Arsip

Posts Tagged ‘wali faqih’

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 145

EPISODE 28

MASIH MENYAMBUNG prihal Tiara Satrie yg masih satu akun dengan Jjihad ‘Ali alias “wong langka “yg lagi ngemis “pencerahan tentang sesatnya syiah” … ali sakran masih berbaik hati untuk menunjukkan kesesatan syiah ^_^
berikut pencerahan ke-7

SIAPAKAH yg lebih hebat dari Dzulqornain, Rasulullah SAW atau pak khumaini?

ini adalah pernyata’an seorang yang hebat, lebih hebat dari tokoh dunia dzul qarnain, yang telah menaklukkan separuh isi dunia,

ini adalah perkataan seorang wali faqih satu tingkat kedudukan-nya di bawah imam mahdi, “ayatullah khomeini” yang tidak pernah menaklukkan negeri manapun dan tidak pernah memberi kontribusi terhadap peradaban islam bahkan dia tidak pernah melaksanakan ibadah haji,

ini adalah perkataan seoroang yg lantang bersuara bahwa rakyat iran sekarang lebih unggul daripada rakyat hijaz di masa Rasulullah SAW, dan lebih unggul daripada rakyat di masa pemerintahan sayyidina ali.

yuk kita simak ^_^

——————-

image lembaran kitab di atas berbunyi dari mulut “sang khomeini al-hindi” dimana dia berkata :

ان الشعب الاراني بجماهيره المليونية في العصر الراهن افضل من اهل الحجاز في عصر رسول الله صلى الله عليه وسلم وافضل من اهل الكوفة في العراق على عهد امير المؤمنين والحسين بن علي صلوات الله وسلامه عليهما
[ كتاب الوصية السياسية للإمام الخميني : ص ٢٧ ]

” bangsa iran dengan republik penduduknya yang berjuta-juta …di masa sekarang, lebih unggul dari penduduk hijaz di masa rasullah saw. dan lebih unggul dari penduduk kufah di iraq di masa pemerintahan amirul mu’minin dan husein bin ali solawat dan salam atas kedua-nya”

wow? ??^_^

mari kita berfikir terbuka saudara, apakah pernyataan ini tidak menyinggung rasulullah bahkan melecehkan sayyidina ali dan sayyidina husein yang awal-nya di anggap maksum dan lebih tinggi kedudukan-nya dari pada nabi dan malaikat.. ??

bukankah pernyataan seorang “yg di agung2kan syiah” ini malah meremehkan dan melecehkan, dengan mengklaim dirinya lebih hebat dari rasulullah SAW, lebih berhasil dari sayyidina ali krw??

intinya wal hasil ni pernyata’an “sang ruhullah bandul item” cukup “nyeleneh” dmn tidak ada bukti bahwa penduduk iran sekarang lebih unggul dan lebih utama daripada penduduk rasulullah di negeri hijaz dan penduduk sayyidina ali di kuffah, irak. ^_^

kurang lebihnya beginilah “kicauan” tokoh syiah yang di sembah dan di agungkan oleh agama syiah, dan kurang lebihnya beginilah bunyi “kitab2 syiah rafidhoh imamiyah itsna asyariyah yg statusnya siap bakar”^_^

ps : tiara satrie, ga perlu stress gaplok2 pala ya…gak bagus lho ^_^

salam
ali sakran ^_^

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 133

EPISODE 18 :

syiah bicara tentang konsep wilayatul faqih ?
gak salah nih?? ^_^

sebegitunya tiara satrie meyakini konsep WF. sebegitunya pun kenyataan bahwa banyak orang syiah yg menolak konsep Wilayatul faqih dan meragukan ijtihad “aneh” dari khumaini ini ^_^..liat penjabaran di bawah. ^_^

mari kita lihat penjabaran berikut ^_^

tiara satrie( betina syiah ) memuji wilayatul fagih.. sedangkan seorang rafidhoh lain bernama “muhammad elias” berkata WF atau wilayatul fagih adalah tdk wajib ditaati (menurut rahbar syiah). padahal di Iran sana mereka menghukum mati penolak WF (liat screenshot dari video diatas) ^_^. perkara batil mengalami kontradiksi !

Mau ngetes kira2 ada orang syiah yg berani komen gak ya disini?? ^_^ di karenakan kebiasaan syiah yg suka lempar subhat dan pemotongan hadits2 dalam kitab sunni….sekarang saatnya syiah kita kasih latihan….latihan kali ini adalah membahas konsep keagamaan syiah itu sendiri..^_^ tentunya kalau bisa kritik agama islam beserta kekhalifahan islam …mereka2 ini tentunya lebih tahu ttg agama mereka sendiri beserta konsep2 terapannya….itu logika seharusnya, namun kenyataannya malah terbalik…..

Mari kita liat apa itu wilayatul faqih menurut mulut2 orang syiah yg mereka gak tau apa2 sebenarnya??

=================

Dan berikut kutipan menurut muhsin labib ( ustad syiah ), yg ternyata isinya cendrung merupakan opini dia sendiri ^_^ tanpa dalil yg jelas ^_^

1. Dengan wewenang mutlaknya, seorang faqih dapat melarang masyarakat yang berada dalam domain kekuasaannya untuk menunaikan haji untuk sementara waktu demi pertimbangan maslahat (hukum tsanawi) yang disimpulkannya. Asas hilangnya predikat hukum sebagai akibat dari lenyapnya subjek hukum juga menjadi alasan pengambilan opsi demikian.

saya katakan ::
::waaww…jadi wali faqih ini bisa melarang seseorang utk tidak melaksanakan ibadah haji..ini menurut muhsin labib ( ustad syi’i )^_^

2, Lalu samakah arti Wali faqih dengan Rahbar, dan Wilayah faqih dan Rahbari (zaa’amah)? Menurut saya, Wali Faqih adalah seseorang yang menjadi representasi dari lembaga otoritas keagamaan (wilayah faqih) yang bersifat universal tanpa batas geografis. Sedangkan ‘rahbar’, yang berasal dari kata Parsi ‘rah dan bar (jalan dan memandu = pemandu jalan) adalah sebuah predikat yang disandang oleh seseorang yang memegang wewenang tertinggi dalam konstitusi dan undang-undang negara Republik Islam Iran, yang mestinya hanya mengikat warganegara Iran, Muslim maupun non Muslim.

saya katakan ::
::ternyata rahbar itu sangat berbeda dengan konsep wali faqih itu menurut muhsin labib, sedangkan orang2 syiah lain yg beranggapan seperti jayadi diatas bahwa semua rahbar adalah wakil imam ghaib, itu bohong, karena ternyata rahbar2 juga ada yg menolak konsep ala khomeini ini??dan kenapa lagi ini konsep bohong??kalau benar rahbar dan wali faqih adalam wakil imam ghaib, namun kenyataan lapangannya imam ghaib mereka ini memberikan pemahaman berbeda kesetiap rahbar2 dan wali faqih…sehingga rahbar dan wali faqih pun tak kompak….sebagian rahbar anti WF!!

saya katakan lagi ::
::lalu bila setiap rahbar itu wakil imam ghaib, dan wali faqih juga di nobatkan sebagai wakil imam ghaib, lalu kenapa para wakil main senggol2an ya?? intinya ini menunjukkan bahwa mereka rahbar dan wali faqih bukan orang maksum ^_^ jadi tidak menutup kemungkinan kalau konsep ini pun sebenarnya BATIL! karena di ciptakan orang2 yg tidak maksum ^_^, dan tidak terbukti kalau imam ghaib mereka ini nyata!!! lalu kenapa konsep batil malah tega2 nya menghukum mati bagi para penolaknya?

3. Dengan kata lain, Seseorang non Iran yang meyakini konsep Wilayah faqih tidak terikat dengan rahbari tidak berada dalam strukturnya. Namun ia, yang tidak berada dalam struktur rahbari, bisa mengikat diri secara kultural dan spiritual dengan Wali faqih. Artinya, instruksi wali faqih bisa berbeda dengan instruksi rahbar.

saya katakan ::
::tuh muhsin labib sendiri akhirnya ngaku, kalau instruksi rahbar boleh bertentangan dengan wali faqih, jadi wajar kalau ada orang2 syiah anti wilayatul faqih, harus di akui ya para syiah indonesia, walaupun pahit, cukup di telan di kerongkongan ^_^ namun yang masih menjadi pertanyaan besar, kenapa ali khameni bersama pengikut beranggapan utk menghukum mati bagi penolak wilayatul fagih, ckckkkckckc ^_^, nanti syiah yg komen disini jawab ya? ^_^

4. Bagaimana membedakannya? Cara membedakannya adalah mengidentifikasi subjek dan objek serta konteks instruksinya. Dengan demikian, orang Indonesia yang bermazhab Syiah dan meyakini konsep wilayah faqih hanya terikat secara keagamaan dan kultural dengan figur Sayyid Ali Khamenei, misalnya, yang juga menjadi pemimpin tertinggi di sebuah negara di Timur Tengah, yaitu Iran. Ia juga terikat secara keagamaan denga seorang faqih yang diyakininya sebagai muqallad atau marja’. Selebihnya, setiap manusia syi’i di Indonesia terikat dengan undang-undang dan sistem negara Indonesia. Lagi-lagi, ini menurut saya yang sangat awam tentang WF dan Marja’iyah.

saya katakan ::
::sebentar dulu pak muhsin labib, tapi kenapa dalam video diatas orang2 IRAN berteriak utk menghukum mati para penolak WF ini????sedangkan anda dan abdurrahman shahab dan sebagian syiah2 lain itu beranggapan bahwa wilayatul faqih ini konsep yg konon katanya seperti karet, bisa masuk sana sini ^_^ terserah mau di terima atau tidak ^_^

*di jawab ya para syi’i INDO, jangan cuma bisanya bahas kitab sunni pakai penafsiran semau perut, ketika bahas konsep sendiri menyentuh masalah wali faqih kalian tunggang langgang dan carut marut ^_^
* selanjutnya silahkan sebut siapa wali2 faqih sebelum khomeini ? atau memang sebenarnya gak ada tp kalian malu akui itu ? ^_^

(Dikutip dari buku SEJARAH DAN HIRARKI FIKIH karya Muhsin Labib, akan diterbitkan AL-HUDA)

Screen Shoot dari akun Ali Alaydruz As-sakran 66

Mau ngetes kira2 ada orang syiah yg berani komen gak ya disini?? ^_^ di karenakan kebiasaan syiah yg suka lempar subhat dan pemotongan hadits2 dalam kitab sunni….sekarang saatnya syiah kita kasih latihan….latihan kali ini adalah membahas konsep keagamaan syiah itu sendiri..^_^ tentunya kalau bisa kritik agama islam beserta kekhalifahan islam …mereka2 ini tentunya lebih tahu ttg agama mereka sendiri beserta konsep2 terapannya….itu logika seharusnya, namun kenyataannya malah terbalik…..

Mari kita liat apa itu wilayatul faqih menurut mulut2 orang syiah yg mereka gak tau apa2 sebenarnya??

=================

Dan berikut kutipan menurut muhsin labib ( ustad syiah ), yg ternyata isinya cendrung merupakan opini dia sendiri ^_^ tanpa dalil yg jelas ^_^

1. Dengan wewenang mutlaknya, seorang faqih dapat melarang masyarakat yang berada dalam domain kekuasaannya untuk menunaikan haji untuk sementara waktu demi pertimbangan maslahat (hukum tsanawi) yang disimpulkannya. Asas hilangnya predikat hukum sebagai akibat dari lenyapnya subjek hukum juga menjadi alasan pengambilan opsi demikian.

saya katakan ::
::waaww…jadi wali faqih ini bisa melarang seseorang utk tidak melaksanakan ibadah haji..ini menurut muhsin labib ( ustad syi’i )^_^

2, Lalu samakah arti Wali faqih dengan Rahbar, dan Wilayah faqih dan Rahbari (zaa’amah)? Menurut saya, Wali Faqih adalah seseorang yang menjadi representasi dari lembaga otoritas keagamaan (wilayah faqih) yang bersifat universal tanpa batas geografis. Sedangkan ‘rahbar’, yang berasal dari kata Parsi ‘rah dan bar (jalan dan memandu = pemandu jalan) adalah sebuah predikat yang disandang oleh seseorang yang memegang wewenang tertinggi dalam konstitusi dan undang-undang negara Republik Islam Iran, yang mestinya hanya mengikat warganegara Iran, Muslim maupun non Muslim.

saya katakan ::
::ternyata rahbar itu sangat berbeda dengan konsep wali faqih itu menurut muhsin labib, sedangkan orang2 syiah lain yg beranggapan seperti jayadi diatas bahwa semua rahbar adalah wakil imam ghaib, itu bohong, karena ternyata rahbar2 juga ada yg menolak konsep ala khomeini ini??dan kenapa lagi ini konsep bohong??kalau benar rahbar dan wali faqih adalam wakil imam ghaib, namun kenyataan lapangannya imam ghaib mereka ini memberikan pemahaman berbeda kesetiap rahbar2 dan wali faqih…sehingga rahbar dan wali faqih pun tak kompak….sebagian rahbar anti WF!!

saya katakan lagi ::
::lalu bila setiap rahbar itu wakil imam ghaib, dan wali faqih juga di nobatkan sebagai wakil imam ghaib, lalu kenapa para wakil main senggol2an ya?? intinya ini menunjukkan bahwa mereka rahbar dan wali faqih bukan orang maksum ^_^ jadi tidak menutup kemungkinan kalau konsep ini pun sebenarnya BATIL! karena di ciptakan orang2 yg tidak maksum ^_^, dan tidak terbukti kalau imam ghaib mereka ini nyata!!! lalu kenapa konsep batil malah tega2 nya menghukum mati bagi para penolaknya?

3. Dengan kata lain, Seseorang non Iran yang meyakini konsep Wilayah faqih tidak terikat dengan rahbari tidak berada dalam strukturnya. Namun ia, yang tidak berada dalam struktur rahbari, bisa mengikat diri secara kultural dan spiritual dengan Wali faqih. Artinya, instruksi wali faqih bisa berbeda dengan instruksi rahbar.

saya katakan ::
::tuh muhsin labib sendiri akhirnya ngaku, kalau instruksi rahbar boleh bertentangan dengan wali faqih, jadi wajar kalau ada orang2 syiah anti wilayatul faqih, harus di akui ya para syiah indonesia, walaupun pahit, cukup di telan di kerongkongan ^_^ namun yang masih menjadi pertanyaan besar, kenapa ali khameni bersama pengikut beranggapan utk menghukum mati bagi penolak wilayatul fagih, ckckkkckckc ^_^, nanti syiah yg komen disini jawab ya? ^_^

4. Bagaimana membedakannya? Cara membedakannya adalah mengidentifikasi subjek dan objek serta konteks instruksinya. Dengan demikian, orang Indonesia yang bermazhab Syiah dan meyakini konsep wilayah faqih hanya terikat secara keagamaan dan kultural dengan figur Sayyid Ali Khamenei, misalnya, yang juga menjadi pemimpin tertinggi di sebuah negara di Timur Tengah, yaitu Iran. Ia juga terikat secara keagamaan denga seorang faqih yang diyakininya sebagai muqallad atau marja’. Selebihnya, setiap manusia syi’i di Indonesia terikat dengan undang-undang dan sistem negara Indonesia. Lagi-lagi, ini menurut saya yang sangat awam tentang WF dan Marja’iyah.

saya katakan ::
::sebentar dulu pak muhsin labib, tapi kenapa dalam video diatas orang2 IRAN berteriak utk menghukum mati para penolak WF ini????sedangkan anda dan abdurrahman shahab dan sebagian syiah2 lain itu beranggapan bahwa wilayatul faqih ini konsep yg konon katanya seperti karet, bisa masuk sana sini ^_^ terserah mau di terima atau tidak ^_^

*di jawab ya para syi’i INDO, jangan cuma bisanya bahas kitab sunni pakai penafsiran semau perut, ketika bahas konsep sendiri menyentuh masalah wali faqih kalian tunggang langgang dan carut marut ^_^
* selanjutnya silahkan sebut siapa wali2 faqih sebelum khomeini ? atau memang sebenarnya gak ada tp kalian malu akui itu ? ^_^

(Dikutip dari buku SEJARAH DAN HIRARKI FIKIH karya Muhsin Labib, akan diterbitkan AL-HUDA)