Beranda > Bodoh > Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 84

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 84

alhamdulillah, si “pencinta ali” ini mengakui kalau dalam masalah akidah syiah dan sunni tidak mungkin di satukan ^_~

Pokok-Pokok Perbedaan Syi’ah Secara Umum dengan islam:
1. Pada Rukun Iman:

Syiah hanya memiliki 5 rukun iman, tanpa menyebut keimanan kepada para Malaikat, Rasul dan Qadha dan Qadar- yaitu: 1. Tauhid (keesaan Allah), 2. Al-’Adl (keadilan Allah) 3. Nubuwwah (kenabian), 4. Imamah (kepemimpinan Imam), 5.Ma’ad (hari kebangkitan dan pembalasan).

(Lihat ‘Aqa’idul Imamiyah oleh Muhammad Ridha Mudhoffar dll)

2. Pada Rukun Islam:
Syiah tidak mencantumkan Syahadatain dalam rukun Islam, yaitu: 1.Shalat, 2.Zakat, 3.Puasa, 4.Haji, 5.Wilayah (perwalian)
(lihat Al-Khafie juz II hal 18)

3. Syi’ah meyakini bahwa Al-Qur’an sekarang ini telah dirubah, ditambahi atau dikurangi dari yang seharusnya, seperti: “wa inkuntum fii roibim mimma nazzalna ‘ala ‘abdina FII ‘ALIYYIN fa`tu bi shuratim mim mitslih (Al-Kafie, Kitabul Hujjah: I/417). Ada ta mbahan “fii ‘Aliyyin” dari teks asli Al-Qur’an yang berbunyi: “wa inkuntum fii roibim mimma nazzalna ‘ala ‘abdina fa`tu bi shuratim mim mits lih” (Al-Baqarah:23)

Karena itu mereka meyakini bahwa: Abu Abdillah a.s (imam Syiah) berkata: “Al-Qur’an yang dibawa oleh Jibril a.s kepada Nabi Muhammad saw adalah 17.000 ayat (Al-Kafi fil Ushul Juz II hal.634). Al-Qur’an mereka yang berjumlah 17.000 ayat itu disebut Mushaf Fatimah (lihat kitab Syi’ah Al-Kafi fil Ushul juz I hal 240-241 dan Fashlul Khithab karangan An-Nuri Ath-Thibrisy)

4. Syi’ah meyakini bahwa para Sahabat sepeninggal Nabi saw, mereka murtad, kecuali beberapa orang saja, seperti: Al-Miqdad bin Al-Aswad, Abu Dzar Al-Ghifary dan Salman Al-Farisy (Ar Raudhah minal Kafi juz VIII hal.245, Al-Ushul minal Kafi juz II hal 244)

5. Syi’ah menggunakan senjata “taqiyyah” yaitu berbohong, dengan cara menampakkan sesuatu yang berbeda dengan yang sebenarnya, untuk mengelabui (Al Kafi fil Ushul Juz II hal.217)

6. Syi’ah percaya kepada Ar-Raj’ah yaitu kembalinya roh-roh ke jasadnya masing-masing di dunia ini sebelum Qiamat dikala imam Ghaib mereka keluar dari persembunyiannya dan menghidupkan Ali dan anak-anaknya untuk balas dendam kepada lawan-lawannya.

7. Syi’ah percaya kepada Al-Bada’, yakni tampak bagi Allah dalam hal keimaman Ismail (yang telah dinobatkan keimamannya oleh ayahnya, Ja’far As-Shadiq, tetapi kemudian meninggal disaat ayahnya masih hidup) yang tadinya tidak tampak. Jadi bagi mereka, Allah boleh khilaf, tetapi Imam mereka tetap maksum (terjaga).

8. Syiah membolehkan “nikah mut’ah”, yaitu nikah kontrak dengan jangka waktu tertentu (lihat Tafsir Minhajus Shadiqin Juz II hal.493). Padahal hal itu telah diharamkan oleh Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib sendiri.

beginilah kiranya memang perbedaan SYIah dengan iSLAM ^_~. kAPAN ya kira2 surat keputusan presiden keluar mengenai ahmadiyah sesat? kan jadi nanti bisa di ikuti dengan agama SYIAH !! ^_^

=————————————————

selanjutnya

akun “pencinta ali” ini tidak paham perbedaan masalah furu’ dalam islam. padahal syiah sendiri berbeda bukan lagi pada masalah furu’ tapi masalah ushul yaitu dimana tercipta syiah ismailiyah, zaidiyah, kaisaniyah, dll yg masing2 meyakini jumlah imam berbeda2 …padahal ini nash dari tuhan konon katanya ^_~. jd jumlah 12 itu tidak baku !!

Dalam sebuah kajian di kota SOLO, jawa tengah, Habib umar bin muhammad bin salim bin hafidh, telah menjelaskan sejarah terbentuknye cabang2 mazhab dan tariqah dalam ilmu islam
berikut saduran ceramah ilmiah beliau :

Pertama tama kita harus mengetahui bahwa wahyu yg di turunkan allah SWT kepada nabi Muhammad SAW berisi hukum2 yg berhubungan dgn permasalahan hati: bagaimana kondisi hatinya thdp ALLAh di saat dia beramal.

hukum hukum yg berhubungan dengan perbuatan anggota tubuh ini selanjutnya di kenal dengan nama FIQIH atau fiqhudh dhahir ( syafi’i, hambali,hanafi, dan maliki ). Sedangkan hukum yg berhubungan dgn sifat hati, selanjutnya di sebut fiqhul batin, yg oleh sebagian besar umat islam di kenal dgn nama tasawuf.

Ayat2 yg membahas perbuatan anggota tubuh melahirkan beberapa mazhab ( syafi’i,maliki,hanafi,dan hambali ) dalam ilmu fiqih. Sedangkan ayat2 yg membahas berbagai permasalahan hati serta metode penyucian hati melahirkan sejumlah thariqah dalam tasawuf

Sebenarna dalil atau landasan pendirian madzhab dan tariqah tersebut sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Pada saat itu, para sahabat menerima seruan dakwah Rasulullah SAW dgn hati yg suci dari gejolak nafsu, bersih dari berbagai keinginan duniawi, serta kosong dari tujuan yg tidak benar dan berbagai sifat tercela

Setiap saat mereka berusaha memperkuat pondasi tauhid yg terdapat dalam hatinya dengan mengerjakan berbagai ibadah solat,doa, dan berbagai amal saleh lainnya yg di ajarkan oleh Rasulullah SAW, Kita pun menyaksikan bagaimana mereka berijtihad di hadapan RASULULLAH tentang sebuah persoalan dan Rasul membenarkan kedua ijitihad tersebut.

Kita juga melihat, ada sahabat yg menjadikan puasa sunah sebagai ibadah pokoknya, ada pula yg menjadikan solat malam sebagai ibadah pokoknya, dan ada pula yg berlama lama ketika sujud dgn memperbanyak doa diajarkan Rasulullah SAW di berbagai kesempatan sebagai ibadah pokoknya. Kondisi2 semacam inilah yg menjadi landasan munculnya madzhab(syafi’i, maliki, hanafi, dan hambali ) dan tariqah dalam tasawuf.

Setelah agama Allah (islam) tersebar luas di bumi Allah SWT sebagaimana telah di janjikan Rasulullah SAw, maka tersebar pula ilmu2 fiqih yg menjelaskan berbagai hukum dhohir dan ilmu2 tasawuf yg menjelaskan metode mengolah hati menjadi ihsan, yaitu senantiasa memperhatikan bagaimana hubungan hati dengan Allah yg maha penyayang dan maha mulia. Dalam kondisi semacam ini di tengah2 masyarakat tumbuh berbagai madzhab dan thariqah tersebut.

begini kiranya penjelasan ttg akidah ahlussunah ikhtilaf furu’iyahnya ^_^
———————————————————————————————————–

sekarang pertanyaan utk “pencinta ali” : jika ada nash dari tuhan tentang pemimpin2 maksum setelah nabi, syiah manakah yg benar diantara syiah ismailiyah, zaidiyah, dan imamiyah??.

ingat loh, kalian bertiga berbeda prinsip pada masalah akidah yg paling pokok yaitu IMAMAH ^_^. gak usah gebuk2 dada ya “pencinta ali” ketiga golongan syiah diatas, masing2 meyakini IMAMAH dan ngaku2 mereka itu syiah, hanya saja jumlahnya imam kalian berbeda ada yg 5, 7 atau 12, maka jika ada sebuah hadits yg berasal dari rawi imam terakhir syiah zaidiyah, maka imamiyah menolaknya karena imamiyah tidak meyakini imam terakhir zaidiyah adalah maksum, begitu juga sebaliknya ^_^

silahkan di jawab li !! ^_~

note utk “pencinta ali” episode 2 nih” : nanti insyallah kami bawakan kitab2 syiah juga, mo ngetes “pencinta ali” sejauh mana dia mendalami kitab2 syiah itu sendiri pada episode selanjutnya

Kategori:Bodoh Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: