Beranda > Perubahan Al Quran > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 144

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 144

EPISODE 27 :

Tiara Satrie alias Jjihad ‘Ali alias Jjihad ‘Ali II alias “wong langka” masi penasaran kan sama “sesat nya ajaran syiah “…^_^

makanya sampe ngemis2 pencerahan ali sakran…maka ini adalah pencerahan ke 6

betina betina…

nih liat…

————

Menurut syiah, ayat ayat ALQURAN berjumlah 17.000 ayat. (lihat, Alkafi juz 2,hal 634,cet Teheran, atau Alkafi juz 2,hal 597, cet Beirut dan Fashlul khitab hal 235). Riwayat lain 18000 ayat. (lihat Fashlul Khithab,hal 236).

Berarti Qur’an yg ada sekarang ini kurang, sebab ayat ayatnya hanya 6000 ayat lebih, sedang menurut syiah 17000 ayat.

Berkata Al Karmani dari Ulama Syi’ah.”Qur’an yg asli dipegang oleh Imam Mahdi. Membaca Qur’an yg ada ini, hanyalah terpaksa.” (lihat Ar Raddu a’laa Hasyim Asy Syami, oleh Al Karmani Hal 13) fatwa hal 31
.
Tidak mengaku seseorang ia mengumpulkan Al Qur’an seluruhnya sebagaimana diturunkan kecuali pembohong. Tidak mengumpulkan dan menjaganya(menghapalnya) sesuai yg diturunkan , kecuali Ali bin Abi Thalib dan para Imam berikutnya( lihat , AlKafi juz 1, hal 228, cet Teheran, atau AlKafi juz 1 hal 284, cet Beirut dan kitab Syi’ah Fashlul Khithab… hal 4)

————–

Surah qur’an diatas adalah surah yg tidak asing sering terdengar oleh kita dilantunkan di mesjid2..yaitu surah alkauthar…

nah versi syiah nya ada terlampir di screenshot…dengan referensi kitab syiah FASHLUL khittab ^_^ ternyata lain sama alkauthar dalam qur’an yg islam pegang sekarang ^_^

—–.

.
betina syiah ya tetep betina. tidak mengenal kitab nya sendiri…

semoga kita di jauhkan dari fitnah2 keji ajaran agama syiah rafidhoh imamiyah beserta kitab2 mereka yg keliatannya perlu di bakar semua ^_^ amin

  1. November 16, 2013 pukul 6:46 pm

    TAHRIF AL-QURAN
    adanya tahrif Al-Qur’an kepada Ahlul-Sunnah jauh lebih banyak dari penisbahannya kepada Syi’ah.” tidak kurangdari dua puluh riwayat, dengan disertai sumber dan nomer halamannya dari kitab Sahih Bukhari, Sahih Muslim, Musnad Ahmad dan kitab al-Itgan fi ‘Ulum al-Qur’an, karya as-Suyuthi. ana akan meringkasnya Sebagai contoh,

    1. Imam Ahmad bin Hanbal mengeluarkan di dalam Musnadnya, dari Ubay bin Ka’ab yang berkata, “Berapa ayat Anda membaca surat al-Ahzab?” Dijawab, “Sekitar tujuh puluh tiga sampai tujuh puluh sembilan ayat.” Ubay bin Ka’ab berkata,
    “Sungguh, saya telah membacanya bersama Rasulullah saw panjangnya seperti surat al-Baqarah, dan di dalamnya
    terdapat ayat rajam.” Musnad Ahmad, jld. 5, hal. 131.

    2. Imam Bukhari meriwayatkan di dalam kitab sahihnya, dengan bersanad dari Ibnu Abbas yang berkata bahwa Umar bin Khattab telah berkata, “Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad saw dengan kebenaran dan telah menurunkan Al-Qur’an kepadanya. Di antara ayat-ayat yang diturunkan oleh Allah itu ialah ayat rajam, yang kami telah membacanya, menghapalnya dan memahaminya. Oleh karena itu, Rasulullah saw melaksanakan hukum rajam, dan begitu juga kami sepeninggalnya. Sungguh aku khawatir jika jaman berlangsung lama atas manusia akan ada orang yang mengatakan, ‘Demi Allah, kami tidak menemukan ayat rajam di dalam Kitab Allah’, maka mereka pun menjadi sesat karena meninggalkan kewajiban yang telah diturunkan Allah…” Hingga Umar bin khattab mengatakan, “Begitu juga kami pernah membaca sebuah ayat di dalam Kitab Allah yang berbunyi :

    “Janganlah kamu membenci bapak-bapakmu, karena yang demikian itu adalah kekufuran bagimu, dan sesungguhnya kekufuran bagimu ialah kamu membenci bapak-bapakmu.” Sahih Bukhari, jld. 8, hal. 26

  2. November 16, 2013 pukul 6:48 pm

    3. Muslim meriwayatkan di dalam kitab sahihnya, “Perawi berkata, ‘Abu Musa al-Asy’ari diutus menemui para pembaca Al-Qur’an dari penduduk Basrah, maka dia pun menemui tiga ratus orang yang baru selesai membaca Al-Qur’an. Abu Musa al Asy’ari berkata kepada mereka, ‘Anda adalah sebaik-baiknya penduduk Basrah dan para pem-baca Al-Qur’an (qori) mereka, maka bacalah, dan janganlah Anda semua menunda-nunda sehingga hati Anda menjadi keras sebagaimana orang-orang sebelum Anda. Sungguh kami pernah membaca sebuah surat yang dari segi panjang dan kekerasannya serupa dengan surat al-Bara’ah, namun saya telah lupa dan hanya satu ayat saja yang masih saya hapal, yaitu ‘SEKIRANYA SEORANG ANAK ADAM MEMPUNYAI DUA LEMBAH HARTA NICAYA DIA AKAN MENCARI LEMBAH YANG KETIGA, DAN TIDAK ADA YANG MEMENUHI PERUT ANAK ADAM KECUALI TANAH.’ Begitu pula kami pernah membaca sebuah surat yang hampir sama dengan salah satu surat yang diawali dengan tasbih, namun kami telah lupa kecuali satu ayat darinya,yaitu

    ‘Wahai orang-orang yang beriman, kenapa Anda mengatakan apa yang Anda tidak lakukan. Maka akan ditulis kesaksian pada leher-leher Anda, dan kelak Anda akan ditanya tentangnya pada hari kiamat. ‘” Sahih Muslim, jld. 3, hal. 155

  3. November 16, 2013 pukul 7:00 pm

    BAB PERAJAMAN WANITA HAMIL KARENA ZINA TELAH MENIKAH
    HADISTBUKHARI 6328. Telah menceritakan kepada kami ‘Abdul ‘Aziz bin Abdullah telah menceritakan kepadaku Ibrahim bin Sa’d dari Shalih dari Ibnu Syihab dari ‘Ubaidullah bin Abdullah bin ‘Utbah bin Mas’ud dari Ibnu ‘Abbas mengatakan; aku menyampaikan petuah-petuah untuk beberapa orang muhajirin yang diantara mereka adalah ‘Abdurrahman bin Auf, ketika aku berada di persinggahannya di Mina dan dia bersama Umar bin Khattab, di akhir haji yang dilakukannya. Tiba-tiba Abdurrahman bin Auf kembali kepadaku dan mengatakan; ‘sekiranya engkau melihat seseorang yang menemui amirul mukminin hari ini, orang itu mengatakan……… Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad shallallahu’alaihiwasallam dengan membawa kebenaran, DAN TELAH ALLAH TURUNKAN AL QUR`AN KEPADANYA, YANG DIANTARA YANG ALLAH TURUNKAN ADALAH AYAT RAJAM SEHINGGA BISA KITA BACA, KITA PAHAMI DAN KITA CERMATI, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam pernah melaksanakan hukum rajam, maka kita pun harus melakukan hukuman rajam sepeninggal beliau, aku sedemikian khawatir jika zaman sekian lama berlalu bagi manusia, ada seseorang yang berkata; ‘Demi Allah, kami tidak menemukan ayat rajam dalam kitabullah, ‘ kemudian mereka tersesat dengan meninggalkan kewajiban yang Allah turunkan, padahal rajam menurut kitabullah adalah hak (benar) bagi orang yang berzina dan ia telah menikah baik laki-laki maupun perempuan dan bukti telah jelas, atau hamil atau ada pengakuan, kemudian kita juga membaca yang kita baca dari kitabullah, janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian, sebab membenci ayah kalian adalah kekufuran -atau Umar mengatakan dengan redaksi; ‘Sesungguhnya ada pada kalian kekufuran jika membenci ayah-ayah kalian-

  4. November 16, 2013 pukul 7:01 pm

    حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي ابْنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ
    كُنْتُ أُقْرِئُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ فَلَمَّا كَانَ آخِرُ حَجَّةٍ حَجَّهَا عُمَرُ فَقَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بِمِنًى لَوْ شَهِدْتَ أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ أَتَاهُ رَجُلٌ قَالَ إِنَّ فُلَانًا يَقُولُ لَوْ مَاتَ أَمِيرُ الْمُؤْمِنِينَ لَبَايَعْنَا فُلَانًا فَقَالَ عُمَرُ لَأَقُومَنَّ الْعَشِيَّةَ فَأُحَذِّرَ هَؤُلَاءِ الرَّهْطَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ أَنْ يَغْصِبُوهُمْ قُلْتُ لَا تَفْعَلْ فَإِنَّ الْمَوْسِمَ يَجْمَعُ رَعَاعَ النَّاسِ يَغْلِبُونَ عَلَى مَجْلِسِكَ فَأَخَافُ أَنْ لَا يُنْزِلُوهَا عَلَى وَجْهِهَا فَيُطِيرُ بِهَا كُلُّ مُطِيرٍ فَأَمْهِلْ حَتَّى تَقْدَمَ الْمَدِينَةَ دَارَ الْهِجْرَةِ وَدَارَ السُّنَّةِ فَتَخْلُصَ بِأَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ فَيَحْفَظُوا مَقَالَتَكَ وَيُنْزِلُوهَا عَلَى وَجْهِهَا فَقَالَ وَاللَّهِ لَأَقُومَنَّ بِهِ فِي أَوَّلِ مَقَامٍ أَقُومُهُ بِالْمَدِينَةِ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَقَدِمْنَا الْمَدِينَةَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ بَعَثَ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَقِّ وَأَنْزَلَ عَلَيْهِ الْكِتَابَ فَكَانَ فِيمَا أُنْزِلَ آيَةُ الرَّجْمِ

    HADIST BUKHARI 6778: Telah menceritakan kepada kami Musa bin Ismail telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid telah menceritakan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri dari Ubaidullah bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepadaku Ibn Abbas radliallahu ‘anhu, ia berkata, “Dahulu aku membacakan Abdurrahman bin Auf. Dikala Umar melakukan haji yang terakhir kalinya, Abdurrahman berkata di Mina, “Sekiranya saja engkau melihat Amirul Mukminin ketika didatangi seseorang yang berkata, si A berkata, ‘Kalaulah Amirul Mukminin meninggal, niscaya aku berbaiat kepada si fulan dan si fulan.” Lantas Umar berkata, “Niscaya sore ini aku berdiri memberi peringatan orang-orang yang ingin merebut wewenang mereka.” Abdurrahman berkata, “Hai, jangan kau lakukan! Sebab musim haji ini menghimpun para pemimpin manusia yang memenuhi majlismu!” Maka aku khawatir jangan-jangan mereka tidak menggunakan saranmu sesuai tempatnya sehingga mereka tafsirkan tidak tepat sasaran, maka tangguhkan saja hingga Madinah menjadi tempat hijrah dan tempat yang aman, serta dipenuhi oleh sahabat-sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari muhajirin dan Anshar. Kemudian mereka menjaga saran-saranmu dan menafsirkannya sesuai tempatnya.” Lantas Ibn Abbas berkata, “Demi Allah, sungguh aku berdiri bersamanya di awal-awal aku berdiri bersamanya di Madinah Munawwarah.” Ibn Abbas melanjutkan, “Lantas kami tiba di Madinah, dan ia katakan, “Allah telah mengutus Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dengan membawa kebenaran dan menurunkan al Kitab bersamanya, yang diantara ayat yang diturunkan adalah ayat rajam.”

  5. November 16, 2013 pukul 7:10 pm

    itu saja dahulu ana tampilkan ttg tahrif al-quran yg terdapat pada kitab hadist suni yaitu ahmad, bukhari dan muslim. silahkan antum buka Al-quran apakah ada ayat ttg rajam dan ayat yg lain sebagaimana tercantum dalam bukhari muslim. ana tunggu !!!

    dilema org suni dan wahabi dalam tahrif Al-quran adalah seperti makan BUAH SIMALAKAMA. MAU DIBILANG TAHRIF AL-QURAN TIDAK ADA DALAM AJARAN SUNI NYATANYA IA TERCANTUM DIKITAB TERSHAHIH DIDUNIA SETELAH AL-QURAN. JIKA DIAKUI RIWYAT BUKHARI DAN MUSLIM DLL MAKA ANTUM TIDAK PERCAYA AYAT AL-QURAN ITU DIJAGA OLEH ALLAH.

    Mau dikatakan kitab bukhari ttg tahrif itu palsu atau dhoif maka akan RUNTUHLAH MITOS HADIST BUKHARI-MUSLIM ADALAH KITAB HADIST TERSHAHIH DIDUNIA SETELAH AL-QURAN.

    ana tidak mau berkomentar lebih jauh. silahkan saja penulis bloq yg menjawabnya . Apakah hadist bukhari-muslim ttg tahrif itu benar atau salah, haq atau bathil ?? hadist shahih atau hadis mungkar.
    sekali lagi ana tunggu koment penulis yg anti syiah ini .

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: