesungguhnya mut’ah adalah agamaku dan agama bapakku. Barang siapa mengerjakannya,ia telah mengamalkan agamanya. Barang siapa …mengingkarinya,berarti ia mengingkari agama kami dan beraqidah selain agama kami.”
{Man La Yahdhuruhu Al Faqih, 3/366} Ini adalah pengkafiran trhadap orang yang menolak mut’ah.

SEDANGKAN INI TANGGAPAN ULAMA SYIAH SENDIRI TTG AYAT ANNISA 3 yg kebetulan di serongkan tafsirnya oleh si jahil “irfan ardiansyah

Berikut penafsiran dari seorang ulama Syi’ah, Thabrasi dalam tafsir beliau Majma’ul Bayaan juz III halaman 15:
1. Asbab nuuzulnya ayat ini adalah:
إنها نزلت في اليتيمة تكون في حجر وليها، فيرغب في مالها وجمالها، ويريد أن ينكحها بدون صداق مثل…ها، فنهوا أن ينكحوهن إلا أن تقسطوا لهن في إكمال مهور أمثالهن، وأمروا أن ينكحوا ما سواهن من النساء إلى أربع،
Seorang anak yatim dibawah asuhan walinya. Walinya menginginkan hartanya dan keelokannya. Walinya berkehendak mengawininya tanpa mahar mitsil.
Para wali dilarang menikahi anak-anak yatim asuhannya kecuali jika bisa berbuat adil dengan menyempurnakan mahar mitsilnya.
Para wali diperintah untuk menikah wanita-wanita selain mereka (anak-anak yatim) sampai dengan empat.
2. Arti dari ayat tersebut ialah:
المعنى: (وإن خفتم ألا تقسطوا): أي لا تنصفوا ولا تعدلوا يا معاشر أولياء اليتامى. (في اليتامى): وذكرنا معناه والاختلاف فيه في النزول. (فانكحوا ما طاب لكم): أي ما حل لكم، ولم يقل من طاب لكم، لأن معناه فانكحوا الطيب. (من النساء): أي الحلال منهن، أي من اللاتي يحل نكاحهن دون المحرمات اللاتي ذكرن في قوله: (حرمت عليكم أمهاتكم)
Jika kamu sekalian para wali khawatir tidak bisa adil, maka nikahilah wanita-wanita yang bagus (maksudnya yang halal untuk dinikahi) untukmu, bukan wanita-wanita yang haram yang disebut dalam firman-Nya “HURRIMAT ‘ALAIKUM UMMAHAATUKUM/ QS 4:23.
3. Firman-Nya ‘MAA THOOBA’ bukan ‘MAN THOOBA’ , ini diartikan:
Maka nikahilah (wanita-wanita) yang bagus.maksud yang bagus ialah yang halal untuk dinikahi.
Demikianlah Thabrasi mengulas ayat 3 surat an Nisa
Wallaahu A’alam

KELAKUAN ORANG2 RAFIDHOH DISINI SEMAKIN LUCU, KARENA BAHWASANYA kebiasaan urakan mereka menafsirkan ayat qur’an tanpa ilmu melainkan dengan nafsu justru banyak bertentangan dengan fatwa2 ulama2 syiah sendiri.

DALAM HAL INI SIAPAKAH YANG LEBIH benar? IRFAN ARDIANSYAH ATAU THABRASI?:)

tambahan

Syubhat dan JawabannyaOrang-orang yang berusaha untuk meracuni umat islam dengan nikah mut’ah, mereka membawa beberapa syubhat untuk menjadi tameng dalam mempertahankan tindakan keji mereka, tetapi tameng itu terlalu rapuh. Seandainya bukan… karena ini telah mengotori fikiran sebagian pemuda ummat Islam maka kita tidak usah bersusah payah untuk membantahnya. Syubhat tersebut adalahPemikiran Mereka Yang Menafsirkan bahwa:
Firman Alloh Ta’ala: “Maka apabila kalian menikahi mut’ah diantara mereka (para wanita) maka berikanlah mahar mereka” (QS. An-Nisa: 24).

Juga karena Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam jelas pernah membolehkan nikah mut’ah, padahal beliau tidak mungkin berbicara dengan dasar hawa nafsu akan tetapi berbicara dengan wahyu, dan oleh karena ayat ini adalah satu-satunya ayat yang berhubungan dengan nikah mut’ah maka hal ini menunjukkan akan halalnya nikah mut’ah. (Lihat Al-Mut’ah fil Islam oleh Al-Amili hal 9).

Jawaban Atas Syubhat ini adalah:
Memang sebagian ulama’ manafsirkan istamta’tum dengan nikah mut’ah, akan tetapi tafsir yang benar dari ayat ini apabila kalian telah menikahi wanita lalu kalian berjima’ dengan mereka maka berikanlah maharnya sebagaimana sebuah kewajiban atas kalian.
Berkata Imam Ath Thabari setelah memaparkan dua tafsir ayat tersebut: Tafsir yang paling benar dari ayat tersebut adalah kalau kalian menikahi wanita lalu kalian berjima’ dengan mereka maka berikanlah maharnya, karena telah datang dalil dari Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam akan haramnya nikah mut’ah. (Tafsir Ath-Thabati 8/175).

Dan kalau kita menerima bahwa makna dari ayat tersebut adalah nikah mut’ah maka hal itu berlaku di awal Islam sebelum diharamkan. (Al-Qurthubi 5/133, Ibnu Katsir 1/474).

Kesalahan Pemikiran Pendukung Nikah Mut’ah Berikutnya adalah:
Hadits Abdullah bin Mas’ud, Jabir bin Abdullah dan Salamah bin Akwa’ diatas menunjukkan bahwa nikah mut’ah halal.

Maka Jawaban atas Hal ini adalah:
Semua hadits yang menunjukkan halalnya nikah mut’ah telah di mansukh. Hal ini sangat jelas sekali dengan sabda Rasululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, yang artinya: “Wahai sekalian manusia, sesungguhnya dahulu saya telah mengizinkan kalian mut’ah dengan wanita. Sekarang Allah telah mengharamkannya sampai hari kiamat”Berkata Imam Bukhari (5117)
setelah meriwayatkan hadits Jabir dan Salamah: Ali telah menjelaskan dari Rasululloh bahwa hadits tersebut dimansukh.

Syubhat Berikutnya adalah:
Sebagian para sahabat masih melakukan nikah mut’ah sepeninggal Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam sampai umar melarangnya, sebagaimana disebutkan dalam banyak riwayat, diantaranya:
Dari jabir bin Abdullah berkata: Dahulu kita nikah mut’ah dengan mahar segenggam kurma atau tepung pada masa Rasululloh Shallallahu ‘Alaihi wa sallam juga Abu Bakar sampai umar melarangnya.(Muslim 1023).

Jawaban bagi Seorang Muslim yang Taat Kepada Alloh Ta’ala:
Riwayat Jabir ini menunjukkan bahwa beliau belum mengetahui terhapusnya kebolehan mut’ah. Berkata Imam Nawawi: Riwayat ini menunjukkan bahwa orang yang masih melakukan nikah mut’ah pada zaman Abu bakar da Umar belum mengetahui terhapusnya hukum tersebut. (Syarah Shahih Muslim 3/555, lihat pula fathul bari, zadul Ma’ad 3/462)

Kategori:Bodoh, Kawin Mut'ah
  1. September 12, 2014 pukul 12:41 am

    Hello! This is my first visit to your blog! We are a collection of volunteers
    and starting a new project in a community in the same
    niche. Your blog provided us useful information to work on. Youu have done a outstanding
    job!

  2. September 16, 2014 pukul 5:53 am

    This sitge was… how do I say it? Relevant!!
    Finally I’ve found something that helped me.

    Many thanks!

  3. September 20, 2014 pukul 1:43 am

    My brother recommended I might like this blog. He was totally right.
    This post actualy made my day. You cann not imagine just how mudh time I had spent for this info!
    Thanks!

  4. September 23, 2014 pukul 1:53 am

    Every wsekend i used to pay a quick visit this site,
    for the reason that i wisdh for enjoyment, as thiis this website conations actuakly pleasant funny material too.

  5. September 27, 2014 pukul 8:49 am

    What’s up to all, the contents present at this site are in fact amazing for people knowledge, well, keep
    up the good work fellows.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: