Beranda > Wasiat dan Ghadir Qum > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 155

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 155

EPISODE 36:

RUNTUHNYA FONDASI AGAMA SYIAH Imamiyah 12

Ini kelanjutan dari pembuktian bagaimana ternyata “hadits ghadir khum” yg menjadi fondasi agama sempalan syiah rafidhoh imamiyah itsna asyariyah tidak bisa di jadikan dasar pengangkatan imam ali ^_^ ( baca : syiah NGIMPI!! )

———————————

lagi lagi semua ini diawali dari perkataan “sembarangan” Tiara Satrie si betina syiah yg masih satu akun sama akun Jjihad ‘Ali dan Wong Langka ^_^

begini kata tiara :

Tiara Satrie
JAWABAN TERHADAP TANTANGAN USTADZ DODOY (dodi sotoy) :

Ustadz dolly dodoy Dodi ElHasyimi ini lama lama lebay wa sotoy, disangkana kita pengen dia jadi Syi’ah, padahal disini kita hanya mau ngabarin bahwa hanya Syi’ah Imamiyah yang memiliki Hujjah berdasarkan Kitabullah dan Ahlul Bait karena kita ga pengen tersesat selamana (www.wasiat Arrasul sawa.com)

SIMAK YA …

Allah Ta’ala berfirman : “Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka ia benar-benar mendapatkan petunjuk, dan barang siapa yang disesatkan, maka orang itu tidak akan pernah engkau dapati memiliki wali mursyid (pemimpin yang mampu memberi petunjuk).” [Al-Kahfi, 18:17]

Kata wali (pl. awliya) sendiri menunjukan kepada beberapa makna, antara lain al-nashir ‘penolong’ [Lisan al-Arab, XV: 406], al-MAWLA fi al-din ‘PEMIMPIN spiritual’[Lisan al-Arab XV: 408], al-shadiq ‘teman karib’ dan al-tabi al-muhibb ‘pengikut yang mencintai’ [Lisan al-Arab, XV:411]

Semua makna ini berserikat dan secara simultan menjelaskan makna wali dalam ayat diatas, yaitu “orang yang mencintai dan dicintai Allah sehingga layak menjadi PEMIMPIN spritual yang harus diikuti”.

Tapiiiiiiii Ustad dolly dodoy , aku kasih tau yaaaaa kalo Pendaftaran masuk Syi’ah udah ditutup, jadi jangan mimpi masuk Syi’ah kalo bukan orang Istimewa dan mendapat Panggilan khusus dengan cara Istimewa pula …

Sorry ya ustadz, kalo Ustadz jadi orang Syi’ah siapa lagi yang bakal kita becandain, ustadz kan tau amik Ali Alaydruz As-sakran tuh tutulna ga sepakat deh, Jadi ustadz dibutuhin sama kita sebagai bahan lawakan

====================================

Sekilas kesimpulan dari perkataan betina tiara satrie adalah dia mau membenarkan bahwa hadits ghadir khum yg berbunyi “Man Kuntu Maulaahu Fa ‘Aliyyun maulaahu” BENAR ADALAH SEBAGAI HADITS PENUNJUKAN IMAM ALI…dengan tafsir serabutan ala persi nya yg beranggapan bahwa arti kata Maula = PEMIMPIN….

Benarkah arti kata MAULA adalah PEMIMPIN??

hadits ahlussunah yg berderajat mutawatir diibaratkan sebagai “jimat” atau kartu “As” bagi jemaat sempalan agama syiah rafidhoh imamiyah 12…dari jemaat yg derajat “marja jorok syiah rafidhoh” seperti ayatullah sistani…”rahbar tukang laknat” yasir habib, atau “ayatullah mujtaba syirazi, “dedengkot syiah tukang caci”, ustad2 syiah tukang gebug dada” sampai “simpatisan syiah penjual nasi IRAN” Pimpi Kanam, Khan Zamane … “kambing2 pemut’ah indonesia yg berotak mesum seperti Mbah Jambrong juga lho …., bahkan “badut penghibur” sekelas Haidar Husein juga menghafal hadits ini di luar kepala…dan di ulang2 terus oleh mereka ibarat radio rusak yg tidak tau kapan waktu siar yg baik ^_^

cuma sayang sebegitunya orang2 syiah menghafal hadits ini di luar kepala…begitu juga diikuti dengan tertinggalnya akal mereka diluar dari pada badan…sehingga hafalan mereka yg kuat akan hadits ini tidak diikuti dengan “cerdasnya daya nalar” dalam memahami makna hadits ini baik dari segi “bahasa ” maupun latar belakang peristiwa”
untuk hari ini cukup kita bahas makna haditsdari segi bahasa ^_^

singkat kata seluruh “mahluk2 hitam” syiah sepakat bahwa arti kata “MAULA” dalam hadits diatas adalah “pemimpin”….ini menurut akal mereka yg diluar dari badan tadi….namun bagaimana kebenaran semua ini??? mari kita lihat…

———>>>

JAWAB :

saya bawakan jawaban copasan dari akhinal mahbub Dodi ElHasyimi ^_^

yuuuk kita bongkar dan kita telanjangan kambing2 syiah ^_^

——-

tiara si betina syiah mengutip diatas referensi “lisanul arab” utk mencoba membohongi umat membenarkan makna kata “maula” supaya bisa diterjemahkan menjadi “pemimpin”

kalau begitu langsung lah kita cek ke rujukan yg betina tiara kutip……sebenernya betina gak pernah baca ini ^_^ ……

tertulis dalam LISANUL ARAB yg di pakai rujukan tiara :

لسان العرب – (ج 15 / ص 405)
قال : و الوَلِيُّ و المَوْلى واحد في كلام العرب . قال أَبو منصور : ومن هذا قول سيدنا رسولُا أَيُّما امرأَةٍ نَكَحَتْ بغير إِذن مَوْلاها ورواه بعضهم : بغير إِذن وَلِيِّها لأَنهما بمعنى واحد . وروى ابن سلام عن يونس قال : المَوْلى له مواضع في كلام العرب : منها المَوْلى في الدِّين وهو الوَلِيُّ وذلك قوله تعالى : { ذلك بأَنَّ الله مَوْلى الذين آمنوا وأَنَّ الكافرين لا مَوْلى لهم } أَي لا وَلِيَّ لهم ومنه قول سيدنا رسولُا : مَنْ كنتُ مَولاه فعليٌّ مَولاه أَي مَن كنتُ وَلِيَّه قال : وقوله عليه السلام مُزَيْنَة وجُهَيْنَةُ وأَسْلَمُ وغِفارُ مَوالي الله ورسوله أَي أَوْلِياء ا قال : و المَوْلى العَصَبةُ ومن ذلك قوله تعالى : { وإِني خِفْتُ الموالي مِن ورائي } وقال اللِّهْبِيُّ يخاطب بني أُمية : مَهْلاً بَني عَمِّنا مَهْلاً مَوالِينا إِمْشُوا رُوَيْداً كما كُنْتُم تَكُونونا قال : و المَوْلى الحَلِيفُ وهو من انْضَمَّ إِليك فعَزَّ بعِزِّك وامتنع بمَنَعَتك قال عامر الخَصَفِي من بني خَصَفَةَ : همُ المَوْلى وإِنْ جَنَفُوا عَلَيْناوإِنَّا مِنْ لِقائِهم لَزُورُ قال أَبو عبيدة : يعني المَوالِي أَي بني العم وهو كقوله تعالى : { ثم يخرجكم طِفْلاً } و المَوْلى : المُعْتَقُ انتسب بنسبك ولهذا قيل للمُعْتَقِين المَوالي قال : وقال أَبو الهيثم المَوْلى على ستة أَوجه : المَوْلى ابن العم والعمُّ والأَخُ والابنُ والعَصباتُ كلهم و المَوْلى الناصر و المولى الولي الذي يَلِي عليك أَمرك قال : ورجل وَلاء وقوم وَلاء في معنى وَلِيَّ و أَوْلِياء لأَن الوَلاء مصدر و المَوْلى مَوْلى المُوالاة وهو الذي يُسْلِمُ على يدك و يُواليك و المَوْلى مَوْلى النِّعْمة وهو المُعْتِقُ أَنعم على عبده بعتقِه و المَوْلى المُعْتَقُ لأَنه ينزل منزلة ابن العم يجب عليك أَن تنصره وترثه إِنْ مات ولا وارث له فهذه ستة أَوجه . وقال الفراء في قوله تعالى : { لا يَنهاكم الله عن الذين لم يُقاتِلوكم في الدِّين } قال : هؤلاء خُزاعةُ كانوا عاقَدُوا النبي أَن لا يُقاتِلوه ولا يُخرجوه فأُمِر النبي بالبِرِّ والوَفاء إِلى مدَّة أَجلهم
……………………………………………………………………….

Sebenarnye di masih panjang pembahasan AL MAula dalam kitab diatas,,,, tp kita cukupkan sampai disitu,,, karena didalamnya udah termuat apa yg di tulis oleh Tiara Satrie si betina syiah ini…..

Lihat yg bagian ini saja,,,, yaitu bagian yg ditahrif oleh Si Wanita ( tiara satrie ) Ahlul Kadzdzab Syiah Khumaini diatas ^_^…….

لسان العرب – (ج 15 / ص 405)
وروى ابن سلام عن يونس قال : المَوْلى له مواضع في كلام العرب : منها المَوْلى في الدِّين وهو الوَلِيُّ وذلك قوله تعالى : { ذلك بأَنَّ الله مَوْلى الذين آمنوا وأَنَّ الكافرين لا مَوْلى لهم } أَي لا وَلِيَّ لهم ومنه قول سيدنا رسولُا : مَنْ كنتُ مَولاه فعليٌّ مَولاه أَي مَن كنتُ وَلِيَّه قال : وقوله عليه السلام مُزَيْنَة وجُهَيْنَةُ وأَسْلَمُ وغِفارُ مَوالي الله ورسوله أَي أَوْلِياء

Diriwayatkan dari Ibnu Salam dari Yunus, Beliau berkata : Al Maula mempunyai beberapa peletakan (makna ) dalam Kalam ( Pembicaraan ) bahasa Arab. Diantaranya adalah Al Maula fid diin yaitu Waliy, sebagaimana Firman Allah Ta’ala :

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ مَوْلَى الَّذِينَ آَمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لَا مَوْلَى لَهُمْ [محمد/11]

11. Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai pelindung.
Artinya “TIDAK ADA PELINDUNG” bagu mereka ( Orang2 kafir ). Dan termasuk diataranya adalah sabda Sayyidina Rosul : Man Kuntu Maulaahu Fa ‘Aliyyun maulaahu,maksudnya Man kuntu Waliyahu. Beliau ( Yunus )berkata : Dan sabda Nabi Alaihis salam : Muzayyanah, Juhainah, Aslam, dan Ghifar itu Mawalinya Allah dan Rasul-Nya , maksudnya Auliya.

Selanjutnya jika Tiara Satrie yg gak pinter ini mengartikan kata MAULA = PEMIMPIN :

1. Maka Ayat Al Quran Surat Muhammad 11 ini artinya akan menjadi :

Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah PEMIMPIN orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak mempunyai PEMIMPIN.

soal buat tiara : Orang Kafir itu gak punya PEMIMPIN yach ???? betina otak dengkul ! ^_^

2. Maka Hadis Nabi SAW artinya menjadi :

Muzayyanah, Juhainah, Aslam, dan Ghifar itu PEMIMPINNYA Allah dan Rasul-Nya

soal kedua buat betina tiara : Allah dan Rasullullah malah dipimpin ame mereka yach ??? ^_^ betina nyungsep!!

Cwuaapee dwuecchhhhhh !!!!!!!

intinya Di Lisanul Arab juga tidak ada satupun kalimat yg menyatakan AL MAula dengan Makna PEMIMPIN……!!!!

Tidak ada satupun Disitu ada lafadz : Imam, Khalifah, Amir, Rois !!!!

artinya apa???? ARTINYA TIARA SATRIE..alias JJIHAD ALI…aliasa WONG LANGKA..cuma PENIPU!! ^_^

—————————————————————————–

YANG KE-2 :

Dalam screenshot diatas tiara berkata : “….Semua makna ini berserikat dan secara simultan menjelaskan makna wali dalam ayat diatas, yaitu “orang yang mencintai dan dicintai Allah sehingga layak menjadi PEMIMPIN spritual yang harus diikuti…..”.

============>>>

Tiara satrie mengartikan Maula fiddin = Pemimpin Spiritual ????
kamus bahasa parsi ya? ^_^

mari kita lihat yg betul ^_^

asiknya kita masi merujuk kitab yg tiara satrie kutip…Liat teks dalam Lisanul Arab diatasnya yach ????

لسان العرب – (ج 15 / ص 405)
و الوَلِيُّ و المَوْلى واحد في كلام العرب . قال أَبو منصور : ومن هذا قول سيدنا رسولُا أَيُّما امرأَةٍ نَكَحَتْ بغير إِذن مَوْلاها ورواه بعضهم : بغير إِذن وَلِيِّها لأَنهما بمعنى واحد . وروى ابن سلام عن يونس قال : المَوْلى له مواضع في كلام العرب : منها المَوْلى في الدِّين وهو الوَلِيُّ وذلك قوله تعالى : { ذلك بأَنَّ الله مَوْلى الذين آمنوا وأَنَّ الكافرين لا مَوْلى لهم } أَي لا وَلِيَّ لهم ومنه قول سيدنا رسولُا : مَنْ كنتُ مَولاه فعليٌّ مَولاه أَي مَن كنتُ وَلِيَّه قال : وقوله عليه السلام مُزَيْنَة وجُهَيْنَةُ وأَسْلَمُ وغِفارُ مَوالي الله ورسوله أَي أَوْلِياء

Wali dan Maula adalah satu ( mempunyai makna yg sama ) dalam kalam bahasa Arab. Abu Manshur berkata ; dari sinilah diambil sabda Sayyidina Rasul :

أَيُّما امرأَةٍ نَكَحَتْ بغير إِذن مَوْلاها

Sebagian perowi meriwayatkan ( Dengan Lafadz ) :

بغير إِذن وَلِيِّها

Karena keduanya ( Maula dan Waliy ) mempunyai makna yg satu ( Sama ).

Diriwayatkan dari Ibnu Salam dari Yunus, Beliau berkata : Al Maula mempunyai beberapa peletakan (makna ) dalam Kalam ( Pembicaraan ) bahasa Arab. Diantaranya adalah lafadz Al Maula di dalam (masalah) agama yaitu ( bermakna ) Waliy. sebagaimana Firman Allah Ta’ala :

ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ مَوْلَى الَّذِينَ آَمَنُوا وَأَنَّ الْكَافِرِينَ لَا مَوْلَى لَهُمْ [محمد/11]

Maksud dari “Tidak ada Maula bagi mereka” (لا مَوْلى لهم) adalah “Tidak ada Waliy bagi mereka” (لا وَلِيَّ لهم).

Dan termasuk diataranya adalah sabda Sayyidina Rosul :

مَنْ كنتُ مَولاه فعليٌّ مَولاه

Maksudnya adalah : مَن كنتُ وَلِيَّه

Beliau ( Yunus )berkata : Dan sabda Nabi Alaihis salam :

مُزَيْنَة وجُهَيْنَةُ وأَسْلَمُ وغِفارُ مَوالي الله ورسوله

Maksud dari Mawaliy (مَوالي ) adalah Auliya’ (أَوْلِياء).

Disitu Shohibul Kamus sedang menjelaskan bahwa Maula dan Waliy itu mempunyai satu makana dalam kalam Arab….. !!!!

yg diatas itu adalah menuqil pendapatnya Yunus,,, sedang sebelumnya dinuqil pendapat Abu Manshur…

=——————————————————

SOAL buat tiara : Jadi gak ada tuch yg menterjemahkan Maula fiddin = Pemimpin Spiritual !!!!??? ^_^

Padahal SHOHIBUL KAMUS itu sedang menjelaskan bahwa : lafadz Al Maula di dalam (masalah) agama yaitu ( bermakna ) Waliy……Apa hubungannye dengan PEMIMPIN SPIRITUAL yach ? tiara satrie ternyata cuma betina syiah yg suka ngelantur yg gak pernah baca kamus yg di kutip diatas…ketawan lagi NIPU deh ^_^

—————————–

ali sakran berkata : tiara satrie betina syiah udah paham belum???
tiara menjawab : mbeeeeeek…mbeeek…..mbeeeek !! ^_^

^_^

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: