Beranda > Taqiyah > Screen Shoot dari akun Aditya Riko 16

Screen Shoot dari akun Aditya Riko 16

Contoh lagi dialog “dagelan” dari buku setebal lebih dari 800 halaman…

Katanya :
Dalam sunan Abu Dawud halaman 356, musnad Ahmad juz 1, hlm. 278, shahih Bukhari juz 1, hal. 46, dan juz 10, hal 241. Mereka meriwayatkan melalui sanad-sanad mereka bahwa Ali as berkata; “Tanyailah aku tentang apa yang kalian kehendaki, dan tidaklah kalian bertanya sesuatu kepadaku melainkan aku akan memberitahukannya”.

Versi Arabnya (Layali Bisyawar) :
وفي سنن أبي داود ص356، ومسند أحمد ج1 /278، وصحيح البخاري: ج1/46 وج 10 /241، رووا بأسانيدهم: أن عليا (ع) قال: سلوني عما شئتم، ولا تسألوني عن شيء إلا أنبأكم به.

Betulkah perkataan imam Ali yg dimaksud diatas tersebut dalam Sunan Abu Dawud, Musnad Ahmad, dan SHAHIH BUKHARI ?

Yang ada justru kita menemukan kalimat tersebut dalam al-Kafi :
عدة من أصحابنا، عن أحمد بن محمد عن ابن أبي نصر، عن مثنى، عن زرارة قال: كنت عند أبي جعفر (عليه السلام) فقال: له رجل من أهل الكوفة يسأله عن قول أمير المؤمنين (عليه السلام): ” سلوني عما شئتم فلا تسألوني عن شئ إلا أنبأتكم به ” قال: إنه ليس أحد عنده علم شئ إلا خرج من عند أمير المؤمنين (عليه السلام)، فليذهب الناس حيث شاؤوا، فوالله ليس الامر إلا من ههنا، وأشار بيده إلى بيته.

Beberapa orang daripada sahabat kami, dari Ahmad bin Muhammad, dari Ibn Abi Nasr, dari Mutsanna, dari Zurarah dia berkata:

Aku berada di sisi Abi Ja’far a.s, maka seorang lelaki dari ahli Kufah bertanya kepadanya tentang kata-kata Amir al-Mu’minin a.s: “Tanyailah aku tentang apa yang kalian kehendaki, dan tidaklah kalian bertanya sesuatu kepadaku melainkan aku akan memberitahukannya kepadamu”

Beliau (Abu Ja’far) berkata: Sesungguhnya Tidak ada seorang di sisinya ilmu tentang sesuatu melainkan ia telah keluar di sisi Amir al-Mukminin a.s, hendaklah manusia pergi ke mana mereka mau, demi Allah, tidak ada urusan melainkan dari sini dan beliau mengisyaratkan dengan tangannya ke arah rumahnya.
http://al-shia.org/html/ara/books/lib-hadis/al-kafi-1/12.htm#19 ——hal 399 hadits no. 2

Lagi-lagi timbul pertanyaan, DIMANAKAH PARA SYAIKH, ULAMA YANG KONON KABARNYA HADIR DI DALAM DIALOG TERSEBUT ? KENAPA MEREKA DIAM SAJA ? ATAUKAH DIALOG INI MEMANG TIDAK PERNAH ADA ?

Anyhow, disisi syiah hal tsb kontradiksi dengan ini :
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=10150477889023548&set=a.10150476154033548.392604.776498547&type=3

Kategori:Taqiyah
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: