Arsip

Archive for the ‘Al Khomeini’ Category

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 6

Mei 17, 2012 1 komentar


يُدَبِّرُ الْأَمْرَ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاءِ رَبِّكُمْ تُوقِنُونَ
(QS. 13:2)
Ini kenapa Khomeini menafsirkan rabbikum dengan imam ya ? ada hubungan apa khomeini dg ibnu saba

Iklan

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 5

anak-anak syiah loyalis iran ini kalau sok-sokan bawa referensi kalo ngga nipu, ya dungu.

Ini contoh yang nipu :

siapa yg belum pernah dpt link ini dari anak syiah, yang seenaknya menuduh2 orang lain memalsu kitab…

MEMBONGKAR PEMALSUAN KITAB HUKUMAT-I ISLAM KARYA IMAM KHOMAINI
http://syiahnews.wordpress.com/2010/12/25/membongkar-pemalsuan-kitab-hukumat-i-islam-karya-imam-khomaini/

Link itu membantah sebuah referensi : (Alhukumah Alislamiyah hlm. 52)

Kemudian dirujuklah hal 52, tapi yang versi terjemahan bhs Indonesia … ya jelas tidak ketemu …
Soalnya kalimat yg dipermasalahkan itu kalo yang versi terjemahan bhs indonesia adanya di hal 60 – 61. (lihat gambar diatas)

Kalo mau yang adanya di hal 52 versi arabnya, lhtnya disini :
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150612696203548&set=a.10150476154033548.392604.776498547&type=3
——————————————

Kalau contoh kedunguan, lht aja gambarnya penganten mercon. Sok-sokan analisa video, tetapi karena kedunguannya tidak sadar video itu menampar mukanya sendiri.

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=147860328676059&set=a.101204490008310.728.100003562770081&type=1&ref=notif&notif_t=photo_comment&theater

Perhatikan gambarnya dan lihat link sumber video yg dia gunakan di bagian description.

Justru disitu malah dijelaskan kafan sang imam terkoyak DUA KALI, pemakaman yang ketiga baru menggunakan peti besi…

Kekacauan pertama => menit 46:28
http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=iRgcwr-xHBA#t=2788s

Kekacauan kedua => menit 47:23
http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=iRgcwr-xHBA#t=2844s

Lebih aneh lagi lihat SS-nya penganten ini. padahal dia buat gambar ada tulisannya. jangan2 dia sendiri ga ngerti ama tulisan yg dia jadikan bahan SS itu …

Gambar 9. While thousands of hands were trying to reach the shroud for blessings.
terjemah : ribuan tangan sedang berusaha meraih kafan untuk tabarruk.

Gambar 10. That would be re-shrouded for the third time.
terjemah : itu akan menjadikan pengkafanan kembali untuk yang ketiga kalinya.

Kategori:Al Khomeini

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 4

Khomeini :
Sesungguhnya termasuk hal yang mendasar dalam madzhab kami, bahwa imam-imam kami mempunyai kedudukan yang tidak sampai kepadanya malaikat muqarrab dan tidak pula nabi yang diutus
(al-hukumah al-islamiyah : 52)

Kesesatan yang nyata…

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 3

Surat Wasiat Politik Ilahiah Imam Khomeini :
Saya berani menyatakan bahwa bangsa Iran saat ini lebih baik daripada bangsa Hijaz pada masa Rasulullah SAWW atau masyarakat Kufah pada masa Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib dan Husain bin Ali a.s.
http://indonesian.irib.ir/tokoh/-/asset_publisher/tCI5/content/surat-wasiat-politik-ilahiah-imam-khomeini

Silahkan pilih, mau ikut Khomeini atau mau ikut Qur’an dan Sunnah :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah
(QS. 3:110)
=> Apakah Khomeini mengira ayat diatas itu turun untuk bangsa Iran yang ada saat ini ?

وَالسَّابِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang muhajirin dan Ansar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.
(QS. 9:100)
=> Adakah ayat yang terang benderang seperti diatas itu yang menyatakan keridhaan Allah untuk bangsa Iran saat ini ?

Dari Abdullah bin Mas’ud ra :
أن النبي صلى الله عليه وسلم قال خير الناس قرني ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم ثم يجيء قوم تسبق شهادة أحدهم يمينه ويمينه شهادته
Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah kurunku (generasi shahabat) kemudian orang-orang yang datang setelah mereka (generasi tabi’in), kemudian orang-orang yang datang setelah mereka (tabi’ut tabi’in), kemudian akan datang suatu kaum yang persaksian salah seorang dari mereka mendahului sumpahnya dan sumpahnya mendahului persaksiannya.
(HR Bukhari)
=> Apakah Khomeini dan bangsa Iran saat ini masuk ke dalam generasi shahabat ? atau tabi’in, atau tabiut tabi’in ?

WASIAT SEMPRUL

Kategori:Wilayatul Faqih

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 2

Didalam al-arba’un haditsan khomeini, setelah menyebutkan riwayat di dalam amali ketika Abu Ja’far Muhammad bin ‘Ali (al-Baqir) menjelaskan firman Allah :

فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (al-Furqaan :70)

Khomeini berkata :
ومن المعلوم أن هذا الأمر يختص بشيعة أهل البيت ، ويحرم عنه الناس الآخرون . لأن الإيمان ولا يحصل إلا بواسطة ولاية علي وأوصيائه من المعصومين الطاهرين عليهم السلام ، بل لا يقبل الإيمان بالله ورسوله من دون الولاية

“Dan diketahui bahwa perkara ini adalah khusus untuk syi’ah ahl al-bait, diharamkan orang2 selainnya dari hal tersebut. Karena iman tidaklah didapat kecuali melalui wilayah ‘Ali dan para washinya dari al-ma’shumin al-thahirin. Bahkan tidaklah diterima iman kepada Allah dan Rasul-Nya tanpa wilayah.”

Versi Inggris :
This is how al-Imam al-Baqir, may peace be upon hire, has explained the verse, describing the character of the reckoning of such persons, which, however, is special to the followers of the Ahl al-Bayt and other people do not partake of it. That is because [true] faith is not realized except with the wilayah of ‘Ali and his infallible and pure successors (awsiya’), may peace be upon there. Rather, faith in God and the Messenger would not be accepted without wilayah,
http://www.al-islam.org/fortyhadith/35.htm

Inilah iman versi syi’ah imamiyah 12, menurut apa yang diajarkan oleh Khomeini. Jadi orang yang tidak menerima wilayah ‘Ali dan para washinya a.k.a wilayah 12 imam maksum, imannya tidak ada gunanya, dan tidak berhak mendapat ampunan Allah

Kategori:Al Khomeini, Imamah

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 1

Dari al-Hukumah al-Islamiyyah karangan imam Khomeini, teks yang di highlight kuning adalah imam Khomeini menyampaikan sabda Rasulullah Saw, bahwa
وإن العلماء ورثة الانبياء. إن الأنبياء لم يورِّثوا دينارا ولا درهما، ولكن ورَّثوا العلم. فمن أخذ منه أخذ بحظ وافر
Dan sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi. Sesungguhnya para Nabi itu tidak mewariskan dinar dan dirham, tetapi mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa mengambil darinya, dia telah mengambil bagian yang banyak.

Kemudian imam Khomeini menyatakan : Hadits tersebut shahih.
——————————————-
Flash back ke ceramahnya Prof. Dr.(tanda tanya) Jalaluddin Rakhmat:

Lalu dia (Fulan ibnu Fulan) sambil..menangis… “Tapii emang saya dengar Nabi berkata bahwa para nabi itu seluruh warisannya jadi shadaqoh, nabi itu tidak mewarisi dan tidak mewariskan.

Lalu Sayyidah Fathimah : Jadi, riwayat yang kamu sampaikan itu, menghapus seluruh ayat al-Qur’an ? Bagaimana tentang ayat ini, tentang do’a nabi Zakariya yang berkata : “Berilah kepadaku seorang anak … – Yaritsunii wa yaritsu min aali Ya’quub waj’alhu rabbi radhiyya…Berilah kepadaku seorang anak yang akan mewarisi aku dan mewarisi keluarga Ya’qub, dan jadikanlah engkau ridha kepadanya -. Ini ternyata nabi Zakariya juga mewariskan sesuatu kepada anaknya. Katanya, begitu…Mengapa untuk Rasulullah tidak ada yang diwariskan ? Untuk nabi-nabi Sebelumnya ada ? Terjadilah itu perdebatan, antara Sayyidah Fathimah ..
http://www.facebook.com/video/video.php?v=10150693012058548

Itu adalah cuplikan ceramah Jalaluddin Rakhmat tentang tanah Fadak, yang intinya adalah ketika Abu Bakr al-Shiddiq radhiallahu ‘anhu menyampaikan sabda Rasulullah Saw yang intinya adalah para Nabi tidak mewariskan, Jalaluddin menyebarkan dongeng dialog antara Fathimah dan Abu Bakr r.anhuma yang ujung-ujungnya adalah mendiskreditkan posisi Abu Bakr ra, yaitu mengesankan Abu Bakr ra berbohong, yang dengannya menyakiti Fathimah ra sehingga menjadikan Abu Bakr ra termasuk orang yang dilaknat dunia dan akhirat.

Sebetulnya link video diatas dan komen2nya sudah cukup membuktikan bahwa kisah dialog yang disampaikan dalam ceramah Jalaluddin Rakhmat hanyalah dongeng yang mengada-ada. Juga sebagai tambahan telaah, betulkah Fathimah ra marah ? Silahkan disimak disini :
http://www.facebook.com/groups/119706138093283/331453593585202/

Dan gambar ini hanya menunjukkan bahwa pernyataan ulama-ulama syiah itu saling menampar muka mereka sendiri, dimana dalam hal ini adalah pernyataan imam Khomeini yang menampar muka Jalaluddin Rakhmat.

Note dari akun Awi Sirep 18

Syiah dlm sorotan…

by Awi Sirep on Friday, January 29, 2010 at 4:30am ·
Iran memiliki arti strategis bagi AS sebagai salah satu negara penyangga untuk membendung pengaruh Timur Tengah tentang ajaran Islam yang sesungguhnya, dan ini kemudian berjalan selama bertahun-tahun sampai sekarang. Mencuatnya Khomeini sebagai figur baru pada periode itu membuka kiblat peta yang baru pula. Seiring dengan pesona pemikiran dan filsafat yang dikembangkan Syiah, segera saja aliran ini mendapatkan begitu banyak ekspektasi dan simpati dari para kaum muda Muslim—dengan berpikir bahwa Iran adalah negara Arab yang disangkanya sebagai Negara Islam.

Eskalasi kedua adalah, untuk menjamin keamanan sekutu utamanya di wilayah kaya minyak tersebut, Israel. Sebagai blessing in disguise (bemper) atas peran Iran sebagai negara penebar Syiah, maka perang media akan keberadaan Israel dan Iran terus berlangsung, namun selama puluhan tahun lamanya, tak pernah ada satupun konflik nyata yang dilakukan oleh keduanya.

=______________=

Perang Iraq-Iran dan Pengaruh Syiah di Timur Tengah

Di wilayah Timur Tengah sendiri, satu-satunya negara yang menyadari keberadaan Iran sebagai negara Syiah adalah Iraq. Saddam Hussein—memerintah hampir bersamaan dengan Khomeini pada tahun 1979, jauh-jauh hari sudah melihat pengaruh besar Iran ke Iraq dan negara-negara Arab lainnya.

Perseteruan Iraq terhadap Iran kontan memecah pula konstalasi politik di wilayah Timur Tengah. Jika ingin melihat kemana saja Syiah bergerak pada awal mulanya di Timur Tengah akan sangat mudah, karena Libya dan Suriah, dengan serta merta menjadi komrad Khomeini dan perang Iraq-Iran pun berlangsung selama delapan tahun. Satu-satunya kesalahan Saddam adalah ia malah memilih berkongsi dengan Uni Soviet (sekarang Russia)—itupun dilakukan dengan terpaksa karena negara-negara Arab dengan satu alasan dan lainnya malah memilih abstain dengan mendirikan GCC (Gulf Coooperation Council) yang beranggotakan Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Qatar, Oman dan Uni Emirat Arab. Iraq sendiri bukannya tanpa dukungan, karena Mesir, Yaman dan Yordania berada di belakangnya.

Dari Suriah dan Libya, Syiah terus menerabas menuju Lebanon. Seperti diketahui, di Lebanon Syiah asalnya menjadi golongan yang tak diakui. Baru ketika Hizbullah naik ke permukaan, maka Syiah menjadi sangat kuat. Hizbullah adalah kelompok yang dibentuk oleh Sayyid Muhammad Hussein Fadhlalah. Gerakan yang sekarang dipimpin oleh Sayyid Hasan Nashrallah ini memperoleh dukungan dana dan perenjataan dari Teheran, sehingga pada saat ini Hizbulllah menjelma menjadi milisi bersenjata terkuat di Lebanon.

=______________=

Syiah di Timur Tengah

Secara umum, perkembangan Syiah di Timur Tengah telah merambah ke segala arah. Walau pun beberapa negara masih sangat ketat, seperti Arab Saudi dan Mesir, namun gerakan-gerakan ini sudah menimbulkan riak-riak dengan para pemuda sebagai pembawanya. Tiadanya figur sentral dalam dunia Islam jelas dimanfaatkan oleh Iran untuk naik ke permukaan—misalnya saja dengan tokoh-tokoh Iran yang seolah-olah secara terang-terangan mengecam dan membuka konfrontasi dengan AS dan Israel.

Berbagai gerakan Islam sepakat tidak mengakui Syiah sebagai salah satu perjuangan Islam. Misalnya saja, Ikhwan (Mesir) melalui pemimpinnya Mahdi Akif sudah dengan tegas menyatakan bahwa Ikhwan tidak pernah menjadi rekan mereka dalam menegakkan Islam. Perwakilan Hamas (Palestina) yang datang ke Indonesia menyatakan bahwa tidak satupun anggota dan kader Hamas yang berpaham Syiah.

=______________=

Syiah di Indonesia

Bagaimana dengan di Indonesia? 1 September 1997, diselenggarakan sebuah seminar nasional di Jakarta, yang dihadiri pejabat pemerintah, ABRI, MUI, pimpinan ormas Islam, dan masyarakat umum. Melalui seminar itu, keluarlah sebuah keputusan penting menyangkut Syiah, antara lain; Syi’ah malakukan penyimpangan dan perusakan Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah. Seminar itu mengusulkan agar pemerintah RI lewat Kejaksaan Agung melarang Syiah, termasuk penyebaran buku-buku Syiah di Indonesia.