Beranda > Caci Maki, Sahabat > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 140

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 140

@syiahbudin asni lagi mengamalkan ilmu TAQIYAH ala syiah rafidhoh imamiyah…

monggo liat screenshot diatas…ngakunya sih gak pernah ngomong jorok…

syiahbudi asni si syiah rafidhoh berkata :”…… Ali Alaydruz As-sakran silahkan ente publikasikan kata-kata saya yang jorok, niscaya enta tdk akan menemukannya, karena saya tdk suka berkata-kata jorok ataupun menghujat org lain….”

ternyata…ali sakran punya datanya kalau syiahbudin ini pernah ngomong jorok dan menghujat..( monggo liat screenshot ) ^_^

———–

perilaku minus syiah rafidhoh imamiyah yg selalu berdusta ini adalah memang berawal dari ajaran bapak moyangnya syiah…

Keyakinan syiah bahwa taqiyah adalah wajib, meninggalkan taqiyah sama seperti meninggalkan shalat, tidak boleh ditinggalkan hingga keluarnya Imam Mahdi siapa yang meninggalkan taqiyah sebelum keluarnya Imam Mahdi maka telah keluar dari agama Allah (Islam), keluar dari agama Imamiyah dan menyelisihi Allah, Rasul dan para imam. Bisa dilihat dalam kitab Al I’tiqadat hal 114. Pada cetakan Darul Mufid tex di atas ada pada hal 108.

Ucapan ini tentunya tidak berasal dari omong kosong maupun pendapat sendiri, karena dalam ucapan di atas kita lihat ada kata: Keyakinan kami, berarti adalah keyakinan mazhab syiah menurut As Shaduq. Juga ini bukan satu-satunya ucapan ulama syiah tentang wajibnya taqiyah. Ucapan di atas berdasar pada riwayat Ja’far Ash Shadiq yang bersabda:

Jika kamu katakan bahwa orang yang meninggalkan taqiyah sama dengan orang yang meninggalkan shalat maka kamu telah berkata benar.

Bisa dilihat di kitab Biharul Anwar jilid 50 hal 181, jilid 75 hal 414, hal 421, As Sarair hal 476 Kasyful Ghummah jilid 3 hal 252, Man Laa Yahdhuruhul Faqih jilid 2 hal 127 dan beberapa sumber lain.

Juga terdapat riwayat yang mengatakan: Orang yang meninggalkan taqiyah adalah kafir. Bisa dilihat di kitab Biharul Anwar 87 347 Fiqhur Ridha 338.

—————————————-

Praktek menyembunyikan keyakinan seperti orang2 syiah pada umumnya dan “syiahbudin asni” pada khususnya mirip dengan yang disebutkan dalam surat An Nisa’ 41:

Hai Rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu diantara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka: “Kami telah beriman”, padahal hati mereka belum beriman.

Juga dalam surat A Fath ayat 11:

mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya.

Juga dalam surat Ali Imran ayat 167:

Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak terkandung dalam hatinya.

—————————

cepat selamatkan anak cucu kita dan selamatkan bumi indonesia dari akidah syiah rafidhoh imamiyah itsna asyariyah yg di terapkan tersangka Syiahbudin Asni yg ga tau malu diatas ^_^

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: