Arsip

Posts Tagged ‘Iran’

Note dari akun Awi Sirep 55

US GAVE IRAN THAT DRONE

by Awi Sirep on Thursday, December 22, 2011 at 3:52pm ·

U.S admits that Iranians really got their hands on the $6 million super stealth UAV made by Lockheed Martin. Interestingly they say that the UAV was designed so that it landed in Iran, as it lost the connection with the U.S base.

 

What they say implies that they offered it as a gift to Iran!

 

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=iYR2TYwl7kk  (YOUTUBE)

 

FOX NEWS

Obama refused to recover or destroy the drone.

 

Obama refused to alow the Pentagon to recover the drone

 

After realizing that the Iranians were about to parade a perfectly functional drone with nary a scratch on it, the official story changed to “the drone landed because it wants to live” I kid you not that is the official story! ( See video at bottom of post)

 

http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=kxOwaY107hw (YOUTUBE)

 

The flack we caught for running the story was typical of the the kind of BS spewed by Obama’s supporters but none the less I didn’t withdraw the story because the official version simply didn’t add up.

The immediate and obvious questions were these: 1) Why didn’t we try to recover the drone? 2) In lieu of a rescue effort why didn’t we bomb it into oblivion?

 

THE ANSWERS WILL SHOCK  YOU – or maybe not.

 

Fox News National Security Correspondent Jennifer Griffin reported that apparently the Pentagon pleaded with Barrack Obama to give the order to do just that.

 

The Pentagon initially wanted to send a special forces team to recover the drone.  Obama shot down that suggestion. Then the Pentagon offered up Plan B , blow it to kingdom come. FOX News reports that there was third option and Obama struck that down also. Obama refused all three of those  options  and now Iran have a brand spanking new fully functional top secret US RQ 170 Sentinel Drone.

 

They have our drone, paid for with our money .

 

How will they use it and against whom?

 

The Drone was not recovered or destroyed specifically per Obama’s orders

 

BERITA MENGEJUTKAN… PENTAGON MEMBERIKAN TIGA OPSI PERINTAH OBAMA, 3 PERINTAH ITU.

 

1. MENGIRIM PASUKAN KHUSUS UNTUK MENGAMBIL KEMBALI PESAWAT. DITOLAK OBAMA

2. MELAKUKAN PELEDAKAN KE PESAWAT ITU. DITOLAK OBAMA.

3. PILIHAN KETIGA YANG TIDAK DIKETAHUI APA, OBAMA PUN MENOLAKNYA.

 

Intinya, di media Obama cuman mohon2 doank agar pesawat dikembalikan. Tapi anehnya Obama seakan2 tidak berniat mengambil pesawat itu, rakyat Amerika pun protes, krn pesawat mahal itu dibuat masing dari pajak mereka dan mereka takut digunakan buat menyerang mereka. 

Iklan
Kategori:Taqiyah Tag:

Note dari akun Awi Sirep 54

Tanpa Disadari, Iran Berada Di Bawah Naungan Presiden Yahudi

by Awi Sirep on Friday, November 25, 2011 at 2:40pm ·

Mehdi Khazali, putra tokoh konservatif Ayatollah Abu Al-Kassam Khazali, membuat tulisan mengejutkan di situs internet pribadinya. Dalam tulisannya, dia mengatakan bahwa dirinya mengetahui sebuah fakta yang mengejutkan. Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad memiliki garis keturunan Yahudi.

Khazali mencatat bahwa Ahmadinejad mengubah nama keluarganya. Aslinya, nama keluarganya adalah Saborjhian, dia mengatakan bahwa akar keluarga Saborjhian di kota Aradan masih harus terus diselidiki.

Khazali mengatakan bahwa Ahmadinejad mengubah nama Yahudinya di kartu tanda pengenal untuk menyembunyikan akar keturunan dan darah Yahudi yang mengalir dalam dirinya.

Para kerabat Ahmadinejad telah mengatakan kepada harian Inggris, The Guardian, sesaat setelah dia terpillih sebagai presiden Iran dulu, bahwa keluarganya memutuskan untuk mengganti nama keluarga. Alasan penggantian nama keluarga tersebut adalah gabungan antara “alasan keagamaan dan alasan ekonomi.”

“Dengan pergantian nama keluarga tersebut, nama yang baru seolah mempelihatkan sebuah keluarga Islam taat dari kelas pekerja untuk kepentingan politik populis Ahmadinejad,” demikian tulis wartawan Robert Tait di harian The Guardian. Nama Saborjhian sendiri berasal dari kata benang berwarna – berasal dari kata Sabor dalam bahasa Farsi – sebuah pekerjaan yang umum dan sederhana dalam industri karpet di propinsi Semnan, daerah Aradan. Ahmad, sebaliknya, merupakan nama yang juga dipergunakan juga untuk menyebut Nabi Muhammad dan artinya berbudi luhur, nejad berarti ras dalam bahasa Farsi, jadi Ahmadinejad bisa diartikan umat Muhammad yang berbudi luhur.

Meski selama ini dikenal sering melontarkan kata-kata makian yang kasar dan pedas terhadap Yahudi Israel, Khazali mengatakan bahwa presiden Iran tersebut bermaksud menyembunyikan fakta bahwa dirinya adalah seorang yang berdarah Yahudi. Oleh karena itu, Ahmadinejad seringkali “menyerang” Israel dan kaum Yahudi, untuk menciptakan kesan bahwa dirinya adalah seorang Muslim yang memegang teguh keyakinannya.

Ucapan Khazali tersebut dimuat dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Khazali sendiri yang berjudul, “Yahudi di Iran”. Di dalamnya, dia mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk mengungkapkan kebenaran mengenai peranan Yahudi di Iran.

Komunitas Yahudi di Iran merupakan komunitas Yahudi terbesar di Timur Tengah, selain di Israel tentunya, dengan jumlah populasi yang mencapai 20.000 orang. Meski kaum Yahudi hanya hidup dalam standar kehidupan rata-rata, namun mereka sama sekali tidak mau beranjak dari Iran.

Komunitas Yahudi Iran adalah salah satu komunitas Yahudi tertua, dengan sebuah sejarah yang berumur 3.000 tahun lamanya. Yahudi Iran terkonsentrasi di tiga kota, Tehran, Isfahan, dan Shiraz.

Sejumlah besar komunitas Yahudi di Iran menjalankan usaha kecil-keclilan dalam bidang perdagangan dan usaha eceran. Sejumlah Yahudi dipekerjakan oleh pemerintahan atau perusahaan milik negara.

Komunitas Yahudi di Iran telah mengadaptasi era elektronik dan memiliki situs internet khusus untuk membantu komunitas Yahudi Iran dalam menggalang dana untuk memenuhi kebutuhan mereka. Para donatur untuk komunitas Yahudi Iran berasal dari luar negeri, dipimpin oleh Yahudi kaya asal Iran yang pindah dari Iran setelah terjadi revolusi, setiap tahunnya, dia menyumbangkan jutaan dollar kepada komunitas Yahudi Iran.

Sumbangan dana tersebut dipergunakan untuk mendanai biaya operasional 30 buah sinagog dan rumah sakit Yahudi di Tehran. Rumah sakit Yahudi tersebut dipandang oleh warga setempat sebagai rumah sakit yang berkualitas baik di Iran. Sebagian besar staf medisnya adalah Yahudi, dan keseluruhan biaya operasional rumah sakit tersebut mengandalkan pada donasi Yahudi.

Bulan Maret lalu, rumah sakit Yahudi tersebut bahkan mendapatkan sumbangan dana khusus, ketika ditelusuri, dana khusus tersebut berasal dari kantor presiden Iran Mahmud Ahmadinejad.

Masa Lalu Ahmadinejad

Rumah dari Mahmud Saborjhian muda tampak reyot dan tidak layak huni, tamannya sudah ditumbuhi oleh rerumputan liar dan dipergunakan untuk tempat bertenggernya ayam-ayam. Sumur tua yang dulu dipergunakan orangtuanya untuk menimba air minum telah berubah menjadi kering.

Hal tersebut adalah pemandangan masa lalu Iran. Namun bagi masyarakat Iran, pemandangan sekeliling di kota Aradan, yang terletak sekitar 80 mil di sebelah tenggara Tehran dan langsung berhubungan dengan jalur sutra, sangat berarti.

Kota tersebut adalah kota dimana presiden Iran, yang lebih dikenal dengan nama Mahmud Ahmadinejad, tumbuh dewasa. Dia merupakan anak keempat dari tujuh bersaudara.

Keluarga Saborjhian menyewa rumah dua tingkat sebelum meninggalkan kawasan miskin tersebut pada akhir tahun 1950an untuk mencari kemakmuran dan kehidupan baru di Tehran. Ahmadinejad kecil kala itu baru berusia satu tahun lebih beberapa bulan.

“Pindah dari desa ke kota besar adalah sebuah hal yang umum dan biasa terjadi di masa itu, sehingga orang-orang yang tidak ingin menunjukkan silsilah keluarga mereka memutuskan untuk mengubah nama keluarga,” kata Mehdi Shahhosseini, putra dari sepupu Ahmadinejad yang masih tinggal di Aradan.

Ahmadinejad memang berulangkali tertangkap basah tengah bertemu dengan para pemimpin Yahudi. Ahmadinejad memiliki hubungan yang harmonis dengan Yahudi. Semasa berada di New York, presiden Iran tersebut terlihat dengan antusias menyambut kedatangan sejumlah Rabbi Yahudi AS.

Kategori:Taqiyah Tag:,

Note dari akun Awi Sirep 23

Mei 17, 2012 1 komentar

Waww.. kaya banget nih… katanye sederhana..

by Awi Sirep on Monday, May 10, 2010 at 1:57pm ·
Di rumah sebuah keluarga yang sumpek, seorang kakak memberikan sebatang pinsil yang masih panjang kepada adiknya. Pinsil itu, aku tahu dari bentuknya, mungkin berharga sekitar seribu sampai dua ribu rupiah, bukan pinsil berkualitas baik. Pinsil itu ia berikan karena ia telah menghilangkan sepatu sang adik. Sang adik hampir menangis saat mengetahui bahwa sepatunya telah hilang, tapi ia tetap menabahkan dirinya dengan keberanian yang mengagumkan, dan tidak mengadukan hal ini kepada orangtua mereka.

itu sekilas copasan google.. hehehe..

Masih ingat gak… film buatan sutradara Iran nyang ngegambarin betapa miskinnya negara yg katanya pengekspor minyak nomor dua ditimur tengah.. duh kacian banget ya.. masih ingat ane waktu dulu nonton film ini dibawain saudara ane.. ane itu ikut terharu waktu itu..


Gambar ini sedang ngeliatin orang2 iran lagi ngantri pembagian roti gratis. Duh kacian banget.. inilah kenyataan dibalik negara pengekspor minyak… apakah Iran lagi diembargo ekonominya kayak Irak zaman Saddam Husein..?? kayaknya.. diembargonya negara Irak masih lebih kaya dari Iran deh..

Mohsen Makhmalbaf Ketika iran ditahun 2009 digonjang keributan pemilu, krn bnyk bukti2 yg disodorkan dari pihak oposisi kpd dunia bahwa ahmadinejad udah berbuat curang, seorang sutradara asal Iran yg bdiri dipihak oposisi brnama Mohsen Makhmalbaf mengungkapkan sebuah fakta.. btapa kaya nya para tokoh – tokoh Iran ini, nyang katanye sederhana..

Kita ambil Ali Khamenei aje deh penerus wali faqihnye Khomeini..

=___________=
Koleksi Cincin Ali Khamenei..

Khamenei punya 300 koleksi cincin.. Cincin paling mahal bernilai $ 500.000..yang bertahtakan batu akik tertua didunia..

=___________=
Koleksi Pipa Rokok

Koleksi pipa rokok?? gak salah tuh?? gak.. Khamenei memang penikmat rokok sejati… nyok kita baca kutipannya :

Khamenei adalah awalnya seorang perokok berat, dia berhenti rokok pada awal masa jabatannya sebagai presiden karena tidak sesuai dengan prestisenya.. Selama waktu itu ketika dia masih dekat dengan Perdana Menteri Mousavi (NB pemimpin oposisi saat ini, Mir Hossein Mousavi), mereka berdua memutuskan untuk berhenti merokok pada saat yang sama dan tidak menyentuh rokok sejak itu. Tapi dia masih mengisap pipa.

Sebuah foto dia dengan pipa di mulutnya pernah dipublikasikan. Sebuah tembakau pipa khusus disiapkan untuknya. Dia memiliki sekitar 200 pipa dalam koleksinya. Ada rumor bahwa dia menghisap opium juga, tapi rumor itu tidak benar. Namun dia memerintahkan agar para penyair yg dekat dengannya seperti Ali Moallem (NB Mohammad Ali Moallem Damghani, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai penggantinya Mir Hossein Mousavi di kepala Akademi Seni), Shahriar, dan Sabzevari dibiarkan dengan kebiasaan mereka menghisap ganja.. Dia bahkan memerintahkan agar opium akan dikirimkan ke rumah Shahriar sebagai hadiah dari Agha (NB menunjuk kepada tuan yang artinya Ali Khamenei sendiri).

Pipanya diperkirakan bernilai $2 juta. Sebagian besar pipa yang diberikan kepadanya sebagai hadiah. Pipa yang paling mahal bernilai $ 300.000 yang sudah berumur 300 tahun. Batang pipa ini berlapis emas dan bertatahkan permata.

=___________=
Koleksi Kuda Ali Khamenei

Ada sekitar 100 kuda, yang diperkirakan total nilai adalah $ 40 juta. Kuda yang paling mahal adalah senilai $ 7 juta dan disebut Zuljanah, dikatakan kalau itu kudanya Imam Husein. Juga kuda Mojtaba adalah disebut Sahand.

Kuda-kuda yang dipelihara dalam dua wilayah kandang, satu di kawasan Abad Malek di Masyhad yang berukuran 10.000 meter persegi yang berisi 70 kuda, dan yang lainnya di Lavasanat (NB Utara Teheran), berukuran 3.000 meter persegi tempat 30 kuda sisanya.

=___________=
Makanan Ali Khamenei

Dokter menyarankannya untuk makan hidangan ikan kaviar dan ikan trout dari sungai Lar. Setelahh sekian lama, kedua makanan menjadi favorit pribadi. Kaviar yang dikirim oleh Ayatollah Zeinolabedine Ghorbani, juga wakil Khamenei di provinsi Gilan. Daging ayam pegar dikirim dari Shiraz oleh Ayatullah Haeri Shirazi. Dia juga mengkonsumsi daging burung puyuh dan burung unta (untuk menghindari kolesterol).

Perangkat senilai $500 ribu telah dibeli dari Amerika Serikat untuk memeriksa makanan Khamenei dan pastikan tidak beracun. Makanan tersebut diuji setelah zat tertentu yang ditambahkan ke dalamnya. Pemasak harus mencicipi makanan sebelum orang lain, didepan pengawal.

=___________=
Alat Transportasi Ali Khamenei

Satu pesawat Airbus, untuk perjalanan pribadi. Dua Boeing 707s, satu untuk perjalanan keluarga, yang lainnya untuk pengawal.

Lima Falcons, dua untuk perjalanan sendiri, satu untuk Mojtaba (NB berpengaruh putra keduanya), dua untuk seluruh keluarga.

Lima helikopter, dua untuk perjalanan Khamenei’s, satu untuk Mojtaba, dua untuk seluruh keluarga.

Meskipun helikopter dilarang di Teheran, suara helikopter sering dapat didengar di Teheran utara. Ada enam landasan helikopter. Di Teheran: Mehrabad, Abbas Abad, sebelah Esteghlal Hotel, Manzariyeh, dan masing-masing di Ghom dan Lavasan.

17 mobil anti peluru, masing bernilai $400ribu, sisanya ada 1.200 koleksi mobil biasa.

=___________=
Istana Ali Khamenei

1. Istana-istana di Lavasanat yang digunakan oleh Khamenei, Mojtaba, dan Mohammadi Golpayegani
2. Jamshidiyeh Palace, istana mantan Ardeshir Zahedi
3. Feish Ghola Istana, di sebelah Laut Kaspia.
4. Istana-istana Malek Abad di Masyhad dengan luas tanah sekitar 300 ribu meter persegi.
5. Niavaran Palace

6. The palaces of Latyan Dam

=__________=
Kekayaan Ali Khamenei

Khamenei menjadi presiden pada tahun 1981.

Pada tahun 1982, dia menunjuk Hedayat dan Souri bertanggung jawab atas penjualan minyak dan mereka tidak diganti sampai 2006.

Pada tahun 1983, dia menunjuk Mohsen Rafighdoust bertanggung jawab atas pembelian senjata.

Pada tahun 1991, Khamenei mulai tertarik pada nilai jual tanah, lalu melalui Enforcement Staff of the Imam’s Decree and the Foundation of the Oppressed dia banyak menyita tanah.

Dari tahun 1984, Hassan Khamenei (suadaranya) mengawasi Hedayat dan Souri di Kementerian Minyak.
Di Departemen Pertahanan, Mohammadi Golpayegani mengawasi Rafighdoust dan Heydari.

Mr. Lolachian ditugaskan bertanggung jawab dalam bisnis pertanahan dan subtansinya, semua yang menjadi milik Ali Khamenei

Mulai 1997, ia mulai mengizinkan anak-anaknya untuk terlibat dalam bisnis.

Pada tahun 2005, ia berhenti kegiatan pribadinya bisnis dan mulai mendapatkan uang langsung dari pemerintah. Jumlah dana yang diterimanya sebesar nilai dana yang hilang dari anggaran negara.

Selama pemilu tahun (2009 kemarin) Karroubi menanyakan kepada Ahmadinejad, apa yang terjadi dengan dana sebesar $1 billion dari anggaran pemerintah.

Total kekayaan Khamenei dan keluarganya: $36 billion, kekayaan Khamenei pribadi : $ 30 billion, keluarganya sebesar $6 billion.

=__________=
Tabungan Uang Ali Khamenei

$22 billion dari $36 billion disimpan di Iran dalam bentuk mata uang. Pada masa kerusuhan pemilu, diputuskan untuk memindahkan sebagian besar uang ini ke Suriah lewat jalan darat Turki. Khamenei khawatir bahwa uang akan diblokir di Iran jika rezim itu runtuh. Pengiriman uang ini terbongkar oleh pemerintah Turki dan disita oleh Turki.

Kemudian pemerintah Iran bersikeras mengambilnya dari Turki, dan tidak ada keraguan lagi bahwa uang yang dikirimkan benar2 disita oleh pemerintah Turki.

Pertanyaannya adalah mengapa uang ini tidak diangkut ke Suriah lewat udara?? Mungkin karena takut bahwa pesawat dan kargo yang membawanya teridentifikasi lalu ditembak jatuh.

Sisa tabungannya. $3,5 billion yang $1,5 billion dalam bentuk berlian, $1 billion dalam bentuk emas, dan sisanya dalam dollar US.

$10 billion dari $ 36 billion berada di rekening bank:

$ 1 billion Rusia
$ 1 billion Suriah
$ 1 billion Cina
$ 1 billion Venezuela
$ 2 billion pada Afrika Selatan
$ 2 billion pada Inggris (London)
$ 2 billion pada negara-negara lain.

Selain dari $ 22 billion pada kas dan $ 10 billion dalam rekening bank, sisa aset dalam bentuk tanah dan saham:
$ 2 billion pada saham di pasar dunia
$ 1 billion Afrika Selatan
$ 500 juta Suriah
$ 500 juta dalam Venezuela

Dari mana uang $30 billion Khamenei ini datang dan mengalir padanya??

$12 billion dari komisi atas penjualan minyak
$ 2 billion dari tanah
$ 6 billion dari bisnis senjata
$10 billion dari Ahmadinejad dalam 4 tahun terakhir

=_________________________________=

nih.. barangkali ade nyang protes dimane ane ambilnya.. http://www.makhmalbaf.com/articles.php?pa=1&a=496&lang=2 kalau kgk ngarti kan sama aja kgk tau sumbernya.. kayak artikel ane yg lama..

Kategori:Taqiyah Tag:,

Note dari akun Awi Sirep 14

INILAH NEGARA IRAN – KIBLAT KAUM SYIAH – (Siapkan stamina krn note ini cukup panjang)

by Awi Sirep on Wednesday, December 16, 2009 at 6:28pm ·

:: SURAT DARI IRAN

Oleh Zaynab Ismail, 21 Juni 2009

Mesin Media Barat telah masuk ke gigi lima. Mereka mengabarkan bahwa dunia telah diambang revolusi warna yang lain, dimana seorang diktator lagi akan dilemparkan kedalam keranjang sampah sejarah dan orang-orang yang mencintai kebebasan dapat mengharapkan dukungan moral dari Barat yang liberal.

Iran sekali lagi sedang menyaksikan demonstrasi massa dan orang-orang yang mencintai Ipod, rock and roll, suka berdansa, dan suka Twitter ingin membebaskan diri mereka dari belenggu kaum konservatif dari para orang tua yang terus memerintah negeri itu. Ini merupakan cerita saya yang dapatkan dan yang berkembang di Inggris tentang negara darimana orang tua saya berasal. Saya mendapat pelajaran di sekolah-sekolah Inggris bahwa Ayatollah Iran adalah tempat yang menyedihkan dimana terdapat kaum otoriter, otokratis, dan konservatif, dimana ’semua perempuan harus menutup auratnya’ dan di mana kaum perempuan diperlakukan sebagai warga kelas dua.

Kunjungan saya baru-baru ke Iran menunjukkan bahwa ada banyak hal yang tidak dimengerti Barat mengenai Iran dan mereka tidak mau mengerti.

Peristiwa-peristiwa yang terjadi belakangan di Iran telah menunjukkan terjadinya kerusuhan sipil terbesar sejak revolusi Islam pada tahun 1979. Sejauh ini kerusuhan itu telah menyebabkan meninggalnya 7 orang demonstran. Sementara persoalan yang dikemukakan adalah soal hasil pemilihan umum padahal ada beberapa masalah yang lebih dalam yang telah membuat panas selama beberapa decade yang saat ini mencapai titik didih.

Kerusuhan yang kami saksikan adalah merupakan suatu reaksi balik ketika kaum konservatif dan kaum reformis tidak mampu memecahkan sedemikian banyak permasalahan Iran khususnya masalah ekonomi. Tiga juta orang menganggur di Iran dan hal ini cenderung menaik.

Saat ini hanya 30% dari penduduk Iran yang menyaksikan revolusi Islam, sementara 70% orang Iran lahir setelah tahun 1979. Namun dalam perjalanan, saya menyadari bahwa orang-orang yang menyaksikan revolusi itu adalah termasuk keluarga saya yang memiliki pandangan yang beragam mengenai revolusi dan mengenai apa yang dicapai. Saya memiliki anggota keluarga yang merasakan baik masa pemerintahan Shah maupun masa pemerintahan revolusi Islam. Mohammad Reza Pahlavi terfokus pada modernisasi Iran atas nama kemajuan. Ini adalah modernisasi di berbagai bidang termasuk reformasi sosial.

Namun tidak ada yang benar-benar terlaksana. Selain dari adanya beberapa pabrik dan dibolehkannya kaum pekerja untuk memiliki saham dan dari sudut pandang ekonomi kemiskinan meningkat meskipun lebih banyak ladang minyak yang ditemukan di Teluk Persia. Shah ingin merubah struktur ekonomi yang ada yang dibangun di atas pertanian dan menjadikan kaum ulama sangat kaya. Selama tahun 1960an, Shah mengkonsentrasikan pada reformasi sosialnya itu, reformasi yang dibangun dengan meniru Barat dan melembagakan pakaian gaya barat, yang dilambangkan oleh istri dan anak-anak perempuannya. Tingkah laku seperti itu hanya membuat terasing kebanyakan penduduk Muslim dari penguasa dan hal ini yang menyebabkan Shah mengambil tindakan yang kejam. Seperti tahun di era 1970-an dimana banyak orang melihat Shah sebagai seorang penganiaya, dan perekonomian pun tidak menjadi modern seperti yang ia dijanjikan. Karena Shah menjadi lebih otoriter, kemudian banyak orang yang mulai melakukan demonstrasi atas apa yang mereka lihat sebagai ketidak adilan yang dilakukan oleh Shah. Kegagalan Shah untuk memecahkan masalah-masalah negaranya mengakibatkan banyak orang mencari berbagai alternatif.

Ayatollah Khomeini datang dengan melambangkan ‘perubahan’ dan banyak kelompok-kelompok yang bahkan tidak Islami sekalipun, termobilisasi bersama kelompok-kelompok lain dan menyebabkan negara itu menjadi lumpuh. Ketika Shah memerintahkan tentaranya untuk menembaki para demonstran – maka itulah akhir riwayatnya. Sebelum seseorang meneriakkan kata revolusi, Shah telah kabur dari negaranya.

Apa yang menyatukan rakyat Iran untuk melakukan revolusi adalah bahwa semua orang ingin perubahan, Shah belum memenuhi janji-janjinya dan sebagaimana banyak orang yang menjelaskan kepada saya, setiap orang bisa menjadi pemimpin, selama mereka mengutuk Shah.

Revolusi menandai perubahan dari satu ekstrim ke ekstrem lainnya. Hampir hanya dalam semalam kaum wanita yang tadinya bisa memakai pakaian gaya barat terbaru dipaksa untuk memakai cadar hitam atau pakaian panjang dan penutup kepala. Perubahan-perubahan besar ini terjadi tanpa melihat pandangan masyarakat, dan akibatnya orang-orang Iran masih memiliki pemikiran yang sekuler, sementara mereka dipaksa untuk bertingkah laku untuk lebih konservatif dalam masyarakat.

Segera setelah revolusi Islam berjalan, keretakan-keretakan mulai muncul ke permukaan dengan kelompok-kelompok yang membawa ke Khomeini ke tampuk kekuasaan. Seperti yang diceritakan oleh orang tua di keluarga saya bahwa apa yang dimulai sebagai revolusi pupuler yang otentik dan anti-diktator yang berlandaskan pada suatu koalisi yang luas dari semua kekuatan anti-Shah itu kemudian segera menjadi sebuah kekuatan yang mencengkram. Kecuali beberapa pendukung inti Khomeini, yakni para anggota koalisi menganggap Khomeini bermaksud untuk menjadi seorang pemimpin spiritual dibandingkan sebagai seorang penguasa. Namun para pendukung inti Khomeini, mengambil posisi-posisi di kantor-kantor yang penting, sementara banyak dari mereka yang telah mengorbankan diri untuk membawa Khomeini berkuasa menemukan bahwa mereka malah diasingkan, dipenjarakan atau disisihkan.

Delapan tahun perang dengan Irak berarti bahwa semua sumber produksi bangsa itu diarahkan pada upaya perang. Sekali lagi permasalahan ekonomi rakyat menjadi terabaikan. Gagasan akan Islam, pemerintahan Islam dll menurut orang-orang yang mengalami revolusi itu menjadi tidak terlihat. Islam tidak pernah diterapkan, walaupun Khomeini melakukan semuanya dengan merujuk kepada Al Qur’an atau Sunnah. Sebenarnya banyak orang yang melihat Khomeini yang berbeda pada saat dia berkuasa dibandingkan dengan saat dia sebelum revolusi. Khomeini telah berada dalam pengasingan selama lebih dari 10 tahun dan tidak memiliki pengalaman memerintah atau kepemimpinan, namun dia memerintah bangsa itu melalui pesona atau tipuan – kenyataannya adalah bahwa Khomeini tidak berbeda dengan Shah.

– Seperti halnya Shah, Khomeini tidak melakukan apa-apa untuk mengatasi masalah ekonomi bangsa. Banyak orang tua yang menganggap periode revolusi sebagai sebab dari banyak kesulitan-kesulitan Iran yang diderita pada hari ini. Kemalangan seperti ini ditunjukkan secara terbuka di jalan-jalan Teheran dan menjadi lebih parah lagi. Kekayaan tambang Iran tidak memberikan manfaat bagi kebanyakan masyarakat Iran. –

– Pada hari ini Iran menderita permasalahan besar masalah pelacuran. Menurut berbagai survei ada 500.000 orang perempuan Iran yang berusia di bawah 30 yang menjadikan prostitusi suatu masalah di Iran. Banyak dari wanita itu yang terpaksa melakukannya karena kemiskinan dan karena ketakutan akan perceraian, banyak dari gadis-gadis itu yang kabur ketika dipaksa untuk melakukan kawin kontrak. –

– Iran juga memiliki permasalah besar soal narkoba. Menurut pemerintah Iran, terdapat lebih dari 1,2 juta pecandu narkoba, dengan tingkat HIV yang naik. Alkohol tersedia secara luas dan jika seseorang tidak menjadi pecandu kokain maka dia kemungkinan besar ketagihan alkohol. Sepupu saya sendiri meninggal karena tabrakan mobil ketika dia menyetir sambil mabuk, sementara yang lainnya benar-benar menghasilkan alkohol. –

Pada saat saya di Iran menunjukkan bahwa rakyat Iran gagal terlalu sering gagal dikarenakan oleh pemerintahan mereka yang menjajikan dunia tapi tidak memberikannya. Saat ini, otoritas agama di Iran telah gagal baik secara sosial maupun ekonomi, suatu permasalahan revolusi yang gagal untuk diperbaiki, dan pada saat ini telah diadopsi oleh para reformis.

Kemenangan yang besar oleh Mohammed Khatami, pada tahun 1997 adalah yang yang pertama kali terjadi dimana kaum reformis mampu mencapai kekuasaan. Sejak itu sangat aktif pendukung perubahan gerakan telah memperoleh momentum dan digunakan slogan reformasi untuk panggilan untuk terlibat dengan Barat dan nilai-nilai Barat dalam bentuk kebebasan dan demokrasi. Agama pemisahan agama dari kehidupan publik yang lebih besar dalam permintaan dari reformists yang bekerja keras untuk mempromosikan ide-ide mereka melalui berbagai jenis media seperti internet blog dan surat kabar.

Banyak pemuda yang dilahirkan setelah 1979 menyaksikan kegagalan revolusi dalam usaha balas dendam melawan pemerintahan ‘Islam’ yang opresif dan berpaling ke Barat untuk mencapai kemajuan dan solusi, di mana mereka merasa bahwa penegakkan Islam dan bahkan Islam itu sendiri dalam beberapa hal, telah membuat mereka gagal.

– Iran tidak mewakili Islam, dalam perjalanan saya menemukan bahwa menjadi percampuran beragam hal, sementara masyarakat Iran tenggelam dalam lautan kokain dan alkohol. Saya tidak terkejut ketika demonstrasi besar-besaran mengguncang Teheran ketika hasil pemilu diumumkan. Mahmoud Ahmadinejad melambangkan kegagalan kaum konservatif yang tidak dapat membangun perekonomian. Masyarakat Iran menjadi terpolarisasi, dimana kaum kelas menengah yang berpendidikan memuja Barat, sementara kaum miskin walaupun mereka Islami tapi tidak dapat memahami bagaimana teks-teks Islam mampu menangani masalah-masalah modern. Kebingungan ini menyebabkan banyak orang menyimpulkan bahwa Islam adalah sumber masalah. –

Dalam beberapa hal, Iran tidak selaras dengan kenyataan dalam masyarakat muslimi yang lebih luas, sementara sebagian besar dunia muslim kembali ke Islam, dan berusaha untuk memahami solusi-solusinya dan seruan bagi penegakkan kembali Khilafah dan penyatuan kembali dengan negara-negara Muslim lainnya. Banyak orang Iran yang percaya bahwa mereka hidup di bawah Islam dan hal ini merupakan suatu kegagalan besar. Namun dalam kenyataannya selain dalam beberapa aturan, Islam tidak pernah diterapkan. Yang sebenarnya terjadi adalah Retorika Islam Iran, kenyataan dari pemerintahan, ekonomi dan dan kehakiman tidaklah Islami sama sekali. Ayatollah Khomeini wilayat al Faqhi tetap sebagaimana tertulis dalam buku-buku dan politik pragmatis adalah aturan dari revolusi nya.

:: IRAN & AMERIKA JADI JALUR SINDIKAT NARKOBA

== Delapan Wanita Iran Jadi Kurir Narkoba, Shabu Senilai Ratusan Miliar Disita ==

SURYA, 22 Oktober 2009

Sindikat narkoba Internasional di Indonesia tidak lagi memanfaatkan jasa kurir asal Nigeria dan Africa. Mereka kini memakai jasa kurir dari negara lain seperti Iran dan Amerika.

Terungkapnya jaringan baru ini setelah pihak Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Bareskrim Polri Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pihak Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta secara terpisah membekuk sejumlah warga asing, kebanyakan dari Iran dengan barang bukti psikotropika golongan I jenis shabu-shabu.

Dari sejumlah warga asing yang ditangkap itu, delapan orang diantaranya wanita berkerudung asal Iran. Para wanita Iran ini diciduk tak lama setelah turun dari pesawat di Bandara Soekarno Hatta.
Kedelapan wanita Iran itu diantaranya Khosravian Zohdeh Sadat (49), Rani Delkesh (40), Joudi Mitra Sadat (24), Karimpov Rardestani Roushani (55), Maryam Babei Sayad (35), dan Fatemeh Arabali Dousti binti Hasan (45).

– “Kami melihat ada perubahan yang signifikan. Kurir Afrika dan Nigeria sekarang sudah banyak yang tertangkap. Sindikat sudah tidak menggunakan lagi orang-orang mereka. Yang jelas ini menjadi perhatian serius kami,” ucap Irjen Pol Dikdik Mulyana Arif, Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri dalam jumpa pers di Gedung BNN Jakarta Timur, Rabu (21/10) siang. –

Penangkapan delapan wanita Iran ini berawal dari tertangkapnya tiga warga Iran, dua diantaranya wanita, masing-masing Moradiojagh Shazdeh dan Kaheh Mahnaz Sadat, serta seorang pria Mohammad Reza Nezafat. Ketiganya sebagai penumpang Malaysia Air Service dengan penerbangan MH-721, Senin (19/10) sekitar pukul 15.30.

Ketiganya kedapatan membawa dua koper berisi shabu-shabu. Masing-masing sembilan bungkus seberat 5.832 gram dan enam bungkus shabu seberat 4.040 gram. Setengah jam kemudian, jam 16.00, petugas menangkap kembali empat wanita Iran dengan barang bukti yang sama.
Keempat wanita itu Khosravian Zohdeh, Rani, Joudi, dan Karimpov.

Mereka penumpang Emirates Air Lines dengan nomor penerbangan EK-356. Barang bukti yang disita empat koper berisi shabu-shabu dengan berat total 16.920 gram. Sejam kemudian dua wanita Iran lainnya yakni Maryam dan Fatemeh dibekuk. Kedua penumpang Qatar Air Lines ini membawa cairan dala botol yang diduga shabu cair.

Jumlah barang bukti yang disita di bandara Soekarno Hatta sebanyak 32.909 gram shabu-shabu dan 17.400 mililiter shabu cair. Jika dinilai dalam rupiah, maka barang bukti yang disita senilai Rp 49 miliar lebih. Dari tertangkapnya delapan wanita yang tergabung dalam jaringan kurir shabu-shabu, maka dapat diselamatkan calon pengguna sebanyak 131.636 orang.

– Dibekuk di Apartemen –

Sementara itu pihak Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Bareskrim Polri meringkus dua pria warga asing masing-masing Frank Amado (35), warga Amerika, dan Peyman bin Azizallah alias Sorena (40), warga negara Iran. Dari keduanya polisi menyita barang bukti 5.668 gram shabu-shabu.

Dikatakan Dikdik, keduanya sudah beberapa kali memasukan shabu-shabu ke Indonesia. Upah yang mereka terima untuk sekali antar sebesar 5.000 dolar Amerika. Supaya tidak terendus polisi, keduanya menggunakan cara unik, misalnya bergaya dengan bercelana pendek supaya disangka turis.

“Kami hitung dalam gram. Jika satu gram shabu-shabu itu dijual Rp 1,7 juta berarti nilai rupiah dari barang bukti yang kami sita mencapai Rp 9,5 miliar. Bila dibandingkan dengan resiko yang terjadi, maka setiap gram shabu-shabu bisa meracuni lima orang pengguna. Nah, dengan kami menyita 5.668 gram shabu-shabu itu, maka kami berhasil menyelamatkan 28.400 orang pengguna narkoba,” papar Dikdik.

Kepada polisi, Peyman mengaku sudah enam kali memasukan shabu-shabu ke Indonesia. Barang menyesatkan itu diakui Peyman berasal dari Thailand. Agar tidak terendus incaran polisi, tersangka yang mengaku bekerja di web design dan guru ini selalu berpindah-pindah tempat tinggalnya.

Dikdik mengatakan pihaknya masih menyelidiki apakah delapan wanita Iran yang ditangkap di Bandara Soekarno Hatta ini satu kelompok dengan dua tersangka warga asing yang ditangkap di Apartemen Park Royal kamar 0331 Jakarta Pusat. “Untuk saat ini kami belum melihat adanya link diantara mereka…kami masih menyelidikinya,” tutur Dikdik. (ded)

== 10 WN Iran selundupkan Sabu2 senilai Rp 184 Miliar ==

INILAH.COM, 18 November 2009

Jakarta – Petugas pengawasan dan pelayanan bea cukai di tipe madya Bandara Soekarno Hatta dalam dua hari mengagalkan penyelundupan narkoba berjenis sabu senilai 184, 121 miliar.

Kepala Kantor PPBC, Bahaduri Wijayanta, Rabu (21/10), mengatakan pihaknya mengamankan 10 tersangka yang berwarga negaraan Iran. 8 diantaranya adalah wanita. Ironisnya lagi, enam diantara 8 wanita tersebut mengenakan jilbab.

Dijelaskannya, awalnya Senin 19 Oktober 2009 sekitar pukul 15.05 WIB petugas mengamankan 3 WN Iran, masing-masing berinisial MRN, KMS, dan MS yang tiba dengan pesawat Malaysia Airlines MH 721. Dari tangan ketiganya, ditemukan 15 bungkus sabu dengan berat 9872 gram yang disembunyi dalam 15 bungkus di kemasan makanan jadi. “Estimasinya senilai 21, 718 miliar,” ujarnya.

Hanya berselang 3 menit kemudian, petugas kembali 4 warga negara Iran yang berinisial KZS, KR, JMS, ID. Keempatnya tiba di Jakarta dengan pesawat Emirat Air EK 356 tujuan Damaskus, Dubai, dan Jakarta.

Dari keempat tersangka tersebut ditemukan 16.980 gram sabu berbentuk kristal dengan perkiraan nilai Rp 37, 356 miliar. serupa dengan kelompok pertama, keempat tersangka menyembunyikan barang haram tersebut ke dalam kemasan makanan jadi.

Sekitar pukul 16.39 WIB, lagi-lagi petugas menangkap 2 warga negara Iran berinisial PAD, MBB, yang baru saja turun dari Qatar Airlines QR 638. Berbeda dengan kelompok sebelumnya, barang bukti sabu cair seberat 17.500 mililiter dengan nilai 33 miliar disembunyi dalam kemasan sampo.

Keesokan harinya, Selasa 20 Oktober 2009, tepatnya sekitar pukul 16.39 WIB, seorang WN Iran berinisal JV dibekuk petugas, berikut barang bukti 26.852 gram sabu berbentuk kristal dan 17.500 mililiter sabu cair, dengan perkiraan nilai jual 92,47 miliar.

Para tersangka yang kedapat psikotropika golongan II tersebut dijerat UU no 5 tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda 300 juta rupiah. “Mereka akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Mabes Polri,” ujar Anwar.

Sementara Humas Bea Cukai R Evi Suhartianto mengatakan kelompok ini berbeda jaringan. Petugas sedang mendalami kemungkinan mereka saling berkaitan. [bar]

== 7 WN Iran Penyelundup 476 Kapsul Sabu-sabu Diancam Hukuman Mati ==

Gede Suardana – detikNews (detik.com), 12 Desember 2009

Jakarta – Sebanyak tujuh tersangka WN Iran penyelundup 476 kapsul sabu-sabu yang disimpan di dalam perut diancam hukuman mati. Para tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 dan pasal 113 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Demikian disampaikan Kapolda Bali Irjen Polisi Sutisna kepada wartawan di Mapolda Bali, Jumat (11/12/2009) malam.

Sebelumnya, Polda Bali berhasil mengeluarkan sebanyak 476 kapsul sabu-sabu dari semua tersangka. Hasil uji laboratorium menyebutkan serbuk yang ada dalam kapsul mengandung 99 persen zat metamphetamine.

Sutisna mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan badan antinarkotika AS atau DEA (Drug Enforcement Administration) untuk turut membantu mengungkap sindikat kejahatan transnasional tersebut. Sebelumnya, Polda Bali kembali berhasil mengeluarkan 105 butir kapsul dari perut tiga tersangka, yaitu Masoud Soltani Nabizadeh, Saeid Soltani Nabizadeh dan Mohsen Mohammad Argasi. Namun, polisi kesulitan melakukan penyidikan karena tersangka hanya bisa berbahasa Persia.

Penerjemah bahasa Arab tak mampu membantu upaya interogasi para tersangka. Para tersangka diciduk saat tiba di Bandara Ngurah Rai dengan pesawat Qatar Airways nomor penerbangan QR-624. (gds/ape)

== 580 Kapsul Sabu Milik 7 WN Iran Mencapai 4,5 Kg ==

Gede Suardana – detikNews (detik.com), 16 Desember 2009

Jakarta – Tujuh WN Iran menyelundupkan 580 butir sabu-sabu kemasan kapsul ke Bali. Narkoba yang disimpan di dalam perut itu beratnya mencapai 4,5 kg.

“Jumlahnya tidak akan bertambah lagi karena sudah tidak ditemukan kapsul dalam masing-masing perut tersangka,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar kepada wartawan di Mapolda Bali, Jalan WR Supratman, Rabu(16/12/2009).

Namun, Polda Bali masih akan melakukan pemindaian untuk memastikan perut para tersangka telah kosong. Para tersangka yang bekerja sebagai sopir taxi di Iran ini adalah Daryoush Omid Ali, Bahman Mirzaei, Mehdi Alinejad Golestan, Alireza
Safarkhanloo, Saeid Soltani Nabizadeh, Masoud Soltani
Nabizadeh dan Mohsen Mohammad Argasi.

Mereka tertarik menjadi kurir sabu-sabu ke Indonesia karena tergiur upah sebesar 1.300 dollar AS per orang.

Untuk memperlancar proses penyidikan, Polda Bali mendatangkan penerjemah bahasa Persia. Polda Bali juga dibantu oleh badan anti narkotika AS atau DEA (Drug Enforcement Administration). Penyidikan oleh DEA bertujuan mengidentifikasi asal obat-obatan terlarang serta proses penyelundupannya.

“DEA berusaha mencari keterkaitan tersangka WN Iran yang dibekuk di Bali dengan yang tertangkap Jakarta dari bahan baku sabu-sabu tersebut,” ujarnya.

Diketahui, tersangka dibekuk petugas bea cukai saat mendarat dengan pesawat Qatar Airways di Bandara Ngurah Rai pada pekan lalu. Mereka dijerat dengan hukuman mati. (gds/gus)

:: IRAN TENGGELAM DALAM LAUTAN NARKOBA

== 130 Ribu Warga Iran Pecandu Obat Bius ==

Kapanlagi.com, 16 November 2009

Sekitar 130.000 orang di Iran menjadi pecandu obat bius tiap tahun, kata kepala polisi Iran, yang mengakui skala masalahnya bagi negara di rute penting perdagangan gelap heroin itu.

Dalam komentar yang dipublikasikan Ahad, Esmail Ahmadi-Moghaddam, yang juga kepala badan anti-narkotika Iran, menyatakan sekitar 930.000 orang di negara dari 70 juta orang itu kecanduan heroin dan opium, jumlah tersebut akan meningkat menjadi 1 juta jika obat bius lainnya dimasukkan.

Iran berada di rute transit penting bagi narkotika yang diselundupkan dari tetangganya Afghanistan, yang memproduksi lebih dari 90% dari pasokan opium dunia, ke Barat dan tempat lainnya.

Bulan lalu, laporan PBB mengatakan pohon opium yang ditanam di Afghanistan memanaskan pasar heroin dan opium senilai 65 miliar dolar yang memulai 15 juta pecandu, dengan Eropa, Rusia dan Iran mengkonsumsi separuh dari pasokan itu.

“Berdasarkan pada perkiraan kami, rata-rata 130.000 orang baru masuk putaran kecanduan obat bius setiap tahun berdasar basis permanen dan temporer,” kata Ahmadi-Moghaddam seperti yang dikutip oleh surat kabar Hambastegi.

Ahmadi-Moghaddam juga memperkirakan bahwa sekitar 500.000 orang telah dirawat dan direhabilitasi selama periode enam tahun.

Pengadilan Iran telah meningkatkan perjuangannya melawan perdagangan obat bius tapi sebagian besar dari “mafia narkotika” bermarkas di luar negara itu, ia menambahkan.

“Para raja obat bius itu menjalankan urusan bisnis mereka tiap hari melalui para anggota geng rendahan obat bius dari luar negeri,” ujar Ahamdi-Moghaddam, yang berbicara pada konferensi perawatan kecanduan obat bius.

Iran memperoleh pujian dari badan kriminal PBB karena upayanya untuk mengekang penyelundupan heroin dan menjauhkannya dari jalanan Barat. Pada 1990-an, Iran mulai membangun rintangan fisik untuk membuat lebih sulit masuknya narkotika ke negara itu.

Lebih dari 3.700 personil keamanan Iran telah tewas dalam memerangi penyelundup obat bius sejak revolusi Iran 1979. Pelaku perdagangan gelap obat bius dapat dihukum mati di negara Islam itu (ant/bee)

== Jumlah Pecandu Narkoba Iran Meningkat ==

INILAH.COM, 16 November 2009

Meski negara Islam, bukan berarti Iran tak punya masalah dengan pecandu narkoba. Laporan terakhir bahkan menyebutkan ada 130 ribu pecandu baru setiap tahunnya. Wew!

“Sekitar 130 ribu orang di Iran menjadi pecandu obat bius setiap tahunnya. Sebanyak 930 ribu dari 70 juta penduduk kecanduan heroin dan opium. Jumlah tersebut akan meningkat jadi 1 juta jika obat bius lainnya dimasukkan,” papar Kepala Kepolisian Iran, Esmail Ahmadi-Moghaddam, seperti dikutip Reuters, Senin (16/11).

Iran berada di rute transit penting narkotika yang diselundupkan dari tetangganya, Afghanistan, yang memproduksi lebih dari 90% pasokan opium dunia, ke Barat dan tempat lainnya. Bulan lalu, laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pohon-pohon opium Afghanistan menghasilkan 65 miliar dolar yang cukup untuk 15 juta pecandu.

Eropa, Rusia dan Iran mengkonsumsi separuh dari pasokan itu. Ahmadi-Moghaddam juga memperkirakan bahwa sekitar 500.000 orang telah dirawat dan direhabilitasi selama periode enam tahun. Meski pengadilan Iran meningkatkan perjuangannya, sebagian besar mafia narkotika bermarkas di luar negari.

“Para raja obat bius menjalankan urusan bisnis mereka tiap hari melalui para anggota geng rendahan obat bius dari luar negeri,” lanjutnya.

Iran memperoleh pujian dari badan kriminal PBB karena upayanya untuk mengekang penyelundupan heroin dan menjauhkannya dari jalanan Barat. Pada 1990-an, Iran mulai membangun rintangan fisik untuk membuat lebih sulit masuknya narkotika ke negara itu.

Lebih dari 3.700 personil keamanan Iran telah tewas dalam memerangi penyelundup obat bius sejak revolusi Iran 1979. Pelaku perdagangan gelap obat bius dapat dihukum mati di negara Islam itu. [*/vin]

:: IRAN BERGELUT DENGAN AIDS

Wakil menteri kesehatan Iran, Ali Sayyari mengatakan bahwa jumlah penderita virus HIV di Iran saat ini lebih dari 15.000 orang, enam kali lebih besar dibanding jumlah penderita HIV lima tahun lalu. Sayyari mengatakan pada BBC bahwa legalisasi nikah mut’ah mempersulit pemberantasan HIV karena Undang-undang yang memperbolehkan laki-laki untuk berganti ganti pasangan telah berperan serta dalam penyebaran penyakit kelamin, termasuk AIDS.

Jumlah warga yang meninggal akibat retrovirus yang menyerang kekebalan tubuh tersebut mencapai 1.700 orang. Menurut deputi Menkes Moayed Alavian, penyebab tertinggi HIV/AIDS itu adalah Narkoba. “Jika tidak segera diambil langkah nyata, retrovirus mematikan itu akan menyebar dengan sangat cepat di Iran. Mungkin, pada akhir tahun Iran, Maret 2008 nanti, jumlah pengidapnya telah mencapai angka 100.000,” katanya

== Kasus dokter Iran bersaudara ==

Iran telah memvonis 15 tahun penjara terhadap seorang aktivis yang mengetuai suatu perhimpunan akademisi, media massa setempat melaporkan, Selasa.

“Mostafa Alavi divonis 15 tahun penjara, tulis surat kabar Kargozaran tanpa menjelaskan tentang tuduhan atau peradilannya.

Menurut beberapa pemberitaan di laman internet, Alavi adalah seorang doktor dan peneliti, yang mengetuai sebuah organisasi non-pemerintah bernama “Perhimpunan Elit Iran” yang berupaya memperkuat interaksi antara pusat-pusat pendidikan Iran dan akademi global.

Ia dilaporkan ditangkap sejak Maret 2007 dan mulai dihadapkan ke pengadilan pada Januari 2008, ketika ia dihukum dua tahun penjara karena mendirikan kelompok ilegal.

Iran pada Juni menangkap dua doktor, yang diketahui memfokuskan penelitian mereka mengenai HIV/AIDS, karena dituduh bersekongkol melakukan “revolusi beludru.”

Perancis selaku presiden Eropa telah menyerukan Iran untuk membebaskan dua bersaudara itu, Arash and Kamiar Alaei, yang telah bekerja beberapa tahun untuk pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS di Iran dan internasional.

– Penundaan Keputusan Pengadilan terhadap Dokter yang Bekerja untuk Mengatasi HIV-AIDS –

Iran pada hari Rabu menunda keputusan pengadilan terhadap kakak beradik Arash Alaei dan Kamiar Alaei, 2 dokter iran yang melaksanakan program pencegahan dan pengobatan HIV pertama di Iran.

Kakak beradik tersebut ditahan di penjara ibukota Tehran sejak juni 2008 dengan tuduhan konspirasi menggulingkan pemerintahan.

Pihak Prosekutor menutup kasus terhadap para dokter ini mengikuti persidangan 1-hari di Pengadilan Revolusioner Tehran pada 31 Desember 2008.

Dalam pernyataan bulan Agustus 2008 dikatakan bahwa kakak beradik Alaei berusaha merekrut dan melatih orang untuk menjatuhkan pemerintah Iran.

Kakak beradik Alaei terlibat dalam perkumpulan organisasi HIV yang telah mendapat perhatian dari LSM-LSM domestik dan internasional, selain itu mereka melakukan perekrutan orang-orang untuk bepergian keluar negeri dengan tujuan melatih mereka merobohkan sistem.

Organisasi telah mengatakan bahwa tuduhan tersebut salah, bermotif politik dan berdasarkan kehadiran mereka pada konferensi-konferensi HIV-AIDS internasional.

Lebih dari 4,000 orang dari 85 negara telah menandatangani petisi online untuk kebebasaan Alaei bersaudara di iranfreethedocs.org.

:: OPERASI GANTI KELAMIN LEGAL????

== Operasi Ganti Kelamin Mengubah Nasib Mereka ==

Kompas, 26 Februari 2008

HUBUNGAN asmara antarsesama jenis kelamin (homoseks) merupakan hal yang sangat dilarang di Iran, namun negara ini tidak mengharamkan operasi ganti kelamin. Alhasil, praktik operasi ganti kelamin pun banyak dijalani para pria untuk mengubah nasib mereka.

Salah satu yang bersikeras memilih jalan itu adalah Ali Askar (24). Meskipun mendapat ancaman pembunuhan dari ayahnya, Askar tetap pada keputusannya mengganti status menjadi seorang perempuan.

¨Ayah mau membunuh saya. Ia tetap meminta saya untuk pulang, dengan begitu ia bisa membunuh saya. Ia menyimpan racun tikus pada teh yang akan saya minum,” ujarnya.

Askar, yang kini telah berganti nama menjadi Negar, mengatakan bahwa ia sebenarnya tak mau dioperasi jika saja tidak hidup di Iran.

¨Jika tak harus dioperasi, saya tidak akan melakukannya. Saya tak mau menyentuh apa yang telah diciptakan Tuhan,” ungkap Negar.

Namun dalam kehidupannya sebagai pria bernama Ali, Negar mengaku tidak memiliki identitas. Ia tak bisa bekerja sama dengan sesama pria karena mereka kerap melakukan pelecehan dan seringkali memperolok di depan umum. Sementara itu, Negar pun belum bisa bergaul dengan para wanita karena secara resmi a bukanlah kaum Hawa.

¨Saya adalah warga Iran, saya ingin hidup di sini dan masyarakat di sini mengatakan Anda harus memilih antara pria atau wanita,’ ungkapnya.

— Di Iran sendiri, perubahan jenis kelamin dizinkan sejak Ayatollah Khomeini, pemimpin spritual revolusi Islam pada 1979, mengeluarkan sebuah fatwa sejak 25 tahun lalu khusus bagi mereka yang didiagnosa atau dinyatakan sebagai transseksual atau banci.–

— Di masa sekarang, Iran tercatat sebagai salah satu negara yang paling banyak melakukan praktik operasi ganti kelamin setelah Thailand. —

— Pemerintah bahkan menyediakan bantuan finansial yang mencapai setengah dari biaya operasi bagi mereka yang membutuhkan. Prosedur ganti kelamin ini bisa dilakukan jika warga memiliki akte kelahiran yang menyatakan status transseksual. —

¨Islam punya obat untuk mereka yang menderita kelainan ini. Jika mereka ingin mengubah jenis kelaminnya. jalannya terbuka,¨ ungkap Hajatol Islam Muhammad Mehdi Kariminia, ulama yang bertanggung jawab atas penetapan kembali status gender.

Ia mengatakan, sebuah tindakan operasi tidak lebih dari sekedar dosa seperti halnya mengubah gandum menjadi terigu kemudian menjadi roti.
Namun operasi lain halnya dengan homoseksualitas, yang jelas-jelas akan diganjar dengan hukuman mati.

¨Diskusi ini secara fundamental terpisah dari diskusi mengenai homoseksual. Sama sekali tidak berhubungan. Homoseks adalah melakukan sesuatu yang tidak alami dan melawan agama,”ungkap Kariminia.

¨Sudah jelas disebutkan dalam hukum Islam bahwa perilaku seperti itu tidak diperkenankan sebab mengganggu kehidupan sosial,” tegasnya.

– Operasi Ganti Kelamin –

Salah seorang dokter ahli yang terkemuka dalam hal operasi kelamin di Iran adalah Dr Mir-Jalali. Dokter lulusan Prancis itu mengklaim telah melakukan operasi ganti kelamin sebanyak 450 kali dalam 12 tahun terakhir.

Banyak dari pasien Mir-Jalali yang sebelum dioperasi merasa kebingungan karena mereka tidak cocok dengan kehidupannya. Lalu mereka melihat Dr Mir-Jalali sebagai penyelamat.

¨Para transseksual merasa bahwa tubuh mereka tak cocok dengan apa yang mereka rasakan. Apapun yang mereka lakukan, konsultasi psikiater, obat-obatan, penjara, hukumn, tidak ada yang bisa menolong,”ujarnya.

Salah seorang pasien lain, Anoosh (21) sebelum dioperasi mengaku sangat tidak bahagia. Ia merasa tertekan untuk meninggalkan sekolah karena sifat dan perilaku feminin-nya yang menonjol.

¨Saya ingin hidup seperti kebanyakan orang, seperti laki-laki lain atau wanita lain. Tujuan saya sangat sederhana yakni mencari identitas diri saya,” terangnya.

Seperti kebanyakan remaja pria di Iran, Anoosh harus menerima identitasnya sesuai dengan keinginan keluarga, komunitas dan budaya. Dia mengaku berulangkali mendapat pelecehan , penangkapan dan ancaman dari Polisi Moral Iran sebelum berganti kelamin.

Pacar laki-lakinya juga mendorong Anoosh untuk melakukan operasi kelamin karena 90 persen orang yang ditemui di jalan kerap memaki-makinya dengan kata-kata menyakitkan.

¨Ketika ia berjalan dengan pakaian wanita dan berpenampilan wanita, akan mudah bagi saya untuk menganggapnya sebagai wanita. Itu membuat hubungan kami menjadi lebih baik.

Sementara itu Ibu Anoosh, Shahin, mendukung apa yang telah dilakukan anaknya. Ia menggantungkan harapan yang besar pada anaknya.

¨Anakku adalah bintang dalam keluarga, saya memperhitungkan dia menjadi sesuatu yang lain daripada ini,”terang Shahin.

Sementara itu, pembuat film dokumenter Tanaz Eshagian yang menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk merekam fenomena Anoosh, Ali dan transseksual lainnya di Iran, mengatakan bahwa salah satu faktor yang memicu banyaknya pria menjalani operasi kelamin adalah upaya untuk menghindari rasa malu.

¨Jika Anda seorang pria yang cenderungan kewanitaan, masyarakat tidak melihat itu sebagai suatu hal yang alami atau genetik, namun melihatnya sebagai seseorang yang secara sadar berperilaku kotor,¨ ujaar Tanaz.

Padahal ketika seseorang didiagnosa sebagai transeksual, maka itu bisa dijelaskan dari sisi medis bukannya moral. Ketika seorang dokter membuat diagnosa dan sebuah operasi dalam saluran, pasien transseksual juga bisa memperoleh izin dari pejabat pemerintah lokal untuk mengganti penampilannya termasuk jenis pakaian.

Ali Askar, yang kini berubah nama menjadi Negar, mengaku sempat mengalami depresi pada awal-awal setelah operasi. ¨Namun sekarang saya seperti dilahirkan kembali dan berada di dunia baru,”ujarnya.

Sementara itu Anoosh, yang mengganti namanya menjadi Anahita, melihat sisi yang lebih positif dari apa yang telah ditempuhnya.

¨Sekarang ketika seseorang tertarik pada saya, ini karena menganggap saya sebagai perempuan,” ungkap Anoosh yang sudah bertunangan dengan pacarnya.

¨Seorang laki-laki selalu menikah dan meninggalkan ibunya, namun seorang perempuan selalu tinggal, perempuan selalu menjadi milik keluarga dan tak pernah pergi. Sekarang saya tidak akan mengalami kesedihan yang terjadi ketika seorang lelaki pergi. Saya selalu ingin menjadi anak perempuan dan saya kira inilah hadiah yang diberikan Tuhan yang akhirnya saya dapatkan,”tutur Anoosh alias Anahita.

:: SIAPAKAH KHOMEINI

ayatullah khomeini & kembarannya sean connery keturunan inggris

Di sini kita hanya melihat sisi-sisi seorang Khomeini dari sejumlah pandangan, sikapnya, dan juga tulisan-tulisannya. Inilah di antaranya:

== Menindas Ayatollah Hasan Thabathab ==

Khomeini merupakan tokoh pencetus teori “walayatul faqih” di mana banyak orang beranggapan teori ini berasal dari Syiah Imamiyah, suatu aliran Syiah yang dipegang mayoritas rakyat Iran. Namun sesungguhnya teori ini tidak sama dengan aliran Syiah Imamiyah. Karena menentang teori ini, maka Ayatollah Hasan Thabathab yang tinggal di Qum diperangi oleh Khomeini, seperti dilarang menggunakan pesawat telepon, dilarang menemui sahabatnya, saluran air dan listrik ke rumahnya di putus, juga tidak boleh menjalani pengobatan di rumah sakit jika dia menderita sakit.

Hasan Thabathab menentang teori “Khomeinism” ini yang dianggapnya dapat menjadikan Khomeini seorang diktatur, sebagai wali Allah. Saya tidak dapat menerima hal itu. Itu merupakan penunggangan aliran Syiah dan kediktatoran tidak ada dalam agama ini. ”

“Saya berpesan kepada semua ulama dan para cendekiawan bahwa segala apa yang terjadi di Iran dengan ‘Revolusi Islam’nya sebenarnya tidak ada kaitannya dengan agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, dan malah banyak bertentangan dengan nash-nash Qur’an yang sampai pada kita. Apa yang diperbuat Khomeini dengan pejabat-pejabatnya sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Islam, ” tandas Ayatollah Hasan Thabathab (Naqdu Walayatil Faqih-Muhammad Maalullah, hal 27 & 28, 30 & 31)

== Dikecam Dr. Musa Al-Musavi ==

Teori ‘Khomeinisme” atau “Walayatul faqih” juga mendapat kecaman dari Dr. Musa Al-Musavi, seorang cendekiawan Syiah Iran. Musavi berpendapat, “Walayatul faqih adalah satu bid’ah yang meyakini bahwa penguasa-penguasa merupakan wakil-wakil Imam Mahdi di zaman Ghaibah Kubra (Keghaiban Besar). Ide ini sesungguhnya berasal dari pemikiran huluhiyyah (inkarnasi) yang terdapat dalam dogma Kristiani yang meyakini bahwa Allah telah menjelma di dalam diri Al-Masih dan Al-Masih pula telah menjelma di dalam Paus. ”

Dr. Musavi juga mengatakan, “Konsep walayatul faqih bertentangan dengan nash al-Quran dan barangsiapa secara sengaja dan jelas menentang nash Allah, maka dia telah keluar dari Islam. ” (hal 73)

== Membunuh Gurunya sendiri ==

Sementara Ayatollah Syariat Madari, guru Khomeini yang telah menganugerahkan istilah “Ayatollah” kepada Khomeini, di mana beliau juga seorang tokoh ulama Syiah yang ternama, ternyata juga menentang konsep yang diusung Khomeini. Akibatnya, setelah berkuasa, Khomeini mengirimkan 10. 000 tentaranya (!) untuk menyerang dan membunuh gurunya ini. Ayatollah Syariat Madari sependapat dengan ulama Syiah Iran lainnya yang membatasi kekuasaan faqih dalam bidang-bidang tertentu saja dan sama sekali tidak bisa mengklaim sebagai wakil dari Ratu Adil atau Imam Mahdi. (Dr. Musa Al-Musavi-At Tsauratuu Al-Baaisah, hal. 51),

Walayatul faqih secara ringkas berarti bahwa seorang penguasa yang faqih bertindak sebagai wakil dari Imam Mahdi dalam memerintah rakyatnya yang sudah putus asa karena Imam Mahdi yang sejati tidak dating-datang juga. Jadi menurut konsep yang juga dikenal sebagai ‘Khomeinisme’ ini, seorang penguasa merupakan seorang ‘pejabat pelaksana’ Imam Mahdi (Khomeini, Al-Hukumah Al-Islamiyah, hal 74).
Konsep inilah yang ditentang banyak ulama Syiah Iran sendiri. Menurut Syiah, setiap negara yang ditegakkan sebelum kemunculan Imam Mahdi adalah tidak sah walau pemimpinnya berada di atas jalan yang benar. Al-Kulaini meriwayatkan dari Abi Bashir dari Abi Abdillah (Jaafar Shadiq) bahawa beliau berkata, “Setiap orang yang menjulang bendera sebelum Qaaim (Al-Mahdi) adalah taghut yang disembah selain dari Allah SWT. ” (Ar Raudhah Min Al-Kafi, hal 295). Jadi, menurut ulama Syiah ini, Khomeini adalah thagut.

Ini dkuatkan oleh pensyarah kitab Al-Kafi, Maula Muhammad Soleh Al-Maazan Daraani (wafat 1080 H) di dalam syarahnya terhadap kitab Al-Kafi yang dianggap sebagai syarah Al-Kafi yang muktamad menyebutkan bahawa, “walaupun orang yang memimpinnya itu menyeru kepada kebenaran” (Syarah Al-Kafi, jilid 2, hal 371)

== Khomeinisme ==

Ajaran dan`trend’ yang dibawa Khomeini merupakan satu pecahan baru dari aliran Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah. Sebab itu dinamakan “Khomeinism”. Namun walau demikian, secara keseluruhan, Khomeini tetap berpegang teguh dengan aqidah dan ajaran Syiah yang diterima di kalangan Syiah Imamiyyah Itsna Asyariyyah secara turun temurun. Tidak ada perbedaan aqidah dan ajaran Syiah antara Khomeini dengan yang lainnya. Hanya saja, Khomeini telah membawa konsep taqqiyah (berbohong demi kepentingannya) dengan seluas-luasnya sampai ke peringkat negara dan politik internasional.

Selain taqiyyah, Syiah Imamiyah juga meyakini secara akidah bahwa para Imam Dua Belas itu manusia yang maksum (terpelihara dari dosa besar dan kecil), sederajat dengan Rasulullah SAW. Khomeini berkata, ” Kita tidak dapat menggambarkan para Imam itu lupa dan lalai. ” (Al-hukumah Al-Islamiyyah, hal 91)

Syiah juga percaya bahwa al-Quran yang ada sekarang ini telah diselewengkan oleh para Shahabat Nabi selain Imam Ali r. A.). Ni`matullah Al-Jazaairi di dalam kitabnya Al-Anwar An Nu`maniyyah mengatakan “Sesungguhnya Al-Quran sebagaimana telah diturunkan tidaklah ditulis kecuali oleh Amirul Mukminin (Alia. A. S.) dengan wasiat daripada Nabi s. A. W. Maka selepas kewafatan Rasulullah s. A. W. Sayyidina Ali sibuk mengumpulkannya selama enam bulan. Setelah dia mengumpulkannya seperti ia diturunkan (kepada Rasulullah s. A. W.) dia lalu membawa Al-Quran itu kepada orang-orang yang telah berlaku curang setelah kewafatan Rasulullah s. A. W. (maksudnya Abu Bakar r. A., Umar r. A., dan Ustman r. A. (Al-Anwar An Nu’maniyyah jilid 2, hal 360).

Dalam bukunya “Kasyful Asrar” (hal 114) Khomeini secara implisit mengatakan bahwa al-Qur’an yang ada sekarang telah diselewengkan karena tidak memuat nama para Imam Dua Belas. “Abu Bakar dan Umar telah banyak menyalahi hukum-hukum Allah. Mereka berdua telah banyak mempermainkan hukum-hukum Tuhan. Mereka telah menghalalkan dan mengharamkan dari pihak diri-sendiri. Mereka berdua telah melakukan kezaliman terhadap Fatimah dan anak cucunya” (Kasyful Asrar, hal 110).

Khomeini juga merupakan salah satu dari enam ulama Syiah yang telah mensahkan dan merestui kitab “Tuhfatul Awam” yang mengandungi doa supaya Allah melaknat Sayyidina Abu Bakar, Sayyidina Umar, dan pengikut-pengikutnya. Doa itu antara lain berbunyi: “Ya Allah! Laknatilah dua berhala quraisy, dua jiblnya, dua taghutnya, dua orang yang malang dari kalangan mereka, dan dua orang anak perempuan mereka. Mereka berdua telah melanggar perintahMu, mengingkari wahyuMu, menolak kurniaanMu, dan durhaka kepada RasulMu. Mereka berdua telah mengubah agamaMU dan menyelewengkan KitabMu, mereka berdua telah menyintai musuh-musuhMu, menolak nikmat-nikmatMu dan telah menghentikan hukum-hukumMu ……. ”dan seterusnya. Dua orang itu adalah Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Tentang Mut’ah, nikah sementara, Khomeini menulis bahwa Mut’ah boleh dilakukan dengan perempuan Yahudi, Nasrani, Majusi, juga dengan para pelacur (Khomeini, Tahrirul Wasilah, jilid 2 hal. 292).

Inilah sebagian pemaparan tentang Khomeini dan Syiahnya. Adalah ironis, Imam Jaafar As Shiddiq sendiri yang dianggap oleh golongan Syiah sebagai Imam Maksum mereka yang keenam pernah berkata, dan dikutip kata-katanya itu tokoh ulama Syiah, Syeikh At Thusi di dalam kitabnya “Ikhtiar Ma’rifati Ar Rijal” (sebuah kitab Syiah) yang menyatakan, ” Tidak ada satu pun ayat yang diturunkan oleh Allah tentang golongan munafiqin melainkan kandungan ayat itu pasti ada pada orang yang menganut faham Syiah. ” (Ikhtiar Ma’rifati Ar Rijal, hal. 1).

===============

http://www.facebook.com/album.php?aid=13822&id=100000107328313&ref=mf

Kategori:Taqiyah, Wilayatul Faqih Tag:

Note dari akun Awi Sirep 3

TEHERAN larang Bangun Masjid Sunni !!

by Awi Sirep on Monday, October 12, 2009 at 2:52pm ·

Tokoh spritual Syiah, Ali el Taskhiri, sekjen Perhimpunan Internasional Untuk Pendekatan Antar Mazhab Dalam Islam menolak pembangunan sebuah masjid bagi kelompok SUNNI di ibukota IRAN, Teheran sekalipun jumlah mereka di sana mencapai lebih dari 1 juta Muslim SUNNI.!!

El Taskhiri beralasan, bahwa penolakan itu dikarenakan situasi dan kondisi (sikon) yang kurang kondusif untuk mendirikan masjid bagi kaum SUNNI.

Dalam sejumlah keterangan yang disampaikannya kepada surat kabar ‘El Syorouq’ yang terbit di ALJAZAIR, ia mengatakan, sikonnya tidak memungkinkan untuk membangun masjid bagi Muslim SUNNI. Ia mengklaim, sebab penolakan itu bukan karena mereka itu adalah kelompok SUNNI tetapi hanya karena masalah teknis.!!

Menjawab pertanyaan surat kabar ALJZAIR itu seputar kapan waktu yang kondusif menurutnya untuk pembangunan masjid bagi kaum SUNNI, ia mengatakan, “Sikon seperti ini pasti akan selalu dipertimbangkan dan dipelajari oleh setiap pemerintah dan baru akan melakukannya begitu momennya sudah tepat.”

Sebelumnya, El Taskhiri telah melontarkan kritikan pedas terhadap Syaikh Yusuf Al Qaradhawi dengan menuduh yang terakhir telah memunculkan pertikaian di antara kaum Muslimin.

Kritikan itu sendiri terkait dengan upaya Al Qaradhawi menyingkap rencana IRAN untuk menyebarkan paham Syiah di negeri-negeri Islam berpenganut SUNNI. Anehnya setelah itu, El Taskhiri bersama delegasi IRAN kembali meminta maaf kepada Al Qaradhawi. Persisnya saat keberadaan mereka di DOHA, ibukota Qatar untuk menghadiri sebuah semintar dukungan terhadap PALESTINA dan pertemuan Ikatan Ulama Islam Internasional yang kebetulan diketahui oleh Al Qaradhawi. El Taskhiri bahkan tidak sekedar meminta maaf, ia malah mencium kepala yang pertama disebut. Tindakannya ini oleh para pendampingnya ditafsirkan sebagai penerapan doktrin pokok dalam SYIAH, yaitu Taqiyyah oleh El Taskhiri.

Seperti diketahui, setelah kritikan yang dilontarkan El Taskhiri itu, sejumlah kelompok SYIAH menjadi berang dan menyatakan perang terhadap tokoh asal MESIR itu karena dinilai ‘menelanjangi’ kedok SYIAH.!!

BERITA LAINNYE…

::: Penghancuran Masjid SUNNI di Iran :::

Penderitaan umat Islam SUNNI di IRAN seakan tak akan pernah berhenti. Informasi tentang perlakuan sektarian dan tidak adil terhadap kaum SUNNI di IRAN itu bukanlah isapan jempol. Salah satu buktinya adalah seperti berita berikut ini. Sejumlah sumber media massa di IRAN, Senin menyebutkan, sekitar 15 orang anggota parlemen dari kalangan SUNNI mendesak presiden IRAN, Mahmod Ahamdinejad agar memberikan sanksi berat terhadap para pelaku penghancuran sebuah masjid SUNNI di kabupaten Sistan, Ballutistan.

Surat para anggota parlemen kepada presiden IRAN itu di antara isinya, “Kami sangat tersinggung dengan kasus pelecehan mushaf dan penghancuran masjid dan sekolah Qur`an.” Para anggota parlemen itu menuntut Nejad agar mengimbau para pejabat lokal (pemda) untuk memberikan toleransi yang lebih banyak kepada penduduk Zabil. Surat kabar lokal “Kargozaran” menyebutkan, dalam suratnya itu, para anggota dewan menuntut dikeluarkannya instruksi yang melarang terulangnya aksi-aksi seperti itu, dan diberikannya sanksi berat terhadap para pelaku aksi yang memicu timbulnya fitnah itu.

Krisis Dan Dampaknya

Sejumlah situs sebelumnya telah menyebutkan, masjid Abu Hanifah dan madrasah Qur`an yang dikelolanya di kota Zabil -di mana penduduknya adalah mayoritas SUNNI- telah dihancurkan akhir bulan Agustus lalu. Sementara tidak satu pun media-media massa resmi pemerintah menyoroti kejadian tersebut. Pun, belum ada satu informasi dikeluarkan terkait sebab-sebab dihancurkannya masjid dan madrasah tersebut, demikian pula dengan para pelaku aksi pengrusakan itu.

Pada bulan Juni lalu, sebuah kelompok SUNNI menculik 15 orang polisi di Sistan, Ballutistan. Sebagai syarat pembebasan, mereka menuntut adanya persamaan hak antara kaum SYIAH dan SUNNI.!!

Aparat keamanan IRAN sendiri terus gencar menggelar operasi penangkapan secara meluas terhadap kalangan ulama dan para pelajar ilmu-ilmu agama di propinsi Ballutistan (sebelah timur IRAN), yang berpenduduk mayoritas SUNNI. Operasi tersebut terus meningkat pasca penghancuran masjid dan madrasah Imam Abu Hanifah oleh pemerintah IRAN di kota Zabil pada tanggal 27 Agustus lalu.

Partai Kebangkitan Arab yang didirikan Muslim AHWAZ menyebutkan dalam keterangannya, sejumlah elemen agen intelijen IRAN (Ithlaat) pada hari Selasa, tanggal 9 bulan September lalu telah melakukan penggeledahan terhadap rumah Syaikh Muhammad Yusuf dan menangkapnya. Hal itu terjadi saat ulama SUNNI tersebut berangkat menuju tempat kerjanya di Universitas Islam Darul Ulum (UIDU) di kota Zahidan, ibukota propinsi Ballutistan. Penangkapan itu dilakukan dua hari pasca penangkapan oleh aparat keamanan IRAN terhadap 12 ulama dan para aktifis kebudayaan di kota Zabil dan Zahidan.

Sejarah Panjang Penindasan Kaum SUNNI Di IRAN

Di pihak lain, sidang ulama di kota masyhad, ibukota kabupaten Khurasan mengeluarkan nota yang berisi pemanggilan Syaikh Abdul Hakim El Otsmani, salah seorang dosen di UIDU di kota Zahidan. Sejumlah tokoh politik dan agama pun mengutuk operasi penangkapan besar-besaran yang dilancarkan pemerintah IRAN terhadap para ulama SUNNI di propinsi Ballutistan itu.

Rupanya tidak sebatas itu, pemerintah IRAN juga sering melakukan operasi pembunuhan terhadap para aktifis di propinsi Ballutistan. Namun biasanya pembunuhan-pembunuhan itu cepat-cepat ditutupi dengan klaim bahwa para terhukum itu adalah para penjahat yang dituduh memiliki keterkaitan dengan kegiatan-kegiatan politik yang anti terhadap politik sektarian yang dijalankan pemerintah IRAN terhadap kaum SUNNI.

Kategori:Taqiyah Tag:

Note dari akun Awi Sirep 2

Perang Sunni vs Israel NOH — Perang Syiah vs Israel KAPAN YA??

by Awi Sirep on Friday, October 2, 2009 at 6:48pm ·

PERANG 1948

OMONG KOSONG

“Kami, tentu saja, sama sekali tidak siap untuk perang.” –Golda Meir, perdana menteri Israel, 1975 (Dupuy, Elusive Victory, 3-19; Flapan, The Birth of Israel, 192-93)

FAKTA

Rencana-rencana Israel untuk berperang dimulai dengan bersungguh-sungguh pada hari dikeluarkannya Rencana Pembagian PBB pada 29 November 1947. Semua orang Yahudi yang berumur tujuh belas hingga dua puluh lima diperintahkan untuk mendaftar pada dinas militer. Pada 5 Desember, pemimpin Zionis David Ben-Gurion memerintahkan “aksi segera” untuk memperluas pemukiman Yahudi di tiga daerah yang diserahkan oleh PBB kepada negara Arab Palestina.

Menjelang pertengahan Desember mereka mulai mengorganisasikan aksi militer melawan orang-orang Arab di Palestina dengan strategi yang diuraikan dalam Rencana Militer Gimmel. Tujuan Rencana Gimmel adalah mengulur-ulur waktu bagi mobilisasi kekuatan Yahudi dengan merebut titik-titik strategis yang dikosongkan oleh Inggris dan untuk meneror penduduk Arab agar menyerah.

Serangan besar Yahudi yang pertama berlangsung pada 18 Desember ketika pasukan Palmach (“assault companies”), pasukan penggempur dari angkatan bersenjata bawah tanah Yahudi, Haganah, menyerang desa Palestina Khissas di bagian utara Galilee dalam suatu serangan malam, dan membunuh lima orang dewasa dan lima anak-anak serta melukai lima lainnya.

Christopher Sykes, seorang pengamat Inggris masa itu, mencatat bahwa serangan Khissas mewakili suatu tahap baru dalam perang, dengan ciri yang berubah dari “serangan acak dan serangan balasan menjadi serangan dan kekejaman yang lebih diperhitungkan.”

Pada 9 Desember, Ben-Gurion memerintahkan agar pasukan Yahudi menyerang dengan agresif: “Dalam setiap serangan harus dilancarkan sebuah pukulan mematikan yang mengakibatkan hancurnya rumah-rumah dan terusirnya penduduk.” Dengan demikian pada saat lima pasukan Arab memasuki Palestina pada 5 Mei 1948, kaum Zionis telah melaju dalam pelaksanaan rencana-rencana perang mereka.

OMONG KOSONG

“Musuh-musuh kami telah gagal mengalahkan kami melalui kekuatan bersenjata meskipun jumlah mereka jauh melebihi kami, dua puluh berbanding satu.” –Chaim Weizmann, presiden sementara Israel, 1948 (Dalam sebuah surat untuk Presiden Truman, dikutip dalam Flapan, The Birth of Israel, 189.)

FAKTA

Jumlah pasukan bersenjata Yahudi yang telah terlatih jauh melebihi jumlah seluruh pasukan yang diterjunkan ke medan perang oleh lima negara Arab pada 15 Mei 1948, dan keadaan demikian terus berlanjut.

Di garis depan, pasukan bersenjata Israel berjumlah 27.400 orang sedangkan dari negara-negara Arab 13.876 orang yang berasal dari Mesir 2.800 orang; Irak 4.000 orang; Lebanon 700 orang; Syria 1.876 orang; dan Transyordan 4.500 orang.

Pada waktu itu, 18 Mei, dinas intelijen angkatan bersenjata AS memperkirakan ada kekuatan 40.000 pasukan Yahudi dan 50.000 milisi melawan 20.000 pasukan Arab dan 13.000 gerilya.

Ahli sejarah Israel Simha Flapan menyatakan: “Jumlah pasukan Israel tidak kalah besar. Meskipun terdapat perbedaan dalam perkiraan mereka, terutama menyangkut jumlah pasukan Yahudi, banyak pengamat sepakat tentang fakta ini.”

PERANG 1967

OMONG KOSONG

“Sama sekali tidak diragukan lagi bahwa … pemerintah negara-negara Arab … secara metodis mempersiapkan dan melancarkan suatu serangan agresif yang dirancang untuk menimbulkan kehancuran segera dan menyeluruh atas Israel.” –Abba Eban, duta besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, 1967 (Eban, “Statement to the General Assembly by Foreign Minister Eban,19 June 1967,” dikutip dalam Medzini, Israel’s Foreign Relations, 2: 803.)

FAKTA

Seperti dalam perang 1956, Israel memulai pertempuran pada 1967 dengan suatu serangan mendadak atas Mesir. Sekali lagi, seperti pada 1956, orang-orang Israel memperdaya Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri Abba Eban secara pribadi meyakinkan Duta Besar AS untuk Israel Walworth Barbour bahwa Mesirlah yang pertama kali menyerang.

Namun sejak perang berkobar, para pemimpin Israel –tidak seperti banyak pendukungnya di Amerika Serikat– secara terbuka telah mengakui bahwa yang menyerang adalah Israel dan, lebih-lebih lagi, bahwa Israel tidak menghadapi ancaman langsung bagi eksistensinya.

Menachem Begin, perdana menteri pada 1982, mengatakan bahwa perang 1967 adalah salah satu “pilihan,” bahwa “kami putuskan untuk menyerangnya [Presiden Mesir Gamal Abdel Nasser].” Ezer Weizman, bapak angkatan udara Israel dan di kemudian hari menjadi menteri pertahanan, mengatakan pada 1972 bahwa “tidak ada ancaman kehancuran” dari orang-orang Arab.

Jenderal Mattityahu Peled, mantan anggota staf umum yang kemudian menjadi penyokong perdamaian, berkata pada 1972: “Menyatakan bahwa angkatan bersenjata Mesir yang terkumpul di perbatasan-perbatasan kita akan dapat mengancam eksistensi Israel bukan hanya merupakan hinaan bagi pikiran waras setiap orang yang mampu menganalisis situasi semacam ini, melainkan juga hinaan bagi Zahal [angkatan bersenjata Israel].”

Dan Kepala Staf Yitzhak Rabin berkata pada 1968: “Saya tidak percaya bahwa Nasser menginginkan perang. Dua divisi yang dikirimnya ke Sinai pada 14 Mei tidak akan memadai untuk melepaskan serangan melawan Israel. Dia tahu itu dan kami pun tahu.”

David Ben-Gurion berkata dia “sangat meragukan apakah Nasser ingin berperang.” Lagi pula dinas rahasia Amerika Serikat telah menyimpulkan sesaat sebelum perang bahwa Israel tidak menghadapi ancaman dekat dan bahwa jika diserang Israel dapat dengan cepat mengalahkan setiap negara Arab atau gabungan negara-negara Arab.

Anggota kabinet Israel Mordecai Bentov mengungkapkan pada 1972 bahwa “seluruh cerita” Israel tentang “bahaya pembasmian” itu “hanya dibuat-buat dan dibesar-besarkan untuk membenarkan pencaplokan wilayah-wilayah Arab yang baru.”

PERANG 1973

OMONG KOSONG

“Sejak Perang [1967] tidak ada perubahan besar yang terjadi dalam penolakan Pemerintahan negara-negara Arab, yang diketuai oleh Mesir, untuk mencapai suatu perjanjian perdamaian dengan kita.” –Golda Meir, perdana menteri Israel, 19721 (Pernyataan kepada Knesset, 26 Juli 1972; lihat Medzini, Israel’s Foreign Relations, 998.)

FAKTA

Dalam waktu tiga bulan setelah menjadi presiden Mesir pada musim gugur 1970 setelah kematian Gamal Abdel Nasser, Anwar el-Sadat mengirim sebuah pesan rahasia yang mendesak kepada Presiden Nixon: “Saya menginginkan perdamaian; cepatlah bergerak.” Gedung Putih mengabaikan pesan itu, terutama karena penasihat keamanan nasional Henry Kissinger sepakat dengan perkiraan Israel bahwa Sadat bukanlah seorang pemimpin yang serius dan tidak akan lama bertahan di pucuk kekuasaan.

Sepanjang 1971 Sadat secara terbuka dan berulang kali meminta penarikan mundur Israel, dengan memperingatkan bahwa itu merupakan “tahun penentuari’ –Israel akan mundur dengan damai atau dipaksa untuk mundur. Israel secara terang-terangan mencemooh ancaman-ancaman Sadat dan tanpa segan-Began menyatakan: “Israel tidak akan mundur ke perbatasan sebelum 5 Juni 1967.”

Pada 1972 Sadat mengambil langkah dramatis dengan mengusir para penasihat Soviet dari Mesir. Meskipun Uni Soviet adalah pendukung utama Mesir, Sadat berharap dapat memperoleh bantuan Washington untuk mencapai perdamaian dengan Israel. Namun Kissinger tidak dapat memahami keseriusan Sadat dan menganggap isyaratnya sebagai tanda ketidaksabaran.

Pada awal 1973 Sadat memprakarsai pembicaraan rahasia antara Kissinger dengan seorang pejabat tinggi Mesir untuk mendapatkan solusi damai. Namun Kissinger masih meragukan kemampuan-kemampuan Sadat dan tidak melakukan gerakan apa pun hingga berlangsungnya pemilihan di Israel, yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober.

Akibat adanya jalan buntu yang panjang ini maka dikenal periode tidak-perang/tidak-damai, seperti yang diinginkan Israel. Sebagaimana dikemukakan Kissinger, salah satu tujuan utama Perdana Menteri Golda Meir adalah “mengulur waktu, sebab semakin lama tidak terjadi perubahan dalam status quo, semakin mantap pemilikan Israel atas wilayah-wilayah pendudukan.”

Kissinger cukup senang mendukung Israel untuk mencapai tujuannya ini sebab dia percaya bahwa suatu jalan buntu akan menimbulkan tekanan pada negara-negara Arab agar membuat kelonggaran-kelonggaran.

Analis William Quandt, yang bekerja sebagai ahli Timur Tengah dalam pemerintahan Carter di Dewan Keamanan Nasional, menyimpulkan: “Sepanjang tahun 1972, kebijaksanaan Timur Tengah Amerika Serikat memberikan lebih sedikit dari sekadar dukungan terbuka untuk Israel… Diperlukan sebuah Perang Oktober [1973] untuk mengubah kebijaksanaan Amerika Serikat.”

OMONG KOSONG

“Kami memenangkan Perang Yom Kippur.” —Golda Meir, perdana menteri Israel, 1975 (Meir, My Life, 420.)

FAKTA

Israel “memenangkan” perang 1973 sebagaimana Lyndon Johnson “memenangkan” Tet Offensive pada 1968 di Vietnam yang membawa bencana. Negara-negara Arab mendapatkan kembali sebagian besar kehormatan diri mereka dari hasil-hasil awal mereka di medan perang. Ini benar terutama dalam kaitannya dengan tindakan Mesir yang secara spektakuler melintasi Terusan Suez, yang oleh hampir semua tokoh militer di seluruh dunia diyakini tidak mungkin dapat dilakukan mengingat kubu Israel yang demikian kuat sepanjang tepi timur terusan.

Tentu saja pasukan Israel berjaya, meski semudah yang mereka katakan di kemudian hari. Namun besarnya perang dan ujungnya yang menimbulkan konfrontasi langsung yang menegangkan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet memaksa perhatian dunia beralih pada pertanyaan-pertanyaan mendasar yang melandasi konflik Arab-Israel. Hampir dengan suara bulat masyarakat dunia menyimpulkan bahwa Mesir dan Syria berhak untuk merebut kembali tanah mereka yang hilang dan bahwa Israel telah melakukan kesalahan karena mengabaikan Resolusi PBB 242 dan menolak untuk menyerahkan wilayah taklukannya pada 1967. Kecaman-kecaman datang dari negara-negara di seluruh dunia, termasuk negara-negara Eropa, Afrika, Asia-hampir semuanya kecuali Amerika Serikat.

Meskipun Israel dan para pendukungnya menyatakan bahwa masyarakat dunia dimotivasi oleh kekhawatiran akan boikot minyak Arab –atau, kalau tidak, oleh sentimen anti-Semitisme yang “kuno” itu– kenyataannya kebanyakan pengamat yang objektif menganggap Israel lebih tertarik untuk mempertahankan tanah-tanah Arab daripada berdamai.

Kini jelaslah bahwa negara-negara Arab terjun ke medan perang dikarenakan kenekatannya untuk mendapatkan kembali tanah mereka, bukan, sebagaimana dikatakan Israel, untuk menghancurkan negara Yahudi. Yang sering dilupakan adalah kenyataan bahwa perang 1973 berlangsung, seperti juga Perang Atrisi sebelumnya, hanya di tanah Arab yang diduduki. Tidak ada pertempuran yang terjadi di dalam wilayah Israel.

Kategori:Taqiyah Tag:

Note dari akun Awi Sirep 1

Mei 17, 2012 1 komentar

Diplomasi Munafik ala Iran-Yahudi

by Awi Sirep on Thursday, September 24, 2009 at 4:25pm ·
OMONG KOSONG

“Kami tidak menjual senjata-senjata ke Iran… Laporan-laporan itu sama sekali tidak berdasar.” –Shimon Peres, perdana menteri Israel, 1986 (Viorst, Sands of Sorrow, 275)

FAKTA

Hubungan Israel dengan Iran terus berlanjut bahkan setelah perebutan kekuasaan oleh Ayatullah Ruhullah Khomeini pada 1979. Meskipun hubungan itu mendingin di bawah kebijaksanaan Khomeini yang anti-Zionis, Israel terus memasok Iran dengan peralatan militer. Tidak ada kesangsian bahwa Israel bekerja atas persetujuan Washington.

Penghinaan akibat penyanderaan yang dilakukan Iran atas lima puluh dua orang Amerika pada akhir 1979 (dan penahanan mereka hingga akhir masa kepresidenannya pada Januari 1981) membuat Presiden Jimmy Carter menjatuhkan embargo penjualan senjata ke Iran.

Pemerintah Reagan yang baru diangkat secara resmi meneruskan embargo tersebut, namun selama masa kepresidenan Reagan, Israel mengirimkan sejumlah besar materi ke Iran.

Meskipun secara resmi Israel menyangkal pada 1986 melalui Perdana Menteri Peres, para pejabat Israel lainnya berulang kali menyatakan secara terbuka bahwa pengapalan dilakukan dengan persetujuan Washington. Pemerintah Reagan pada waktu itu menyangkal persetujuan semacam itu.

Tetapi, ketika The New York Times melaporkan pada 1991 bahwa pemerintah Reagan telah secara diam-diam mengizinkan Israel untuk menjual senjata-senjata buatan AS senilai beberapa milyar dollar ke Iran sejak musim semi 1981, Menteri Luar Negeri James Baker pada dasarnya membenarkan cerita itu dengan mengatakan bahwa Amerika Serikat “kemungkinan besar telah” menyetujui penjualan-penjualan semacam itu namun dia tidak mengetahui seluk-beluknya.

Wartawan Times Seymour M. Hersh mengatakan dia tidak dapat menemukan mantan pejabat Reagan yang dapat mengemukakan dasar pemikiran dari kebijaksanaan itu.

Was Khomeini a British agent. Why did heroin production increase after he came to power? Why did Reagan sell him weapons?

Ada beberapa kemungkinan. Penelanjangan persekongkolan dengan segera menyatakan pengaturan itu sebagai bukti dari apa yang dinamakan persekongkolan Kejutan Oktober. Menurut beberapa kritikus, ini merupakan rencana dari para pejabat kampanye Reagan yang secara rahasia menjanjikan Iran pasokan senjata sebagai pertukaran untuk tidak dibebaskannya para sandera tersebut hingga setelah pemilihan presiden tahun 1991.

Persekongkolan itu, dikatakan, didorong oleh kekhawatiran para pendukung Reagan bahwa pembebasan para sandera di bulan Oktober akan meningkatkan kesempatan Carter untuk dipilih kembali. Persekongkolan semacam itu sama sekali tidak dapat dibuktikan, namun godaan dari potongan-potongan bukti itu mendorong diadakannya penyelidikan resmi.

Tetapi masih ada penjelasan-penjelasan lain, terutama yang melibatkan hubungan erat Israel dengan Iran.

Yang paling utama, Iran telah lama menjadi negara kunci dalam “strategi batas luar” Israel. Ini adalah rencana strategis Israel yang dikembangkan pada akhir 1940-an dan awal 1950-an untuk menghadapi negara-negara Arab dengan jalan menciptakan hubungan persahabatan dengan negara-negara non-Arab di ujung-ujung Timur Tengah Arab dan dengan kelompok-kelompok minoritas di wilayah itu.

Dalam pengertian luas, strategi itu menuntut dukungan Israel bagi setiap kelompok minoritas seperti bangsa Kurdi, Druze, dan Maronit di dalam wilayah Timur Tengah dan, di pinggirannnya, negara-negara seperti Ethiopia, Turki dan, yang terpenting, Iran.

Akibat strategi ini, Iran menjadi negara Muslim pertama yang memberikan pengakuan de facto atas Israel pada 1950. Selama bertahun-tahun hubungan itu menjadi sangat erat: Iran menjadi salah satu pemasok utama minyak Israel, dan Israel bergabung dengan Amerika Serikat pada awal 1970-an membantu Shah Iran mengganggu stabilitas Irak dengan jalan mendukung bangsa Kurdi.

Hubungan erat Israel dengan Iran terutama dimaksudkan untuk membuat Irak lemah dan perhatiannya dialihkan dari konflik Arab-Israel. Sebagaimana ditulis oleh kolumnis Ha’aretz S. Schweitzer: “Iran membuat rusuh kamp Arab dan menetralkan salah satu musuh potensial kita yang paling kuat dan sengit, Irak… Ada kebenaran dalam hukum-hukum geopolitik: siapa pun yang memerintah Teheran menjadi, mau tak mau, sekutu dari siapa pun yang memerintah Jerusalem. ”

Israel khawatir Irak akan mengalihkan perhatiannya dari Teluk Persia dan mengarahkan mesin militernya yang sangat kuat ke Israel. Sebagaimana dicatat oleh Menteri Pertahanan Israel Yitzhak Rabin pada 1988, jika Irak mengirimkan setengah saja dari tank-tank perangnya ke Yordania dan Syria untuk melawan Israel, negara Yahudi itu akan menghadapi di garis depan timurnya lebih banyak tank daripada yang digerakkan NATO di Eropa.

Dengan demikian, meskipun rezim baru Syi’ah Iran di bawah Ayatullah Khomeini secara terbuka bersikap anti-Zionis, Israel tetap memandang Iran yang kuat sebagai pihak yang dapat memenuhi kepentingan-kepentingan Israel dalam tahun-tahun mendatang.

Para pemimpin Israel berulang kali berusaha mempengaruhi kebijaksanaan AS agar menjauhi Irak dan mendekati Iran pada 1980-an.

Usaha ini dapat membantu menjelaskan mengapa Israel begitu tertarik untuk mempromosikan apa yang kemudian dikenal sebagai skandal Iran-Contra pada pertengahan 1980-an di mana pemerintah Reagan menjual senjata-senjata ke Irak melalui Israel.

American Army di sholatin by orang2 Syiah

Peranan sebagai perantara yang demikian penting menguatkan pengaruh Israel di Teheran, mengobarkan perang antara Iran dan Irak, yang dipandang Israel dari sudut kepentingan-kepentingan nasionalnya, dan melestarikan bisnis yang sangat menguntungkan.

Bahkan setelah terbongkarnya skandal Iran-Contra, Menteri Pertahanan Rabin pada 1987 secara terbuka mengecam kebijaksanaan AS yang terlalu bergantung pada dukungan Irak.

Rabin menuduh bahwa bantuan AS untuk Irak dan negara-negara Arab di wilayah teluk telah mengakibatkan Uni Soviet menjadi “satu-satunya adidaya yang dapat berbicara kepada dua pihak dalam perang, sementara Amerika Serikat tidak dapat melakukannya.”

jgn saleng tuduh… ngaku aje deh…

Rabin mengatakan bahwa Iran sekarang adalah musuh Israel, sambil menambahkan: “Tetapi pada saat yang sama, izinkan saya untuk mengatakan bahwa selama dua puluh delapan atau tiga puluh tujuh tahun Iran adalah sahabat Israel. Jika itu dapat berlangsung selama dua puluh delapan tahun… mengapa gagasan gila mengenai fundamentalisme Syi’ah ini tidak dapat enyah?”

Alasan terakhir bagi Israel untuk memasok senjata-senjata ke Iran di tengah embargo senjata AS adalah dalam kaitannya dengan komunitas Yahudi di sana. Ada sekitar tujuh puluh ribu orang Yahudi di Iran.

http://en.wikipedia.org/wiki/Iran%E2%80%93Contra_affairBaru kale ini ade ulame jdi model tatto… wakakaakkkk

Kategori:Taqiyah Tag: