Arsip

Posts Tagged ‘Pecinta Ali’

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 89

memang syiah ini bukan islam ^_^

seorang syi’i berakun ” pencinta ali” lagi lagi menyelewengkan ayat qur’an demi membenarkan “gaya ibadah syiah” yg terkenal dengan kemalasannya yaitu solat 3 waktu ^_^

lalu ayat mana yg di dustakan oleh mereka kali ini? yaitu surat al hud 114.

berikut kata si jahil syi’i rafidhoh imamiyah si “pencinta ali”

“ENTAH APA YANG DIPELAJARI OLEH PARA WAHHABI ?

SHALAT 3 WAKTU ITU BERDASARKAN AL-QUR’AN , LALU KALIAN BERAGAMA BERDASARKAN APA ?

WAHAI PARA WAHHABI KHUSUSON AKUN MUHAMMAD YUSUF ANA COPASIN SURAH HUD : 114 LALU NILAI APA YANG ADA DIPIKIRAN KAMU …

وَأَقِمِ الصَّلاَةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفاً مِّنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّـيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ

Dan dirikanlah sembahyang itu pada DUA TEPI SIANG (pagi dan petang) dan pada PERMULAAN MALAM . Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

WAKTU SHALAT (DALAM AYAT MUHKAM INI) HANYA MENUNJUK PADA “PAGI DAN PETANG SERTA PERMULAAN MALAM” , ADAKAH SALAH JIKA ORANG SYI’AH HANYA MENGIKUTI KITABULLAH DAN SUNNAH RASUL-NYA , DAN MENOLAK MENGIKUTI SUNNAH SAHABAT YANG TIDAK ADA JAMINAN DAN PERINTAH APAPUN UNTUK MENGIKUTI MEREKA (PARA SAHABAT)”

================================

mari tak bongkar lagi kebohongan si “pencinta ali” yg jahil ini ^_^

Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.(QS. 11:114)

وَأَقِمِ الصَّلَاةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ

Pada ayat ini Allah swt. memerintahkan agar kaum Muslimin mendirikan salat lengkap dengan rukun dan syaratnya, tetap dikerjakan lima kali dalam sehari semalam menurut waktu yang telah ditentukan, yaitu salat subuh, Zuhur dan asar, Magrib dan Isyak. Sejalan dengan ayat ini firman Allah swt.:

فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ
Artinya:
Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh, dan bagi-Nyalah segala puji di langit, dan di bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu Zuhur.
(Q.S. Ar Rum: 17, 18)

(Dan dirikanlah salat itu pada kedua tepi siang) yaitu di waktu pagi dan sore; yang dimaksud adalah salat subuh, zuhur dan asar (dan pada bagian permulaan) lafal zulafan adalah bentuk jamak dari kata tunggal zulfatan, artinya beberapa bagian (dari malam hari) yaitu salat isyak dan magrib. (Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu) seperti menjalankan salat lima waktu (menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk) yakni dosa-dosa yang kecil.

——————————————————————————————————————————

MEMANG SYIAH INI khususnya “pencinta ali” gak pernah NGERTI tata bahasa qur’an dalam agama islam sehingga mereka memahami makna ayat tidak dengan panduan GRAMMAR BAHASA ARAB? melainkan dengan bahasa parsi ^_^

sehingga kalimat “Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam” ditelan mentah2 oleh si syii rafidhoh imamiyah” si pencinta ali” dengan pemaknaan bahasa latin lewat google di campur pemahaman sisipan ala yahudi tanpa melihat lagi grammar kata ganti jamak maupun tunggal dalam bahasa arab ^_^. syiah memang agama sesat penuh trik dan kebohongan

note utk pencerah hati : mas pencerah, anda lagi nipu/ taqiyah ya? malu mengakui agama syiah jumlah solatnya dalam sehari itu memang berbeda cuma 3 waktu ^_^

note utk pencinta ali : belajar bahasa arab ya bahlul

Iklan

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 88

Demi menghujat sayyidina abubakar yg menurut sinetron sekterian 12 telah merampas tanah fadak dan memfitnah sayyidatina fatimah seorang anak nabi yg gila harta fadak, seoragn syi’i rafidhoh tega-teganya menyelewengkan makna alqir’an. Naudhubillah min dhalik. Memang prilaku yahudi telah melekat pada agama syiah. Demi mendukung pemahaman picik syiah ttg “nabi konon katanya mewarisi harta” maka di comot lah sebuah ayat qur’an seenak nafsu perut si “pencinta ali” . Ayat kali ini yg di selewengkan adlaah ayat an-nml 16

begini kata si jahil murokkab ” pencinta ali” dalam screen shot diatas :
“Pencinta Ali
Ali Alaydruz As-sakran ente bener bener ga paham kalo “Sulaiman telah mewarisi Daud” ini bukan ayat ?, kalo ente paham n punya pahaman kalo Sulaiman AS hanya mewarisi ilmu Nabi Daud AS saja dan tidak mewarisi Kerajaan Beliau , ente ane tunggu diskusi disini ?”

benarkah ayat ini dapat di jadikan sandaran utk membenarkan maksud busuk syiah prihal tanah fadak? dapatkah ayat ini menjadi dalil bahwa ” nabi mewarisi harta? ada apa sih sebenarnya makna dan tafsir di balik ayat ini?? mari kita bongkar lagi penipuan si jahil ” pencinta ali” di bawah ini ^_^

pencinta ali ngajak diskusi dengan pemahaman dia yg jahil?ali sakran katakan ini ibarat ajakan utk ngomong sama kambing ^_^
——————————————————————–
mari saya paparkan tafsir ayat diatas yg di catut2 oleh pencinta ali secara tidak bertanggung jawab :

Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: `Hai manusia, kami telah diberi pengertian tentang ucapan burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar satu kurnia yang nyata`.(QS. 27:16)

وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُدَ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ (16)

Ayat ini menerangkan bahwa Sulaiman as, putra Daud menggantikan bapaknya Daud, sebagai Kepala Pemerintahan dan sebagai Rasul Allah. Menurut Ibnu `Atiyyah: “Daud adalah raja dan Rasul Allah, yang diutus Nya kepada Bani Israel jabatan ini dipegang oleh Sulaiman setelah bapaknya itu meninggal dunia. Karena Sulaiman menerima kedua jabatan itu setelah bapaknya meninggal dunia, maka disebutlah dalam ayat ini “Dan Sulaiman telah mewarisi Daud”

sampai sini dulu ngerti ya wahai “pencinta ali” yg jahil ^_~. yg di warisi adalah kerasulan dari ayahnya yg berupa ilmu dan kepemimpinan sebagai raja utk memimpin umat. Jadi kalau anda wahai “pencinta ali” mau menganggap ayat ini sebagai pembenaran ttg tanah fadak. itu hanya akal2 yahudi yg sudah melekat pada hati2 anda dan orang2 syiah yg jahil itu tadi ^_^

============================

.
Menurut Al-Kalbi: “Nabi Daud mempunyai 19 orang anak laki-laki. Dari anaknya yang 19 itu, hanyalah Sulaiman sendiri yang mewarisi dari bapaknya ilmu pengetahuan dan kesanggupan mengendalikan pemerintahan. Karena itu pulalah beliau yang menggantikan bapaknya (setelah bapaknya meninggal dunia) sebagai Kepala Negara dan kemudian Allah mengangkatnya pula menjadi Rasul.

bila syiah bebal menganggap sulaiman mewarisi kerajaan. lalu kemana nasib 18 anak laki2 nabi DAUD lainnya??? bukankah seharusnya kerajaan di bagi 19. karena kerajaan ini konon katanya syiah adalah warisan harta ^_^. Nyatanya kerajaannya tidak di bagi ke 19 anak laki2nya. kenapa cuma nabi sulaiman yg mewarisi kerajaan ini? Apa orang syiah ini udah kehilangan akal menganggap kalau nabi DAUD ini tidak paham hukum waris dan keadilan. sehingga menelantarkan ke-18 anak2 nya yg lain dimana mereka punya hak atas kerajaaan ini?? dapatkah syiah2 “kemaren sore” bisa menjawab pertanyaan ini?dapatkah”pencinta ali” menjawab pertanyaan ini?

bila tidak maka saya yg jawab karena memang bukan “warisan kerajaan”dalam bentuk harta yg di maksud ayat ini!! melainkan warisan ilmu ^_~ dan kepemimpinan sebagai raja. sulaiman mewarisi keilmuwan sang ayah sehingga jadilah beliau di angkat menjadi Rasul pula. Dan sulaiman mewarisi kepeimimpinan, kebijaksanaan dari sang ayat shingga pantas utk jadi RAJA.

masih kurang jelas wahai “pencinta ali” jahil murokkab ^_^?. apakah yg si “pencinta ali” yg ada di otaknya cuma fulus, ataukah anda kebanyakan nonton infotainment ^_^ dan makelarin tanah ya? ^_^ Memang yahudi dan nasrani gak pernah mampu memahami ayat qur’an ^_^.

========================

Menurut Ensiklopedi, Nabi Daud diangkat ,menjadi raja pada tahun 1.002 sebelum Masehi, di waktu beliau berumur 37 tahun ( beliau dilahirkan pada tahun 1.039 sebelum Masehi). Meninggal dunia 962 Sebelum Masehi. Memegang pusat pemerintahan selama 40 tahun, yaitu 7 tahun di Hebron dan 33 tahun di Yarusalem.
Sebelum meninggal beliau menunjuk putranya yang bernama Sulaiman menjadi raja sesudahnya. Beliau meninggal setelah memberikan nasihat-nasihat dan pesan-pesan yang amat berharga kepada Sulaiman, antara lain agar melakukan ibadah kepada Allah, memelihara segala hukum, undang-undang, syariat dan firman Allah, sesuai dengan yang tersebut dalam Taurat Musa dan sebagai tempat beribadah kepada Allah agar Nabi Sulaiman mendirikan sebuah Haikal. Maka setelah Nabi Daud meninggal dunia mulailah Sulaiman memegang tampuk pemerintahan yaitu pada tahun 961 sebelum Masehi. Sebagai seorang raja dan Nabi, semua nasihat-nasihat dan pesan-pesan Nabi Daud itu dilaksanakan dengan baik, maka stabil dan mantaplah kerajaan di tangannya, sampai beliau meninggal dunia pula, yaitu pada tahun 962 sebelum Masehi. (Lihat Encyclopedia America, Jilid 8, hal. 526 Judul David et Tarikh as Siyasi Oleh Al Ustaz Muhammad Fakhruddin)

Dari sini ngerti gak wahai pencinta ali? di balik kerajaan yg di pegang oleh nabi sulaiman itu ada beban syariat islam yg harus di pegang di pertahankan dan di jalankan oleh sang rasul, Dalam kasus nabi sulaiman. menyerahkan kerajaan pada yg bukan ahlinya mengakibatkan kekhawatiran musnahnya kekuatan islam dan terancamnya lemahnya penegakan hukum2 islam. trus kalau menurut “pencinta ali” ini kerajaan ini adalah warisan, kenapa nabi DAUD cuma nunjuk sulaiman ya? ^_~. katanya syiah ini warisan? inget kan nabi DAUD masih punya 18 anak lg? ^_^. gak usah stress ya “pencinta ali”. maklumilah diri anda ini cuma pembeo marja IRAN ^_~

jadi jelas ya, kerajaan nabi sulaiman bukan satu level dgn persoalan tanah kosong fadak versi hikayat iranian 12 dimana cerita ini di bumbui oleh pemikiran kepala2 sekterian 12 yg sudah lama tersumpal duit2 khumus 20 %.

yg perlu di garis bawahi hilangnya kontrol thdp kerajaan mengakibatkan kekhawatirnya semakin lemahnya penegakan agama allah…

hilangnya tanah fadak mengakibatkan” iblis2 kecil iran” sewot. dan ini tidak ada pengaruh apa2 thdp kelangsungan islam. karena memang jelas nashnya bahwa “nabi tidak mewarisi harta” dan “tanah fadak jg bukan warisan utk keluarga nabi” dan sayyidina abubakar jg bersih dari tuduhan para RAFIDHOH imamiyah ^_^

=====================================

selanjutnya…..

Maka Sulaiman dianugerahi Allah pula dengan beberapa keutamaan yang lain, karena Itu dia bersyukur kepada Allah dengan mengatakan: “Wahai sekalian manusia, Allah SWT telah menganugerahkan kepada kami pengertian dan pengetahuan tentang suara burung dan diberi segala sesuatu yang diperlukan. Sesungguhnya semua benar-benar suatu yang nyata”.

Nabi Sulaiman as dengan kekuatan dan kesanggupan yang telah diberikan Allah kepadanya, telah dapat memahami suara-suara binatang-binatang yang lain, selain dari suara burung. Dalam ayat ini dikhususkan menyebutkan bahwa Sulaiman memahami suara burung adalah karena burung adalah tentara khusus Nabi Sulaiman yang mempunyai keistimewaan khusus pula, seperti yang telah dilakukan oleh burung hud-hud.

Sebagaimana diketahui bahwa binatang yang mempunyai suara sebagai bahasa isyarat yang berlaku di antara mereka. Suara-suara itu kedengarannya dalam bentuk dan nada yang bermacam-macam, seperti suara dalam keadaan riang berbeda dengan suara burung dalam keadaan ketakutan. Suara kambing betina yang kehilangan anaknya berlainan dengan suara dikejar atau diterkam binatang buas. Nabi Sulaiman as mengetahui maksud suara-suara binatang itu dengan kekuatan perasaan dan ilmu pengetahuan yang telah dilimpahkan Allah kepadanya.

ini warisan sesungguhnya nabi sulaiman ^_^ wahai “pencinta ali” . pernah baca qur’an gak sih?

========================================

Menurut Baidawi: “Barangkali Sulaiman, apabila mendengar suara-suara burung, ia mengetahui makna dan maksud suara-suara itu dengan kekuatan perasaan, sesuai dengan maksud burung-burung itu.”
Dan diterangkan pula bahwa Allah SWT telah melimpahkan kepada Sulaiman segala macam kesanggupan dan segala sesuatu yang diperlukannya untuk mengendalikan pemerintahan negaranya, sehingga pada masanya itu adalah masa kejayaan Bani Israel.
Sebagian ahli tafsir menafsirkan ayat: “Wa utina min kulli syai’in” (dan diberi segala sesuatu yang diperlukan), maksudnya ialah Allah SWT telah menganugerahkan kepada Sulaiman hikmah harta yang berlipat ganda, kekuatan yang besar dan luas sebagai seorang raja menundukkan jin, manusia, burung dan binatang-binatang yang lain.
Karena nikmat yang telah dilimpahkan Allah itu, maka Nabi Sulaiman as bersyukur kepada Tuhan dengan menyatakan bahwa segala nikmat yang telah dilimpahkan kepadanya, baik yang berupa pengetahuan, pemberian, keutamaan dan sebagainya adalah suatu keistimewaan yang telah diberikan Allah kepada beliau yang telah melebihkannya dari manusia-manusia yang lain.

subhanallah ini semata mata anugerah dari Allah kepada hamba dan rasulnya NAbi Sulaiman.

===================================

setelah melihat bagaimana proses berpikir syiah yg selalu berujung kepada fulus. maka dari ini kami semakin yakin lagi kalau syiah ini tidak sama sekali pengikutnya sayyidina ali…kenapa??

karena…

sayyidina ali berkata : Barang Siapa yg Bersandar pada Harta ia akan Miskin Barang siapa Bersandar pada Harga Diri ia Akan Hina Barang siapa Bersandar pda Akalnya, ia akan Tersesat . Namun Barang siapa Bersandar pada ALLAH Sesungguhnya ia tdk akan Miskin & tdk akan Hina & tdk akan Tersesat ”

nah “pencinta ali” ketawan bukan pengikut ali bin abi thalib, yg di kepala kosong dia itu cuma harta gono gini fadak yg di sulut oleh bisikan “iblis2 kecil dari IRAN” ^_^.

=====================================

sekarang pertanyaan hukuman buat rafidhoh jahil si “pencinta ali”. nih giliran dia lagi2 kita tuntun utk bahas kitab2 mereka sendiri dan fatwa2 ulama2 syiah ratusan tahun sebelum “pencinta ali” yg mungkin masih direncanakan dalam hubungan mut’ah oleh ntah siapa orang tuanya ^_^

Berkatalah Muhammad bin Husain dari Jafar bin Basyir dari Husein dari Abu Mikhlad dari Abdul Malik berkata : suatu hari Abu Jafar menyuruh Ja’far mengambilkan tulisan Ali, lalu Ja’far membawanya, tulisan itu sebesar paha manusia, dalam tulisan itu berbunyi Bahwa para kaum wanita itu tidak berhak medapatkan warisan rumah bila ditinggal mati oleh ayah atau suaminya. Abu Jafar berkata demi Allah ini adalah tulisan tangan Ali yang didiktekan Rasulullah. (Biharul Anwar juz 26 hal-514)

عن علي عن أ بيه عن جميل عن زرارة و محمد بن مسلم عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ (عليه السلام ) قَالَ النِّسَاءُ لَا يَرِثْنَ مِنَ الْأَرْضِ وَ لَا مِنَ الْعَقَارِ شَيْئاً
Dari Ali dari ayahnya, dari Jamil dari Zurarah dan Muhammad bin Muslim dari Abi Jafar berkata Wanita-wanita itu tidak dapat mewarisi tanah dan bangunan (Al Kaafi juz 7 hal 128) –

nah loh…gimana tuh WAHAI “PENCINTA ALI” ?^_~. kalau udah kaya gini jadinya anda sepertinya ibarat anak balita syiah yg merasa dirinya diangkat jadi nabi.melampaui fatwa2 kitab2 ulama2 “agung” iranian .karena “pencinta ali” melampaui wewenang nabi dengan syariat2nya ^_^.?

kesimpulan : ayat an-naml resmi di lecehkan maknanya oleh antek2 rafidhoh ^_^

kira2 “pencinta ali” mampu gak ya bahas kitab sendiri? ^_~

note : alhamdulillah episode 6 nih li, masih banyak episode selanjutnya yg bakal nyusul

Kategori:Bodoh Tag:

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 87

episode 5 : Masih membahas seorang syi’i rafidhoh imamiyah yg kelewat jahil murokkab ^_~ mari kita lihat ketidak konsistenan seorang syiah rafidhoh imamiyah bernama “pencinta ali” yg kosong ilmu dalam menghitung orang2 anshor dan muhajirin! ^_~

di awal “pencinta ali” mengartikan muhajirin dan anshor adalah 1 orang, dan orang yg pertama masuk islam hanya yaitu ali bin abi thalib

lalu setelah terpojok tidak bisa membuktikan secara grammar kalau muhajirin dan anshor itu konon hanya 1 orang, maka keluarlah kejahilan si “pencinta ali” membawakan hadits ahlussunah,.. dengan malu2 kambing. dalam waktu kurang dari beberapa jam. berubahlah pendirian si jahil ini bahwa orang2 yg pertama kali masuk islam bertambah menjadi 2 orang. yaitu memasukkan sayyidatina khadijah istri rasul.dasar syiahlan^_~

soal :

1. pak “pencinta ali” bisa ngitung gak sih? katanya ngarti. Lalu muhajirin dan anshor ada berapa orang? dan ada berapa orang2 pertama masuk islam? 1 atau 2 orang ? ^_^

2. kalau anda masih bersikukuh bahwa muhajirin dan anshor 1 orang, dari mana rujukan mu wahai syi’i bodoh penyeleweng tafsir qur’an

Kategori:Bodoh Tag:

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 86

episode 4 : Masih seorang syiah rafidhoh imamiyah ber-akun “pencinta ali”. karena dia telah berani mengembangkan fitnah fadak kpd sayyidatina fatimah, maka di bawah ini akan saya ajak si empunya akun utk menyelami hukum2 waris pada literatur syiah ^_^.

setelah dalam episode 3 ternyata akun “pencinta ali”ini terseok2 dalam membahas kitab2 literatur syiah, maka kali ini rasanya kita harus terus mendidik pria jahil ini utk mengkaji kitab2 syiah sendiri….studi kasus kali ini adalah mengkaji hukum waris Nabi dengan rujukan kitab2 syiah beserta fatwa2 imam2 syiah itu sendiri. asik kan? ^_~

berikut perkataan semena mena dari ayatullah “pencinta ali” :

DIA MARAH MELIHAT KAUM SYI’AH 12 IMAM MELAKNAT “YANG PATUT DILAKNAT” TAPI DIAM DAN “MEMAHAMI” KENAPA “BANI UMAYAH MELAKNAT IMAM ALI KW DAN AHLUL BAIT” MALAH MENDUKUNG PARA ZALIM ITU MENJADI KHALIFAH MEREKA

MARI KITA KENANG BAGAIMANA KHALIFAH UMAR BIN ABDUL AZIS TELAH MENGEMBALIKAN TANAH FADAK (BUKTI BAHWA ABU BAKAR MEMANG TELAH MERAMPASNYA DAN TELAH MENUDUH BUNDA FATHIMAH SA SEBAGAI PEMBOHONG)

jadi maksud tersirat antek2 yahudi lewat agama syiah ini ingin menyindir sayydiina abubakar ashidiq yg konon kata agama syiah merampas tanah fadak yg konon juga katanya hak waris sayyidatina fatimah…betulkah begitu?

komen ali sakran : pertama, “pencinta ali” tidak mengetahui hukum waris dalam qur’an utk nabi dan bukan nabi, kedua, ternyata “pencinta ali” tidak pernah tau kalau dia punya kitab2 dan fatwa2 ulama yg bertentangan hukum dengan yg dia yakini….

—————————————————————————————————–

berikut ini akan saya paparkan hukum2 waris dari literatur syiah, nantii pembaca tinggal menyimpulkan sejauh mana dan sebodoh apa “pencinta ali” memahami hukum waris agama syiah ^_~

1. almajlisi menukil dari apa yang telah di riwayatkan oleh alkulani ( pengarang alkafi ) dari abi abdillah alaihissalam katanya, Rasulullah saw bersabda :

قال رسول الله صلىالله عليه وآله وسلم (وإنّ العلماء ورثة الأنبياء ، إنّ الأنبياء لم يورّثواديناراً ولا درهماً ولكن ورّثوا العلم فمن أخذ منه أخذ بحظ وافر
sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi dan para nabi tidak tidak mewariskan dinar maupun dirham melainkan mewariskan ilmu, barangsiapa mengambil dari-nya maka ia telah mengambil bagian yang sangat banyak”

2.
قال عنهالمجلسي في مرآة العقول 1/111 الحديث الأول ( أي الذي بين يدينا ) له سندان الأولمجهول والثاني حسن أو موثق لا يقصران عن الصحيح ) فالحديث إذاً موثق في أحد أسانيدهويُحتج به ،
dalam kitab-nya mir’atul uqul 1/111. Almajlisi berkata memaparkan derajat hadist di atas : katanya : hadist yang ada di tangan kami ini mempunyai dua sanad.
1. sanad pertama adalah mahjul (tidak di ketahui)
2.sanad kedua adalah hasan. atau terpercaya, kedua-nya tidak mengurangi derajatnya dari derajat sohih. sebab, apabila hadist dalam salah satu sanad nya di percaya maka itu boleh di jadikan hujjah/dalil.

disini ulama syiah Almajlisi dan alkulaini membenarkan dan menjadikan sebuah hujjah bahwa para Nabi tidak mewarisi harta benda apapun, melainkan beliau mewariskan ilmu.

3. khumaini memberikan kesaksian di dalam kitab-nya al-islamiyah ala jawazi wilayatil faqih di dalam judul “sohihatul qada’ah”
apa komentar khumeini :
هذا الحديث صحيح السند و قد استشهد به العلماء في أكثر من موضع , كما استشهد به الإمام الخميني – عليه الرحمة – في أكثر من موضع منها : الاجتهاد والتقليد ص 32 , كتاب البيع ج 2 ص 482

artinya : hadist ini (hadist bahwa Para Nabi tidak mewariskan harta melainkan mewariskan Ilmu) adalah mempunyai sanad yang sangat sohih, dan para ulama di dalam beberapa tempat memberikan kesaksian atas kesohihan hadist tersebut, sebagaimana imam khumaini memberi kesaksian atas kesohihan hadist tersebut di dalam beberapa kitab-nya di antaranya adalah : al-ijtihad wat-tqlid hal 32, dan kitabul bai’ juz 2 hal 482.

——————————————————————————————————————-

“latihan mikir bt pencinta ali” : Bagaimana Fatimah menuntut sesuatu yang menurut agama syiah di dalam kitab besar-nya tidak di benarkan, seperti nukilan di dalam riwayat atas? al majlisi, alkulani, bahkan khomeini, telah berpendapat sama dengan sayyidina abubakar!^_^

sembari tunggu jawaban, Sementara ini mau tidak mau, menerima atau tidak menerima…. kaum syiah dengan “pencinta ali” sebagai anteknya harus akui bahwa:

– Fatimah versi syiah yg gila harta memang berbeda dengan sayyidatina fatimatuzzahra versi sunni yg lemah lembut dan tawadhu’

kalau versi syiah fatimah adalah anak nabi yg offensive, aggresive, ambisius, dan merengek2 menuntut Abu Bakar untuk melaksanakan sesuatu yang haram, yaitu memberikan warisan tanah pada diri sayyidatina fatimah itu sendiri, padahal memberikan warisan kepada wanita ini tidak boleh dan haram menurut kitab syiah rofidhoh itu sendiri.

pertanyaan ke-2 utk “pencinta ali” yg dungu :

-Apakah sayyidatina Fatimah keliru wahai syiah Rafidhoh ?^_~

kalau gak bisa jawab juga li, sebaiknya anda gak perlu berteriak-teriak menggugat warisan siti fathimah yg terjadi 1000 tahun yg lalu, dimana “pencinta ali” ini masi belum di rencanakan keberadaannya di dunia^_~

komen “pencinta ali” diatas mengungkit2 ttg masalah sepele fadak dengan racikan bumbu2 kebencian ala syiah imamiyah itu pada akhirnya berbenturan hukum dan peraturan dengan apa yg ada di ajarkan pada kitab syiah sendiri bahwa “nabi tidak mewarisi harta” sedangkan siti fathimah tidak berhak atas atas tanah fadak??intinya sesuatu yang seharusnya “pencinta ali” imani dalam agama syiah, malah “pencinta ali” ingkari..!! bahlol ^_^

mengenaskan memang , beginilah bila sebuah agama ngaku2 islam tapi beraqidahnya berdiri di atas sarang laba-laba. pemeluk agama cendrung linglung dan kebingungan…!!
asik kan li, bahas kitab syiah sendiri kadang2 mengandung kontroversi sana sini dengan ajaran syiah yg di lapangan.

-wallahu a’lam ”

^_^
======================================

Dengan demikian tampaklah yang benar dalam masalah ini dan hancurlah kebatilan yang dituduhkan oleh Syi’ah Rafidhah kpd sayyidatina fatimatuzzahra al batul dan sayyidina abubakar ashidiq. Padahal kalau mau jeli, Sayyidina abubakar tidak salah, melainkan hanya menjalankan dan menegakkan hadits nabi, tapi Sayyidina abubakar ashidiq begitu hormat nya dengan ahlul bait sampai2 beliau yg minta maaf !

wasalam
ali sakran

Kategori:Ahlul Bait Tag:,

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 85

mengobok2 hadits ahlussunah tanpa ilmu merupakan kegemaran dari salah seorang antek syiah rafidoh imamiyah yg ber akun “pencinta ali” dalam notes2 nya, Namun sekarang saya mau ngetes keilmuwan si “pencinta ali” ini utk membahas kitab2 syiah itu sendiri….

masalah kali ini kelihatannya agak berat utk “pencinta ali” pada khususnya dan syiah2 lain pada umumnya karena soal kali ini menyentuh bagian dari ajaran agama syiah yang paling prinsipil yaitu imamah dan sah tidaknya pengangkatan imam2 mereka dalam menduduki pangkat imam….

mari kita mulai dengan komen screen shot diatas si “pencinta ali”

begini katanya “pencinta ali” :

“Jika memang benar pahaman kalian bahwa Khalifah itu Pelindung Agama dan mendorong orang untuk mendekat pada Allah.
Kenapa kalian angkat juga Pemimpin yang Mafdhul (tidak memenuhi syarat) sebagai Khalifah ?”

ngomong2 soal memenuhi syarat atau tidak seakan2 akun ” pencinta ali ” ini seorang pakar sejarah prihal imamah, kekhalifahan dan kemaksuman…..sehingga kritik kekhalifahan sahabat2 rasulullah pun seenaknya di lontarkan seorang “tikus kecil IRAN” yg baru lahir dan mengenal mut’ah kemaren sore….

tapi rasanya kita selaku umat islam perlu tau sejauh mana kecetekan ilmunya si “pencinta ali” ttg keimamahan mengenai imam2 syiah yg saban tahun di catut namanya oleh syiah. asyiknya kali ini rujukannya melalui kitab syiah sendiri…ibarat mengajar manusia rafidhoh ukt mandiri, maka akan kita lihat sejauh mana kapasitas “otak si pencinta ali” dalam menghukumi keabsahan keimamahan dalam agama syiah melalui sudut pandang kitab2 literatur syiah. Intinya nanti pembaca dapat mengukur sejauh mana keotentikan dan keabsahan jabatan imam2 ahlul bait yg syiah catut namanya lewat rujukan literatur kitab2 syiah….asik kan ^_^.

ini baru asik, melihat ludruk antek2 syiah terjun bebas tenggelam dalam literatur2 mereka sendiri ^_~. logikanya tentunya bila seorang syiah sudah mampu mengkritik hadits2 dan kitab2 ahlussunah, pasti mereka sendiri sudah menggeluti bidang per-kitaban agamanya mereka sendiri. bukan begitu bukan? ^_^

dengan ini maka kita lihat studi kasus utk si “pencinta ali” berikut ….

—————————————————————————————-

Bismillahirrohmanirrohim,

*) studi kasus,

Para imam diangkat melalui wasiat dari imam sebelumnya, ini adalah sebuah ketentuan yang mesti terjadi. Ketika kita mengatakan bahwa ada 12 imam syiah, maka kita akan menemukan wasiat-wasiat itu dengan jelas, yang dimaksud wasiat di sini bukanlah wasiat pembagian harta, tetapi wasiat dan penunjukan dari imam sebelumnya pada imam berikutnya. Setiap imam pasti mewasiatkan pada imam berikutnya, untuk meneruskan estafet imamah, mengemban “tugas ilahi”, menyampaikan risalah Allah pada umat manusia.

Bagaimana jika seorang imam tidak mewasiatkan pada imam berikutnya?
Dengan kata lain, bagaimana jika kita tidak menemukan wasiat dari imam pada imam berikutnya?

Ada dua kemungkinan, yang pertama, dia menjadi imam padahal dia tidak berhak menjabatnya. Dia tidak berhak menjadi imam karena tidak ada penunjukan dan wasiat dari imam sebelumnya. Lalu apa yang terjadi ketika seseorang menjadi imam tanpa penunjukan? Imam tanpa penunjukan, bagaikan orang mengaku menjadi Nabi dan diutus oleh Allah padahal dia bukan. Imam yang tidak ditunjuk bagaikan orang yang mengaku dirinya Nabi padahal Allah tidak mengutusnya. Kita temukan riwayat yang mengancam orang yang mengaku dirinya menjadi imam, padahal dia bukanlah orang yang ditunjuk.

selanjutnya…..
Dalam Al Kafi jilid 2 hal 372, terdapat sebuah bab yang berjudul

Bab orang yang mengaku menjadi imam padahal dia bukan orang yang layak menjabatnya, siapa yang mengingkari para imam atau sebagian imam, siapa yang mengakui imamah orang yang tidak berhak.
salah satu hadits dalam bab itu berbunyi:

Dari Abu Abdillah Alaihissalam mengatakan: siapa yang mengaku menjadi imam, padahal dia bukan orang yang berhak maka dia kafir.

Kemungkinan kedua, orang yang dianggap menjadi imam tidak pernah merasa dirinya menjadi imam, namun orang-orang menganggap dirinya imam. Artinya yang dianggap sebagai imam selama ini ternyata bukanlah imam. mereka yang menganggapnya imam “salah sambung” dan menganggapnya sebagai imam.

Dalam literatur syiah tidak kita temukan wasiat dari Husein bin Ali pada Ali bin Husein. Ada dua kemungkinan, yang pertama, Ali bin Husein mengklaim dirinya sebagai imam padahal bukan, dan hadits di atas memuat ancaman bagi yang melakukan hal itu, sementara kemungkinan kedua, Ali bin Husein dianggap sebagai imam padahal bukan. Artinya selama ini syiah menganggap orang yang bukan imam sebagai imam.

Ketika ditanya tentang wasiat imam Husein, teman syiah membawakan hadits dari kitab Al Kafi, pada bab Al Isyarah wan Nash ala Ali bin Husein Shalawatullah Alaihima. Namun seluruh empat hadits itu dhaif. Ini dinyatakan oleh Majlisi dalam kitab Mir’atul Uqul jilid 3 hal 320-321. Meski Hadits ketiga dinyatakan Hasan oleh Majlisi, namun ketika kita lihat, ada rawi yang tidak jelas identitasnya, yaitu yang disebutkan sebagai beberapa sahabat kami. Identitas beberapa sahabat kami yang dimaksud oleh Kulaini dalam hadits itu tidak jelas, maka tidak bisa dilacak validitasnya. Pertanyaannya, mengapa Kulaini menyembunyikan identitas beberapa sahabat kami dalam hadits itu, sementara perawi lainnya disebutkan namanya?

Sementara Al Bahbudi, ulama syiah yang meneliti hadits-hadits Al Kafi malah mendhaifkan seluruh hadits -hadits yang ada dalam bab itu.

Apa artinya?
Ini artinya wasiat Husein terhadap Ali bin Husein tidak pernah ada, karena tidak ada bukti valid yang menunjukkan adanya wasiat itu.
Maka imamah Ali bin Husein adalah tidak sah, karena tidak berlandaskan wasiat dari imam sebelumnya. Karena imamah Ali bin Husein tidak sah, maka dia tidak berhak untuk menunjuk orang lain menjadi imam, artinya kita perlu mempertanyakan keabsahan para imam syiah setelah Husein. Ini jika kita mau berpikir kritis dan tidak mau membeo pada para marja’ tanpa pernah mencari dari sumber aslinya.

——————————————————————–

begini kiranya kenyataan pahit dari rujukan kitab agung syiah
monggo para syiah khususnya “pencinta ali” utk memberikan riwayat ttg wasiat imam husien kepada ali bin husien tsb dan buktikan bahwa wasiat tsb memang valid. gampang khan wahai “pencinta ali” ^_~.

Mari kita ajar “mahluk2 syiah ” utk membahas kitab2 mereka sendiri ^_~.

note utk “pencinta ali” : hayo kamu belajar rapi, jangan kebiasaan ya ngobok2 hadits ahlussunah tanpa ilmu. kini saat nya obok2 kitab kalian sendiri..ini episode 3 bro?!

Kategori:Fitnah Tag:

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 84

alhamdulillah, si “pencinta ali” ini mengakui kalau dalam masalah akidah syiah dan sunni tidak mungkin di satukan ^_~

Pokok-Pokok Perbedaan Syi’ah Secara Umum dengan islam:
1. Pada Rukun Iman:

Syiah hanya memiliki 5 rukun iman, tanpa menyebut keimanan kepada para Malaikat, Rasul dan Qadha dan Qadar- yaitu: 1. Tauhid (keesaan Allah), 2. Al-’Adl (keadilan Allah) 3. Nubuwwah (kenabian), 4. Imamah (kepemimpinan Imam), 5.Ma’ad (hari kebangkitan dan pembalasan).

(Lihat ‘Aqa’idul Imamiyah oleh Muhammad Ridha Mudhoffar dll)

2. Pada Rukun Islam:
Syiah tidak mencantumkan Syahadatain dalam rukun Islam, yaitu: 1.Shalat, 2.Zakat, 3.Puasa, 4.Haji, 5.Wilayah (perwalian)
(lihat Al-Khafie juz II hal 18)

3. Syi’ah meyakini bahwa Al-Qur’an sekarang ini telah dirubah, ditambahi atau dikurangi dari yang seharusnya, seperti: “wa inkuntum fii roibim mimma nazzalna ‘ala ‘abdina FII ‘ALIYYIN fa`tu bi shuratim mim mitslih (Al-Kafie, Kitabul Hujjah: I/417). Ada ta mbahan “fii ‘Aliyyin” dari teks asli Al-Qur’an yang berbunyi: “wa inkuntum fii roibim mimma nazzalna ‘ala ‘abdina fa`tu bi shuratim mim mits lih” (Al-Baqarah:23)

Karena itu mereka meyakini bahwa: Abu Abdillah a.s (imam Syiah) berkata: “Al-Qur’an yang dibawa oleh Jibril a.s kepada Nabi Muhammad saw adalah 17.000 ayat (Al-Kafi fil Ushul Juz II hal.634). Al-Qur’an mereka yang berjumlah 17.000 ayat itu disebut Mushaf Fatimah (lihat kitab Syi’ah Al-Kafi fil Ushul juz I hal 240-241 dan Fashlul Khithab karangan An-Nuri Ath-Thibrisy)

4. Syi’ah meyakini bahwa para Sahabat sepeninggal Nabi saw, mereka murtad, kecuali beberapa orang saja, seperti: Al-Miqdad bin Al-Aswad, Abu Dzar Al-Ghifary dan Salman Al-Farisy (Ar Raudhah minal Kafi juz VIII hal.245, Al-Ushul minal Kafi juz II hal 244)

5. Syi’ah menggunakan senjata “taqiyyah” yaitu berbohong, dengan cara menampakkan sesuatu yang berbeda dengan yang sebenarnya, untuk mengelabui (Al Kafi fil Ushul Juz II hal.217)

6. Syi’ah percaya kepada Ar-Raj’ah yaitu kembalinya roh-roh ke jasadnya masing-masing di dunia ini sebelum Qiamat dikala imam Ghaib mereka keluar dari persembunyiannya dan menghidupkan Ali dan anak-anaknya untuk balas dendam kepada lawan-lawannya.

7. Syi’ah percaya kepada Al-Bada’, yakni tampak bagi Allah dalam hal keimaman Ismail (yang telah dinobatkan keimamannya oleh ayahnya, Ja’far As-Shadiq, tetapi kemudian meninggal disaat ayahnya masih hidup) yang tadinya tidak tampak. Jadi bagi mereka, Allah boleh khilaf, tetapi Imam mereka tetap maksum (terjaga).

8. Syiah membolehkan “nikah mut’ah”, yaitu nikah kontrak dengan jangka waktu tertentu (lihat Tafsir Minhajus Shadiqin Juz II hal.493). Padahal hal itu telah diharamkan oleh Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib sendiri.

beginilah kiranya memang perbedaan SYIah dengan iSLAM ^_~. kAPAN ya kira2 surat keputusan presiden keluar mengenai ahmadiyah sesat? kan jadi nanti bisa di ikuti dengan agama SYIAH !! ^_^

=————————————————

selanjutnya

akun “pencinta ali” ini tidak paham perbedaan masalah furu’ dalam islam. padahal syiah sendiri berbeda bukan lagi pada masalah furu’ tapi masalah ushul yaitu dimana tercipta syiah ismailiyah, zaidiyah, kaisaniyah, dll yg masing2 meyakini jumlah imam berbeda2 …padahal ini nash dari tuhan konon katanya ^_~. jd jumlah 12 itu tidak baku !!

Dalam sebuah kajian di kota SOLO, jawa tengah, Habib umar bin muhammad bin salim bin hafidh, telah menjelaskan sejarah terbentuknye cabang2 mazhab dan tariqah dalam ilmu islam
berikut saduran ceramah ilmiah beliau :

Pertama tama kita harus mengetahui bahwa wahyu yg di turunkan allah SWT kepada nabi Muhammad SAW berisi hukum2 yg berhubungan dgn permasalahan hati: bagaimana kondisi hatinya thdp ALLAh di saat dia beramal.

hukum hukum yg berhubungan dengan perbuatan anggota tubuh ini selanjutnya di kenal dengan nama FIQIH atau fiqhudh dhahir ( syafi’i, hambali,hanafi, dan maliki ). Sedangkan hukum yg berhubungan dgn sifat hati, selanjutnya di sebut fiqhul batin, yg oleh sebagian besar umat islam di kenal dgn nama tasawuf.

Ayat2 yg membahas perbuatan anggota tubuh melahirkan beberapa mazhab ( syafi’i,maliki,hanafi,dan hambali ) dalam ilmu fiqih. Sedangkan ayat2 yg membahas berbagai permasalahan hati serta metode penyucian hati melahirkan sejumlah thariqah dalam tasawuf

Sebenarna dalil atau landasan pendirian madzhab dan tariqah tersebut sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW.

Pada saat itu, para sahabat menerima seruan dakwah Rasulullah SAW dgn hati yg suci dari gejolak nafsu, bersih dari berbagai keinginan duniawi, serta kosong dari tujuan yg tidak benar dan berbagai sifat tercela

Setiap saat mereka berusaha memperkuat pondasi tauhid yg terdapat dalam hatinya dengan mengerjakan berbagai ibadah solat,doa, dan berbagai amal saleh lainnya yg di ajarkan oleh Rasulullah SAW, Kita pun menyaksikan bagaimana mereka berijtihad di hadapan RASULULLAH tentang sebuah persoalan dan Rasul membenarkan kedua ijitihad tersebut.

Kita juga melihat, ada sahabat yg menjadikan puasa sunah sebagai ibadah pokoknya, ada pula yg menjadikan solat malam sebagai ibadah pokoknya, dan ada pula yg berlama lama ketika sujud dgn memperbanyak doa diajarkan Rasulullah SAW di berbagai kesempatan sebagai ibadah pokoknya. Kondisi2 semacam inilah yg menjadi landasan munculnya madzhab(syafi’i, maliki, hanafi, dan hambali ) dan tariqah dalam tasawuf.

Setelah agama Allah (islam) tersebar luas di bumi Allah SWT sebagaimana telah di janjikan Rasulullah SAw, maka tersebar pula ilmu2 fiqih yg menjelaskan berbagai hukum dhohir dan ilmu2 tasawuf yg menjelaskan metode mengolah hati menjadi ihsan, yaitu senantiasa memperhatikan bagaimana hubungan hati dengan Allah yg maha penyayang dan maha mulia. Dalam kondisi semacam ini di tengah2 masyarakat tumbuh berbagai madzhab dan thariqah tersebut.

begini kiranya penjelasan ttg akidah ahlussunah ikhtilaf furu’iyahnya ^_^
———————————————————————————————————–

sekarang pertanyaan utk “pencinta ali” : jika ada nash dari tuhan tentang pemimpin2 maksum setelah nabi, syiah manakah yg benar diantara syiah ismailiyah, zaidiyah, dan imamiyah??.

ingat loh, kalian bertiga berbeda prinsip pada masalah akidah yg paling pokok yaitu IMAMAH ^_^. gak usah gebuk2 dada ya “pencinta ali” ketiga golongan syiah diatas, masing2 meyakini IMAMAH dan ngaku2 mereka itu syiah, hanya saja jumlahnya imam kalian berbeda ada yg 5, 7 atau 12, maka jika ada sebuah hadits yg berasal dari rawi imam terakhir syiah zaidiyah, maka imamiyah menolaknya karena imamiyah tidak meyakini imam terakhir zaidiyah adalah maksum, begitu juga sebaliknya ^_^

silahkan di jawab li !! ^_~

note utk “pencinta ali” episode 2 nih” : nanti insyallah kami bawakan kitab2 syiah juga, mo ngetes “pencinta ali” sejauh mana dia mendalami kitab2 syiah itu sendiri pada episode selanjutnya

Kategori:Bodoh Tag:

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 83

yuuk kita bongkar penipuan akun tidak bertanggung jawab bernama ” pencinta ali ” ini ^_^, JIka sayyidina ali aluraidhi di klaim “asal2an” oleh Pencinta ali sebagai syiah, kenapa ya njid2 beliau dan cucu beliau ternyata berkata lain ttg syiah ^_~. dan mereka justru menjunjung sahabat Rasulullah yg di kafir2kan dan di caci maki oleh syiah ^_^

berikut kita lihat

1. pernyataan Imam muhammad Al baqir bin ali zainal abidin.

suatu hari seseorang dtg kepada ayahku (sayyidin ali zainal abidin) dan berkata: ceritakan kpd ku perihal abubakar…
“Abu bakar as-shidiq kah yg kaum maksud?jawab ayahku
“engkau menyebutnya as-shidiq?
celaka dirimua”jawab sayyidina ali zainal abidin.Gelar ashidiq itu diberikan oleh seseorang ug lebih baik dariku dan darimu,yaitu rasulullah, begitu pula kaum muhajirin dan anshor. maka, barang siapa tdk mau menyebut beliu dgn sebutan ash-shidiq, dia tidk di benarkan oleh Allah Azzawajalla”..(syeikh bin abdullah bin syekh bin abddullah bin abu bakar ala aidrus,Al iqdun nabawi,Juz 1 manuskrip,Hal 184-185)

2. pernyataan Imam ja’far Ash-shodiq..

Imam ja’far shodiq bin muhammad al baqir bin ali zainal abidin bin husin bin ali bin abuthalib,dari garis ibunya beliau cucu khalifah Abu bakar ash shidiq.Ibu beliau adalah farwah binti Al-qhasim bin muhammad bin abubakar Ash shidiq.Sedangkan Ibunya farwah bernama Asma’ bin abdurahman bin abubakar ash shidiq.karena itulah Imam ja’far berkata,”Aku di lahirkan oleh Abu bakar dua kali.(Ahmad bin zain alhabsyi,Syahrul Ainiyyah,Cet 1,1987 Kertajaya,Singapura,hal 22.

3. suatu hari Zuhair bin Mu’awiyyah berkata kepd imam ja’far”tetanggaku mengatakan bahwa engkau berlepas diri dari Abu bakar dan Umar radiyyalahu anhuma,benarkah itu?”,Imam ja’far menjawab,”Allah berlepas diri dari tetanggamu. Demi Allah,sesungguhnya aku berharap Allah memeberiku manfaat berkat hubungan kekerabatanku dgn abu bakar ash ashidiq.(Syeikh bin abdullah bin syeikh bin abdullah bin abubakar Al Aidrus,Al Iqdun Nabawi,Juz 1,manuskrip, Hal 230)

4. Pernyataan Habib Abdullah bin Alwi Alhaddad(pengarang ratib Haddad)
dalam sebuah syairnya:

“para sahabat Nabi adalah Imam2 yg mulia baik kaum muhajirin maupun anshor para pembela
mereka bintang2 hidayah
orang2 mullia dan suka berderma
mereka emban amanah dgn baik…..”

(abdullah bin alwi al-haddad, Ad-darrul Mandhum Li Dzawil ‘Uqul wan fuhum, cet.II,2001,hal.113-114)

5. Habib Ali bin abubakar sakran juga menuliskan:

ketahuilah,sumber bid’ah di dalam ushul(akidah) ada 7,sebagaimana di sebutkan para ulama,yaitu:

1.Al-mu’tazilah : menyatakan hambalah yg mencipatakan amal amal mereka,Allah tdk dapat dilihat(didunia maupun di akhirat).Mu’tazilah terbadi ke dalam 22 aliran

2.syi”ah : org2 yg melampaui batas dlm mencintai sayyidina ali bin abi thalib.terbagi 21 aliran

3.khawarij : terlalu berlebihan dlm membenci sayyidina ali,mereka menganggap beliau dan org2 yg memiliki dosa besar adalah kafir.terbagi 20 aliran

4. Mu’rijah: mereka berpendapat org yg telaj beriman maksiat tdk akan membawa keburukan.utk org kafir taat tdk bermanfaat utk mereka.terbagi 5 aliran

5.Najjariyah : mereka mempercayai sifat allah kallamullah bersifat baru,mereka sama dengan mu’tazilah.terbagi 3 aliran

6.Jabariyah: mempercayai manusia sama sekali tidak memiliki ikhtiar. 1 aliran

7. Musyabbihah: Allah memiliki tubuh yg sama dgn mahluknya. 1 aliran

Itulah 72 golongan yg akan menetap di neraka.Adapun golongan yg selamat adalah Ahlussunnah
(Ali bin abubakar as-Sakran,Ma’arijul hidayah,t.c.,t.t., Al-Mathaba’ah Al Mishiriyyah bil azhar,hal.29.)

6. Habib ‘Alwi b. Ahmad b. Hasan b. ‘Abdullah Al-Haddad menulis sebuah komentar bait syair datuknya Habib ‘Abdullah Al-Haddad, berikut :

“Madzhab yang lurus aku ikuti sesuai Kitab Allah dan Sunnah Nabi”. Habib Ahmad tersebut menulis “Madzhab lurus yang dimaksud adalah Madzhab Ahlussunah Wal Jama’ah, aku mengikuti Madzhab itu seperti bapak-bapakku dan kakek-kakekku dan Nabi Muhammad, ‘Ali, Hasan dan Husein sampai pada seluruh salaf Al-‘Alawiyyin. “

7. Bahkan Imam Ja’far Shodiq sendiri yang di klaim oleh Syi’ah
sebagai Imamnya, sebagai mana diriwayatkan dalam kita Al Masyro’u
Arrowy juz I hal 86

“ Aku lepas tangan dari orang yang membenci Abu Bakar dan Umar kalau
sekiranya aku berkuasa niscaya akan mendekatkan diri kepada Allah
dengan menumpahkan darah orang yang membenci keduanya”

memang syiah2 rafdihoh imamiyah ini selalu jahil mengembangkan kebohongan demi kebohongan. Alhamdulillah SK gubernur jawa barat sudah mengeluarkan “sesat nya ahmadiyah”. dengan begini kan jalan utk men’sahkan “kepalsuan agama”syiah semakin terealisasi . ya gak ^_~

khusus utk “pencinta ali” : ini episode 1, episode berikutnya akan semakin detil dalam membahas kebohonga2 anda, sehingga nanti orang2 semakin melihat palsunya agama syiah”

Kategori:Taqiyah Tag: