Beranda > Khumus > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 149

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 149

EPISODE 32

Tiara Satrie seorang betina syiah sekarang berceloteh masalah khumus..begini katanya :

Contoh Ijtihad Melawan Nas (Penghianatan terhadap Ketentuan Allah Ta’ala) yaitu menghilangkan ketentuan Khums dari mengikuti pembagian menurut Kitabullah.

Amik Ali Alaydruz As-sakran terlalu tutul dan kopong ga ada ilmuna jadi enakan diskusi sambil ngeledekin Ustadz Dolly Dodi ElHasyimi aja.

Ustadz Dolly bisa ga Ustadz berhujjah dengan Hujjah Sunni (soalna Wahabi ga punya Hujjah) hatta itu Hujjah pasti tutul punya …..

Perlihatkan ketutulan kamu Stadz ……

————————————–

apa sih KHUMUS itu ?? dan bagaimana Hukum khumus dalam agama islam yg berdasarkan kitabullah?
dan mari kita lihat bagaimana tiara satrie alias jjihad ali alias wong langka ini ternyata membangkang dari kitabullah dan mengambil kesempatan dalam kesempitan memelintir ayat quran demi “mencari untung” dari syiah2 lugu yg gak pernah baca qur’an ^_^

—————

Dalam surat An-Anfal ayat 41:

وَاعْلَمُوا أَنَّمَا غَنِمْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَأَنَّ لِلَّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِنْ كُنْتُمْ آَمَنْتُمْ بِاللَّهِ وَمَا أَنْزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (41) [الأنفال/41]

Allah Ta’ala berfirman yang artinya : ” Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang , maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan Ibnus-sabil , jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) dihari Furqaan , yaitu di hari bertemunya dua pasukan. Dan Allah Maha Penguasa segala sesuatu. (QS. 8:41)

Inilah satu-satunya ayat al-Qur’an yang menjelaskan tentang khumus.
Maka mari kita lihat ‘tipuan’ para mu’ammam syi’ah kepada pengikutnya :

1. Ayat dii atas dengan jelas menyebutkan bahwa sumber khumus adalah rampasan perang dari orang kafir,sedang para mu’ammam syi’ah memaksa pengikutnya membayar khumus.

2. Rampasan perang, berarti mu’ammam syi’ah sedang ‘merampas’ harta para pengikutnya,dan ‘memrangi’ mereka.

3. Rampasan perang itu diperoleh dari orang kafir, nah secara tidak langsung mereka dianggap kafir..,,,,,,,,kaciaann dech betina tiara satrie ^_^ !!!

4. Harta yang diambil 1/5 nya adalah dari harta rampasan perang, sedang para ayatullah mengambil khumus dari semua bentuk harta pengikutnya ( syiah rafidhoh imamiyah yg lugu2 ).

5. Ayat diatas menjelaskan siapa saja yang berhak menerima khumus,coba tanyakan apakah para ayatullah termasuk dalam salah satu dari mereka ??

6.Para juhala’ syi’ah membagi khumus 6 bagian (berarti bukan khumus lagi dong,hehe),1 bagian untuk Allah,1 bagian untuk Rasulullah,dan 1 bagian untuk imam.ketiga bagian ini seharusnya dibayarkan kepada imam Mahdi Muntadhar,tapi karena belum nongol2 juga,dengan senang hati diserahkan kepada wali faqih dan mujtahid syi’ah .
adapun yg tiga lagi adalah untuk anak yatim,fakir miskin dan ibnu sabil,harta ini dikhusukan buat mereka yg memeluk agama syi’ah imamiyah.

Sedang dalam hadits hanya ada satu hukum khumus,itupun sebenarnya adalah zakat rikaz(barang temuan alias harta karun),harta karun harus dikeluarkan zakatnya 1/5 dari jumlah keseluruhan.

Nah,kasihan banget tuh ya ….ummat syi’ah hartanya dirampas,eh kemudian dipake mut’ah.
apakah gak kurang ajar tuh? para ayatullah,sudah mempermainkn ayat2 Allah,mengamalkan sebagian ayat dan meninggalkan sebagian yang lain,masih juga ngaku pake ajaran islam.^_^

setelah ingkar ayat dalam qur’an…ternyata tiara satrie alias Jjihad ‘Ali II
dan Jjihad ‘Ali ini gak tau kalau hukum khumus yg tertulis dalam alkafi berbeda jauh dengan praktek “rampok khumus” ala marja marja’, rahbar-rahbar bandul item dari IRAN ^_^

nih liat…..

عن مسمع (بن عبد الملك)، أنه حمل خمسه مقدار ثمانين ألف درهم إلى أبي عبد الله عليه السلام، فقال: أوما لنا من الأرض وما أخرج الله منها إلا الخمس يا أبا سيار؟ إن الأرض كلها لنا، فما أخرج الله منها من شيء فهو لنا. فقلت له: وأنا أحمل إليك المال كله؟ فقال: يا أبا سيار قد طيبناه لك وأحللناك منه، فضم إليك مالك، وكل ما في أيدي شيعتنا من الأرض فهم فيه محللون، حتى يقوم قائمنا، فيجبيهم طسق مان كان في أيديهم ويترك الأرض في أيديهم. وأما ما كان في أيدي غيرهم فإن كسبهم من الأرض حرام عليهم حتى يقوم قائمنا فيأخذ الأرض من أيديهم ويخرجهم صغرة

“Diriwayatkan dari Masma’ (bin Abdul Malik), pada suatu hari ia membawa pungutan khumus yang wajib ia setorkan, yaitu sebesar delapanpuluh ribu (80.000) dirham ke rumah Abu Abdullah (Ja’far As Shadiq) ‘Alihissalaam. Melihat Pengikutnya membawa setoran khumus sebesar itu, Abu Abdullah berkata: “Wahai Abu Sayyar! Apakah kami tidak memiliki hak atas bumi dan penghasilan yang telah Allah keluarkan darinya kecuali khumus (seperlima)? Sesungguhnya bumi seluruhnya adalah milik kami. Dengan demikian apa saja yang Allah keluarkan darinya adalah milik kami.” Mendengar ucapan itu, Masma’ bertanya: Bila demikian, saya akan menyerahkan seluruh hartaku kepdamu. Abu Abdullah menjawab: Wahai Abu Sayyar! Kami telah menghalalkannya untukmu, maka simpanlah baik-baik hartamu. Dan seluruh belahan bumi yang dikuasai oleh pembela kami, maka mereka halal untuk memilikinya, hingga datang saatnya Al Qaim (Imam Mahdi) kita bangkit. Saat itu imam mahdi akan mengutus petugasnya untuk memungut khumus yang ada pada mereka, dan membiarkan bumi diolah oleh mereka. Adapun bumi yang dikuasai oleh selain mereka, maka sesungguhnya seluruh penghasilan mereka itu haram atas mereka, hingga bila AL Qaim (imam Mahdi) telah bangkit, maka ia akan merampas kembali bumi yang telah mereka kuasi dan mengusir mereka dalam keadaan terhina.”

(Al Kafi oleh Al Kulainy 1/408, Wasa’ilus Syi’ah oleh Al Hur Al ‘Amily 9/548, Al Mu’tabar Fi Syarhil Mukhtashar oleh Al Hilly 2/637, Dan Al Hada’iq An Naadhirah oleh Al Bahrani 12/430-431)

dikatakan dlm riwayat mereka bahwa khumus ada ketika Imam Mahdi datang dan muncul dari persembunyian panjangnya 12 abad….jadi syiah zaman sekarang lebih tepatnya di katakan sebagai “PERAMPOK abad 12” karena “ngambil duit rakyat dengan dalih qur’an yg di plintir2 maknanya” sedangkan alkulani ulama “mabok” syiah periode awal tidak menghukumi khumus boleh di laksanakan sekarang ini^_^

ali sakran berkata : tiara kasian deh kamu telah di tipu imam bandul item
….
tiara menjawab : mbeeeeeek ^_^

Kategori:Khumus Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: