Beranda > Ahlul Bait, Caci Maki, Fitnah > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 20

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 20

Pernyataan Habib Abdullah bin Alwi Alhaddad(pengarang ratib Haddad)
dalam sebuah syairnya:

“para sahabat Nabi adalah Imam2 yg mulia baik kaum muhajirin maupun anshor para pembela
mereka bintang2 hidayah
orang2 mullia dan suka berderma
mereka emban amanah dgn baik…..”

(abdullah bin alwi al-haddad, Ad-darrul Mandhum Li Dzawil ‘Uqul wan fuhum, cet.II,2001,hal.113-114)

========================================

Habib abdullah bin Alwi alhaddad dalam salah satu wejangannya bercerita:

seorang penganut syi’ah di Madinah bertanya kepada salah seorang sadah dari keluarga ba’alawi.”apa pendapatmu tentan syi’ah dan Ibadhiah?”ia menjawab,” seperti kotoran hewan di belah dua.”(Abdullah bin Alwi alhaddad,Tatsbitul Fuad,Juz II,Cet.I,Pustaka nasional Ltd,singapura,1999,hal.226.

======================================
Habib alwi bin ahmad,cicit habib abdullah alhaddad,dalam bukunya syahru ratibil haddad menyebutkan alasan mengapa kakeknya menyusun Ratibil Haddad:

Ratib yg mulia ini disusun oleh Sayyidina Shahibur Ratib(Habib abdullah Al_haddad) ketika beliau mendengar masuknya syi’ah zaidiyah ke Hadramaut.beliau khawatir mereka akan merubah akidah orang awam.Maka pada malam 17 ramadhan 1071 beliau susun ratib ini

dalam ratib hadad terdapat bacaan ( alkhoiru wasyaru bima syi’atillah)artinya kebaikan dan keburukan terjadi atas kehendak Allah..kalimat ini sengaja beliau cantumkan utk menolah paham qadariah

(Qadariah adalah aliran yg tidak percaya dengan takdir(keyakinan ini di anut oleh mu’tazilah dan syi’ah)

(alwi bin ahmad bin hasan bin habib abdullah alhaddad,syahru ratibil haddad cet.I,1993,kerjaya,singapura,hal.258)

========================

Dalam sepucuk surat yang ditulis oleh Habib ‘Abdullah b. ‘Alwi Al-Haddad kepada saudaranya Al-Habib Hamid yang tinggal di India, beliau menulis : “Sesungguhnya telah sampai berita kepada kami betapa hebat fitnah yang menyesatkan yang telah terjadi di sana (India), malapetaka dan bencana yang menimpa negeri itu secara terus menerus, serta perselisihan dan perpecahan yang terjadi di antara penduduknya di mana tidak pernah ada kerukunan. Adapun yang lebih buruk dan lebih keji dari semua itu adalah apa yang telah sampai kepada kami yaitu yang timbulnya kebencian terhadap kedua sesepuh Islam (Asy-Syaikhain) Abu Bakar Ash-Shiddiq dan ‘Umar Al-Faruq Radhia Allahu A’nhuma sebagai dianut oleh golongan “Rafidhah ” yang tercela, baik ditinjau dari segi syari’ah, maupun menurut akal sehat. ‘Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi raji’un. Hal ini merupakan musibah yang besar dan malapetaka yang sulit dihilangkan.”

======================================

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: